Penghentian serial untuk season 2019-2020 ini diumumkan oleh stasiun TV Jepang, Fuji Television Network pada Rabu (27/5) malam. Namun tidak dijelaskan soal kemungkinan serial ini kembali tayang di masa depan.
"Kami ingin menyampaikan penyesalan kami atas kematian Hana Kimura dan menyampaikan belasungkawa yang tulus kami kepada keluarganya. Mengenang kepergiannya dengan sepenuh hati, dan kami akan mengambil langkah aktif untuk merumuskan tanggapan," tulis pesan dalam situs jaringan TV tersebut sekaligus mengonfirmasi penghentian serial "Terrace House."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami saat ini tak memiliki rencana untuk menghapus musim terbaru dari pertunjukan yang sangat dicintai ini," kata juru bicara Netflix kepada Variety.
Kematian Kimura ini lantas mendorong Jepang untuk menyusun aturan baru terkait penyalahgunaan media sosial. Pada Selasa (26/5) lalu, Menteri Dalam Negeri dan Komunikasi Sanae Takaichi mengatakan bahwa kementerian sedang menyelidiki cara untuk mengungkap informasi tentang pelaku bullying yang membuat identitas anonim di media sosial.
"Implementasi yang layak atas prosedur untuk membuka informasi tentang pelakunya sangat diperlukan, demi mencegah kekerasan online dan menyelamatakan korbannya," kata Sanae Takaichi.
Karena perbedaan etnis yang dimiliki, Kimura juga pernah mengungkap bahwa ia diintimidasi sejak kecil karena darah campuran tersebut.
Kimura ditemukan sudah tak bernyawa oleh ibunya, Kyoko, pada Sabtu lalu (23/5) sekitar pukul 04.00 pagi waktu setempat.
[Gambas:Instagram]
Sebelumnya, Kimura sempat menuliskan pesan di media sosial tentang kerisauan yang ia alami.
"Hampir 100 komentar setiap hari. Saya tidak dapat menyangkal mereka menyakiti saya. "Mati", "kamu menjijikkan", "kamu harus menghilang" Aku percaya hal-hal ini tentang diriku lebih daripada mereka. Terima kasih, Bunda, atas anugerah hidup. Seumur hidupku aku ingin dicintai. Terima kasih untuk semua yang mendukung saya. Saya cinta kalian semua. Saya minta maaf karena lemah," tulisnya.
Serial Terrace House merupakan reality show yang mengikuti kehidupan enam orang asing, tiga pria dan tiga wanita dari berbagai lapisan masyarakat, yang hidup di bawah atap yang sama sambil saling mengenal dan berkencan. (agn/stu)