Dalam wawancara khusus dengan GQ, West mengatakan bahwa ia sangat dekat dengan Bryant karena memiliki kemiripan kepribadian, yaitu selalu ingin menjadi jawara.
"Dia adalah versi basket dari saya, dan saya adalah versi rap dari dia. Itu fakta! Ada iklan komersial yang bisa membuktikan itu. Tak ada orang lain yang bisa berkata seperti ini," ujar West.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada satu jalan yang saya lalui untuk pergi baik dari kantor ataupun rumah saya ke properti tempat ibadah saya dibangun," katanya, merujuk pada Las Virgenes Road -- tempat kecelakaan yang menewaskan Bryant terjadi.
Lebih lanjut, West mengakui bahwa ia memang dikenal sebagai sosok yang banyak bicara. Namun, dia berharap kelak bisa membawa perubahan pada kemanusiaan.
"Kami tidak bermain-main untuk itu. Kami akan membawa kesuksesan yang mengesankan banyak orang," ucap suami Kim Kardashian itu.
West memang sangat menghormati Bryant. Beberapa jam setelah bintang basket dan putrinya itu wafat, West langsung menggelar Kebaktian Minggu yang juga diramaikan dengan penampilan Kirk Franklin, Chance the Rapper, dan Sunday Service Choir milik West. (agn/has)