"Lagu ini punya makna besar dalam menggambarkan pengabdian semua rakyat Indonesia, khususnya para tim medis dalam berbakti pada Ibu Pertiwi," kata Edwin dalam siaran pers yang diterima CNNIndonesia.com, Senin (13/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Video CNN]
Selain itu, Cokelat juga mengajak semua orang untuk menyalurkan donasi melalui https://kitabisa.com/cokelatlawancorona. Uang yang terkumpul akan digunakan untuk membeli alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis.
"Kami tahu kalau di garda depan sana, pasukan medis kita butuh logistik yang selain langka juga sangat membutuhkan biaya. Kami tergerak untuk menggalang dana," kata pemain bass Cokelat, Ronny Febry Nugroho.
Cokelat sendiri terbentuk pada 1996 silam dan telah mengalami pergantian personel. Sepanjang karier bermusik, Cokelat telah merilis enam album. (adp/has)