Pencipta kisah Harry Potter itu menyebut memutuskan untuk menarik cerita "The Ickabog dari loteng" dan menerbitkannya untuk menemani anak-anak yang berada di rumah karena pandemi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
JK Rowling mengatakan ia bermaksud untuk menerbitkan cerita itu dalam bahasa Inggris pada November mendatang, dan bahasa lainnya di kemudian hari.
The Ickabog disebut sebagai sebuah kisah tradisi dongeng, berlatar negeri imajinasi dan ditujukan untuk anak-anak berusia 7-9 tahun.
Kisah yang dibuat untuk dibacakan kala menjelang tidur itu tidak berkaitan dengan karya Rowling sebelumnya, meskipun ia menyebut karya itu ditulis dalam situasi "tepat dan dimulai" antara buku-buku Harry Potter.
"The Ickabog adalah sebuah cerita tentang kenyataan dan penyalahgunaan kekuasaan," kata Rowling. "Ini bukan sebagai respon terhadap apa pun yang terjadi di dunia saat ini,"
"Temanya abadi dan dapat diterapkan dalam era atau negara mana pun," lanjutnya.
[Gambas:Twitter]
JK Rowling juga mengundang seniman muda pemula yang terinsipirasi oleh karakter dalam cerita ini untuk mengilustrasikan cerita dan memasukkan karya seni mereka dalam kompetisi global yang diadakan penerbit.
Karya pemenang kontes itu akan masuk dalam buku yang diterbitkan di kemudian hari.
"Telah memilih untuk merilis ini, saya pikir betapa indahnya bila anak-anak dalam masa lockdown, atau membutuhkan hal lain selama masa yang aneh dan sulit yang kita lewati ini, menggambarkan ceritanya untuk saya," kata Rowling.
"Saya ingin melihat imajinasi muncul dengan liar. Kreativitas, penemuan, dan usaha adalah hal yang paling penting. Kita tidak perlu mencari keterampilan yang paling teknis," lanjutnya. (afp/end)