Lirik akhir lagu tersebut diubah menjadi "You are The Champions" disertai dengan video petugas medis dan lockdown Covid-19 di seluruh dunia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil dari lagu itu akan disalurkan kepada Solidarity Response Fund WHO untuk penanganan Covid-19.
May menyebut dokter, perawat, petugas kebersihan, kuli angkut, sopir, dan semua orang yang diam-diam mempertaruhkan nyawa setiap hari untuk menyelamatkan nyawa di tengah pandemi adalah sang juara.
Dalam wawancara di media-media Inggris, May tak segan mengkritik kurangnya APD bagi petugas kesehatan di Inggris yang membuatnya marah dan sedih.
"Saya pikir, sebagai bangsa kita harus malu bahwa kita tidak siap (menghadapi virus)," katanya.
Roger Taylor mengatakan pengalaman putrinya, Rory yang bekerja di National Health Service (NHS) yang dikelola negara menjadikannya sangat sadar bahwa pekerjaan para medis sangat vital dan mereka melakukannya setiap hari untuk menyelamatkan nyawa masyarakat.
"Mereka berharga bagi kita semua dan mereka benar-benar juara kita," ujar Taylor.
Mercury berkata tentang lagu itu, "Saya ingin menulis sesuatu yang bisa dinyanyikan semua orang. Dan pada saat yang sama, saya pikir akan menyenangkan memiliki lagu kemenangan yang diperuntukkan bagi semua orang". (ans/jun)