SEVENTEEN, Adik Baru BTS Usai Pledis Diakuisisi Big Hit

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 26/05/2020 08:50 WIB
Boyband Korea SEVENTEEN Boyband Korea SEVENTEEN. (dok. Pledis Entertainment)
Jakarta, CNN Indonesia -- Big Hit Entertainment yang menaungi boyband BTS pada awal pekan ini resmi mengakuisisi Pledis Entertainment, agensi yang menaungi boyband SEVENTEEN dan sejumlah grup K-Pop lainnya.

Hal itu membuat SEVENTEEN secara tak langsung menjadi 'adik' baru Jimin dk.

SEVENTEEN sebenarnya sudah melintang di jagat K-Pop sejak dibentuk Pledis Entertainment pada 2015 silam. Dua tahun sebelum itu, para personel SEVENTEEN sempat muncul dalam siaran langsung yang bertajuk Seventeen TV pada platform streaming UStream.


Pertunjukan tersebut menampilkan para peserta Trainee tengah berlatih dan memperkenalkan diri mereka. Setelah pertunjukan berakhir, para peserta kemudian digabungkan ke dalam grup yang terdiri dari 13 anggota untuk debut pada 26 Mei 2015 di stasiun tv MBC.

Grup tersebut pun dibagi menjadi tiga sub-unit dengan masing-masing memiliki spesialisasi berbeda yakni 'Hip-Hop Unit', 'Vocal Unit', and 'Performance Unit'.

Hip Hop unit terdiri dari S. Coups, Wonwoo, Mingyu dan Vernon. Sementara itu, Jeonghan, Joshua, Woozie, DK dan Seungkwan masuk dalam Vocal unit. Jun, Hoshi, Th8 dan Dino menjadi bagian Performance.

Tiga hari setelah membuat debut, SEVENTEEN kemudian merilis karya perdana mereka berupa album mini bertajuk 17 Carat yang dirilis secara digital. Kala itu, 17 Carat menjadi salah satu album K-Pop yang paling lama bertengger di tangga musik Amerika dan mengisi daftar "10 Best K-Pop Albums of 2015."

Grup ini juga dikenal sebagai idol yang memproduksi karyanya sendiri, dengan para anggota terlibat secara aktif dalam penulisan lagu, koreografi, dan aspek lainnya.

Selama lima tahun berkiprah, SEVENTEEN tercatat telah merilis tiga album studio seperti "Love & Letter" (2016), "Teen, Age" (2017), dan "An Ode" (2019), serta enam album mini yakni "17 Carat," "Boys Be," "Going Seventeen," "Al1," "We Make You," "You Make My Day," serta "Yo Made My Dawn"

Mereka juga telah menjalani sejumlah rangkaian tur konser dunia seperti Seventeen 1st World Tour Diamond Edge (2017), Ideal Cut (2018), dan Ode to You (2019-2020).

[Gambas:Youtube]

Belum lama ini, SEVENTEEN pun merilis film dokumenter perdana, SEVENTEEN: Hit the Road pada 15 Mei lalu.

Dalam teaser-nya, SEVENTEEN memperlihatkan banyak momen seperti kebahagiaan dan bersenang-senang kala bersama, persiapan sebelum konser dan tur, hingga kesulitan di belakang panggung yang mungkin selama ini tak diketahui penggemar.

Dokumenter SEVENTEEN: Hit the Road tayang setiap Rabu dan Jumat di akun resmi YouTube dan WeVerse.

[Gambas:Youtube]

Dengan akuisisi yang diumumkan secara resmi pada Senin (25/5) kemarin, Produser Pledis Entertainment, Han Sung-soo, menjadi salah satu petinggi kreatif Big Hit. Tak hanya itu, artis-artis Pledis juga akan menerima dukungan sistem dan profesional dari jaringan serta sumber daya Big Hit.

Kendati demikian, Pledis Entertainment akan tetap beroperasi secara independen.

Pledis Entertainment saat ini menjadi rumah bagi sederet idol Korea, seperti NU'EST, SEVENTEEN, Nana, Bumzu, Kyulkyung, Yehana, dan Sung-yeon. Dulu, Pledis juga menjadi rumah bagi Son Dam-bi, After School, serta Pristin.

Sebelum resmi mengakuisisi Pledis, Big Hit Entertainment telah lebih dulu memastikan SEVENTEEN akan bergabung dalam Weverse, komunitas penggemar global yang mereka bentuk.

Pada 2019, Big Hit Entertainment juga mengakuisisi Source Musik. Mereka mengintegrasikan rumah dari GFriend tersebut sebagai anak perusahaan. (agn/vws)

[Gambas:Video CNN]