Dalam surat yang diperoleh E!News, pengacara Justin dan Hailey menuduh Dr. Daniel Barrett menggunakan "nama, gambar, dan kemiripannya" untuk mengiklankan secara komersial praktik operasi plastiknya.
Selain itu, ahli bedah itu juga dituduh menyebarkan klaim palsu tanpa bukti bahwa Hailey telah menjalani operasi plastik serta menggunakan lirik yang dilindungi hak cipta dari lagu "Sorry" milik Justin di videonya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tim hukum Bieber lantas membantah klaim tersebut dan menyatakan bahwa Dr. Barrett telah melakukan sejumlah pelanggaran termasuk penyalahgunaan nama, gambar, kemiripan dan persona untuk tujuan komersial, penyajian yang keliru, pencemaran nama baik , fitnah, klaim palsu, pelanggaran hak publisitas, pelanggaran hak cipta, pelanggaran merek dagang dan layanan, persaingan tidak sehat, dilusi, dan sebagainya.
Mereka kemudian memperingatkan Dr. Barrett untuk tunduk pada hukum untuk setiap pelanggaran yang disengaja dan menuntut agar segera mengeluarkan pernyataan publik dengan mencabut klaimnya tentang Hailey serta menghapus semua konten yang berisi referensi tidak sah atau terkait pasangan pesohor itu.
Namun, menurut E!News, sejauh ini Dr. Barrett masih kukuh pada sikapnya dan tetap menyimpan konten tersebut di akun TikTok-nya.
"Ini adalah permintaan banyak pemirsa yang mengikuti saya untuk jenis informasi ini dan untuk pendapat saya," tambahnya.
Pekan lalu, Hailey sendiri telah mengecam tindakan Dr. Barret lewat pernyataan di akun Instagram pribadi.
"Berhenti menggunakan foto yang diedit oleh penata rias!" tulis Hailey.
"Foto di sebelah kanan ini BUKAN seperti apa wajah saya ... Saya tidak pernah memoles wajah, jadi jika Anda membandingkan saya di usia 13, dengan saya di usia 23, setidaknya gunakan foto alami yang tidak diedit sangat gila," tegasnya. (agn/stu)