Disney Kembali Tunda Rilis Mulan Jadi 21 Agustus

CNN Indonesia | Minggu, 28/06/2020 07:07 WIB
Film 'Mulan'. (dok. Walt Disney Pictures) Disney kembali menunda perilisan film Mulan. Kali ini, flm yang semula dijadwalkan bakal dirilis pada 24 Juli itu mundur menjadi 21 Agustus 2020. (dok. Walt Disney Pictures)
Jakarta, CNN Indonesia --

Disney kembali menunda perilisan film Mulan untuk ketiga kalinya. Kali ini, Mulan yang semula dijadwalkan bakal dirilis pada 24 Juli, mundur menjadi 21 Agustus 2020.

"Sementara pandemi telah mengubah rencana kami terkait perilisan Mulan dan kami akan melanjutkan untuk fleksibel mengikuti situasi, ini tidak mengubah keyakinan kami akan kekuatan film ini dan pesannya atas harapan dan kegigihan," kata co-chairman sekaligus Chief Creative Officer Disney Alan Horn serta co-chairman Alan Bergman dalam pernyataannya.

"Sutradara Niki Caro dan kru juga pemain kami telah menciptakan sebuah film yang indah, epik dan mengharukan, yang harusnya menjadi pengalaman sinematik, dan di situlah kami percaya itu berada, di panggung dunia dan layar lebar untuk dinikmati penonton di seluruh dunia,"


Penundaan perilisan Mulan ini datang setelah Warner Bros menunda penayangan Tenet, film fiksi ilmiah garapan Christopher Nolan untuk kedua kalianya.

Film yang dibintangi John David Washington dan Robert Pattinson tersebut kini dijadwalkan rilis pada 12 Agustus mendatang.

Variety mengabarkan keputusan Disney menunda Mulan tak lepas dari jadwal Tenet yang mundur. Akibat keputusan Tenet tersebut, Mulan menjadi film besar pertama yang diharapkan kembali mengajak penonton ke bioskop.

Sementara Nolan adalah seorang pendukung utama penayangan film di bioskop, seorang sumber dalam industri film menyebut bahwa Disney tak ingin Mulan menjadi kasus uji coba untuk penayangan film baru kala pandemi.

Bioskop di seluruh negara sebelumnya telah ditutup selama enam bulan terakhir untuk menghentikan penyebaran Covid-19.

Jaringan bioskop raksasa di Amerika Serikat, seperti AMC, Regal, dan Cinemark, berencana kembali membuka bioskop mereka pada Juli nanti. Namun kepastian penonton kembali datang masih belum jelas.

Sementara itu, film Mulan yang dibuat dengan bujet hingga US$200 juta diharapkan bisa memiliki performa maksimal di China. Namun bioskop di pasar box office internasional terbesar itu masih ditutup tanpa diketahui kejelasan pembukaan kembali.

Dengan kondisi seperti itu dan kedekatan Mulan dengan masyarakat China, Variety menilai akan amat berisiko bagi Disney tetap menayangkan film tersebut tanpa mempertimbangkan situasi yang ada di China.

[Gambas:Youtube]



Sebelumnya gala premiere film Mulan resmi digelar di Los Angeles pada 10 Maret lalu di Amerika Serikat. Acara tersebut tetap digelar megah meski sejumlah pagelaran internasional ditunda bahkan batal karena wabah virus corona.

Gala premier itu dihadiri seluruh pemeran Mulan mulai dari Liu Yifei, Donnie Yen, Jason Scott Lee, Yoson An, Jet Li, Nelson Lee, Jun Yu, Jimmy Wong, Doua Moua, Ron Yuan, Rosalind Chao, serta Tzi Ma.

Dalam gala tersebut, film Mulan live-action disambut baik para penonton dan kritikus. Film tersebut bahkan disebut sebagai salah satu live-action adaptasi Disney terbaik.

"Mulan adalah live-action terbaik Disney setelah Cinderella. Saya bahkan tidak melupakan lagunya. Menemukan hal-hal baru dalam cerita yang kita sudah ketahui sekaligus memberikan laga yang luar biasa serta humor," kata kritikus Angie J. Han dari LA Film Critics.

(end)