Ia membahas film itu saat wawancara dengan mahasiswa Universitas California yang dilansir NME.
Aster mendeskripsikan proyek baru itu sebagai film 'nightmare comedy'. Ia mengaku baru saja menyelesaikan draf film tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sutradara asal Amerika Serikat ini dikenal dengan film-film horor yang aneh. Ia pertama kali menjadi sutradara film Hereditary yang rilis pada 2018 lalu.
Kemudian pada 2019 ia menggarap film Midsommar. Berlatar tempat di Swedia, film ini mengisahkan kultus yang mempersembahkan manusia sebagai bagian dari rangkaian ritual.
Ritual itu bukan hal baru, bahkan dipercaya sebagai salah satu 'hal tua' di muka Bumi. Aster menambahkan banyak bumbu mengejutkan yang menyebabkan Midsommar harus banyak disensor sebelum tayang di Indonesia. (adp/ayp)