Semula, buku ini direncanakan rilis pada Juni mendatang di New York di bawah penerbit Dey Street Books. Namun, kini telah ditunda karena pandemi global virus corona Covid-19. Menurut The Independent, buku itu sekarang direncanakan rilis pada Agustus.
Menyusul kabar perilisan buku ini, staf di kerajaan dilaporkan telah mengetahui lebih dulu selama berbulan-bulan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa di antaranya telah menyatakan kesal pada drama yang berlangsung di sekitar Harry-Markle serta kepergian mereka dari Inggris.
Sementara itu, Harry dan Meghan yang telah pindah ke California bersama putra mereka, telah memberikan wawancara untuk buku tersebut.
Menurut The Mail on Sunday, buku itu ditulis bersama oleh Omid Scobie dan Carolyn Durand. Keduanya, diperkirakan telah mulai mengerjakan buku pada musim panas 2018.
Scobie adalah editor besar di 'Harper's Bazaar' online. Dia telah meliput keluarga kerajaan selama delapan tahun dan merupakan favorit pasangan Sussex hingga turut menghadiri perpisahan Markle dengan staf di Istana Buckingham.
Sementara itu, Durand telah meliput kerajaan untuk majalah 'Elle' serta majalah 'Oprah' selama 15 tahun.
Para pengamat kerajaan memperkirakan itu akan mengungkap kembali kisah-kisah tentang Harry dan Meghan yang muncul di media, dan hanya memberikan versi mereka.
Teman-teman pasangan itu sebelumnya juga disebut telah memperingatkan bahwa cerita yang akan diceritakan semua untuk buku itu berpotensi menimbulkan prahara.
Harry dan Markle secara resmi keluar anggota senior kerajaan Inggris pada 31 Maret lalu. (agn/end)