"Selama dua minggu pertama saya seperti, 'Astaga, saya lajang.' Saya kemudian mencoba kencan (online) dan itu adalah yang terburuk!" katanya seperti dikutip Metro.
Menurutnya, sangat berbahaya ketika ia menjalin hubungan dengan orang asing melalui telepon selama masa isolasi diri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di satu sisi, Smith mengaku dia senang bisa berkencan hanya lewat ponsel. Setidaknya, ia bisa merasakan romansa yang tak absen dalam hidupnya selama beberapa waktu belakangan.
"Saya tidak dites, tapi saya tahu saya memilikinya, 100 persen. Segala sesuatu yang saya baca sepenuhnya menunjukkan hal itu. Jadi ya, saya pikir saya pasti memilikinya," kata Smith kepada Zane Lowe dari Apple Music.
Segera itu, Smith mengatakan bahwa saudara perempuannya juga mulai menunjukkan gejala yang sama. Oleh karena itu, mereka mengisolasi diri selama tiga minggu demi melindungi orang-orang terdekat.
Selama masa isolasi, Smith menganggap bernyanyi adalah salah satu obat agar tetap dapat berpikir positif. Ia melakukannya hanya untuk diri sendiri, bukan konsumsi publik.
"Dua minggu pertama, saya hanya ingin bernyanyi. Saya tidak ingin menyanyikan lagu saya, apalagi memfilmkannya. Saya hanya ingin berjalan-jalan di rumah dan bernyanyi," katanya. (agn/has)