Dalam sebuah wawancara dengan The Hollywood Reporter, Lynch menjelaskan bahwa Dune membuatnya sakit hati karena hasil garapannya pada 1984 terdahulu ia anggap gagal.
"Saya tidak punya ketertarikan sama sekali dengan Dune. Menyakitkan untuk saya. Itu adalah kegagalan. Saya memang tidak ingin membuat film itu. Ada beberapa bagian yang sangat saya suka, tapi tetap saja itu menjadi kegagalan total bagi saya," ujar Lynch.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lynch melontarkan pertanyaan ini sekitar sepekan setelah Denis Villenueve merilis foto perdana dari film Dune garapannya.
Ia harus meninggalkan kehidupan nyamannya untuk mengikut orang tuanya menuju Arrakis, planet gurun kaya rempah yang berperan vital bagi kelanjutan kehidupan semesta.
Di Arrakis, keluarganya harus menjaga pemrosesan sumber daya penting di sana. Orang tua Paul, Duke Leto (Oscar Isaac) dan Lady Jessica Atreides (Rebecca Ferguson), tidak hanya harus mengelola proses rempah-rempah di Arrakis, tapi juga politik dan ancaman lainnya.
Sebagai pemilik Arrakis, keluarga Atreides menjadi incaran kerajaan saingan dan penduduk asli planet ini yang disebut Fremen. Ada pula ancaman dari cacing pasir raksasa menguasai bentang alam.
Villenueve sendiri mengakui bahwa cerita Dune memang sangat rumit sehingga sulit untuk merangkumnya dalam satu film. Ia lantas memutuskan untuk membuatnya menjadi dua bagian film.
"Saya tidak akan setuju membuat adaptasi buku ini dalam satu film. Dunianya terlalu kompleks," katanya seperti dikutip Vanity Fair. (has)