Afgan Buka Donasi dan Gelar Disko Virtual di Ultah ke-31

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Rabu, 27/05/2020 14:54 WIB
Afgansyah Reza Penyanyi Afghan merayakan ulang tahun dengan membuka donasi untuk penanganan Covid-19. (CNN Indonesia/Artho Viando)
Jakarta, CNN Indonesia -- Penyanyi Afgansyah Reza merayakan ulang tahun ke-31 pada hari ini, Rabu (27/5) dengan membuka donasi untuk bantuan terhadap penanganan Covid-19 serta menggelar disko virtual di akun media sosial.

Afgan turut mengumumkan bahwa disko virtual itu akan digelar secara live di Instagram, nanti malam pukul 21.00 WIB.

"Ketika hidup memberimu karantina, buat itu menjadi 'DISCOARANTINE!'" tulisnya pada keterangan unggahan soal pengumuman tersebut.


"Mohon bergabung dengan saya di hari ulang tahun saya, Rabu 27 Mei 2020 pukul 21.00 WIB di Instagram Live. Saya akan memainkan beberapa lagu favorit kalian dan mari bersenang-senang dari kejauhan!" lanjutnya.

Selain mengajak pesta bersama dari kejauhan, Afgan pun memiliki permohonan lain di hari ulang tahunnya. Dia meminta, bagi siapapun yang berniat memberinya hadiah, itu bisa diberikan lewat donasi yang akan diserahkan untuk membantu penanganan Covid-19 atas nama Afgan.

"Bergabung dengan saya di IG Live akan menjadikan saya Gemini yang paling bahagia dan jika kamu berpikir untuk memberi saya hadiah, alangkah baiknya jika kalian dapat membantu saya berbagi kebahagiaan dengan membantu kampanye di Kita Bisa," tulis Afgan seraya membagikan tautan untuk berdonasi.

[Gambas:Instagram]

Kampanye berdonasi itu sendiri telah digerakkan Afgan sejak akhir Maret lalu dan hingga Rabu (27/5) pagi, telah terkumpul Rp145.743.251.

"Buat nolong orang banyak, gue banyak konsultasi sama beberapa ahli, salah satunya ngobrol bareng dr. Ryan R. Keswani Sp.BS, teman gue yang bertugas di Rumah Sakit Otak Pusat Nasional. Dokter Ryan cerita kalau sekarang banyak rumah sakit yang membutuhkan ventilator untuk penanganan COVID-19," tulis Afgan pada keterangan kampanye itu.

"Ventilator ini mesin yang berfungsi buat ngebantu pernapasan seseorang. Lewat alat ini, pasien COVID-19 akan dibantu bernapas seperti orang normal, menghindari dari risiko infeksi atau bahkan kematian," paparnya. (agn/stu)

[Gambas:Video CNN]