Nickelodeon Akui SpongeBob Bagian dari Komunitas LGBT

CNN Indonesia | Selasa, 16/06/2020 04:15 WIB
Kartun Spongebob Squarepants Jaringan televisi Nickelodeon baru-baru ini mengonfirmasi bahwa SpongeBob SquarePants merupakan bagian dari komunitas LGBTQ+. (Dok. SpongeBob SquarePants via Facebook)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jaringan televisi Nickelodeon baru-baru ini mengonfirmasi bahwa SpongeBob SquarePants merupakan bagian dari komunitas LGBTQ+.

"Merayakan #Pride dengan komunitas LGBTQ+ bulan ini dan pendukungnya bulan ini dan setiap bulannya," tulis jaringan itu di Twitter, di samping gambar SpongeBob, aktor transgender Kanada Michael Cohen, yang memerankan Schwoz Schwartz di Henry Danger serta karakter biseksual, Korra di The Legend of Korra.

Tak lama setelah kicauan tersebut, kalimat "SpongeBob gay" langsung menjadi trending topic di Twitter.

Meski sejumlah penggemar sebelumnya telah berasumsi bahwa SpongeBob sebagai gay, tapi Nickelodeon tak secara spesifik mengungkap identitas karakter spons kuning tersebut.


Pada 2005, pencipta SpongeBob Squarepants Stephen Hillenburg sempat mengatakan bahwa ia tidak pernah bermaksud agar SpongeBob atau sahabatnya Patrick Starfish "menjadi gay."

"Saya menganggap mereka hampir aseksual," kata Hillenburg, dikutip dari E!. "Kami hanya mencoba untuk menjadi lucu dan ini tidak ada hubungannya dengan pertunjukan."

Usai memicu perdebatan tentang identitas SpongeBob di Twitter, Nickelodeon mematikan komentar atau balasan dari kicauan mereka.

"SpongeBob gay? Maksudku dia benar-benar punya bayi dengan Patrick," tulis seseorang di Twitter sembari menunjukkan tangkapan layar dari episode yang mereka rujuk.

Pengguna Twitter lain berkata, "Kalian semua kaget SpongeBob gay? Dia sudah mengisyaratkan hal itu selama bertahun-tahun."

SpongeBob Squarepants tayang perdana pada 1 Mei 1999. Pertunjukan ini berlangsung selama 12 musim. Pencipta acara tersebut, Hillenburg, meninggal pada November 2018. (agn/end)

[Gambas:Video CNN]