Namun, ketakutan itu perlahan menghilang ketika tim produksi benar-benar menginginkannya memerankan karakter Paloma.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika karakter Paloma mulai dibentuk, De Armas sadar ingin mencoba jadi gadis Bond yang menghindari stigma klasik seperti jahat, perlu diselamatkan, atau mati jelang akhir film.
No Time to Die seharusnya sudah tayang di beberapa negara saat ini. Namun, wabah virus corona membuat film ke-25 James Bond tersebut terpaksa diundur ke 25 November.
Oleh sebab itu, Ana De Armas berharap penggemar bisa menantikan untuk melihat kehadirannya dalam No Time to Die.
Sebelumnya, Ana de Armas memerankan imigran Latin yang bekerja sebagai suster penjaga dalam Knives Out. Peran tersebut mendapatkan pujian dari kritikus.
Hal itu terbukti dengan namanya masuk nominasi Aktris Terbaik Golden Globe Award (Komedi/Musikal). Ia juga memenangkan National Board of Review Award for Best Cast.
Dalam No Time to Die, ia akan reuni dengan Daniel Craig. Ana de Armas akan menjadi agen CIA yang membantu James Bond. (chri/end)