Kunjungan Park Gyuri ke kelab malam memicu amarah banyak warga sebab Korea Selatan kala itu masih menerapkan kebijakan jaga jarak.
"Saya meminta maaf karena telah menyebabkan banyak orang khawatir. Saya juga meminta maaf karena tidak mengikuti kebijakan jaga jarak," kata Park Gyuri melalui agensi, dikutip dari Xports News via Naver.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Park Gyuri mengaku menyambangi klub tersebut. Namun, ia menekankan selalu mengenakan masker hingga keluar dari klub. Ia juga langsung memeriksakan diri ketika mengetahui satu kasus baru berasal dari klub itu.
Park Gyuri juga disebut langsung mengunjungi tempat pengecekan sebelum menerima panggilan dari pihak berwenang untuk menjalani pemeriksaan resmi.
"Saat ini dia sedang menjalani karantina mandiri setelah dinyatakan negatif dari pemeriksaan," kata agensi.
Korea Selatan merupakan salah satu negara yang paling awal menerapkan kebijakan jaga jarak. Pemerintah Korea Selatan sempat menetapkan warga untuk tetap berada di rumah atau menjaga jarak 1-2 meter dari warga lainnya jika terpaksa keluar rumah.
Baru-baru ini, pemerintah Korea Selatan mulai melonggarkan kebijakan tersebut sebab penyebaran virus corona tak semasif dua bulan terakhir. (end)