Raysha Penyandang Autisme Gelar Pameran Seni Galang Amal

LSPR, CNN Indonesia | Kamis, 04/03/2021 15:11 WIB
Seluruh hasil penjualan lukisan Raysha akan disumbangkan untuk kebutuhan terapi dan pengembangan dari anak-anak berkebutuhan khusus dari keluarga prasejahtera. Seluruh hasil penjualan lukisan Raysha akan disumbangkan untuk kebutuhan terapi dan pengembangan dari anak-anak berkebutuhan khusus dari keluarga prasejahtera. (Foto: Raysha Management Team)
Jakarta, CNN Indonesia --

Raysha Management Team bersama Sunrise Art Gallery menyelenggarakan A Charity Art Exhibition bertajuk 'Dare to Dream, Dare to Shine, & Dare to Share'.

Pameran lukisan karya Raysha Dinar Kemal Gani ini dihadirkan secara virtual.

Raysha adalah gadis berusia 17 tahun penyandang severe autism. Ia didiagnosis dengan indikasi keterlambatan bicara dan berkembang sejak usianya 2,5 tahun.


Meskipun memiliki keterbatasan, putri bungsu dari pasangan Prita Kemal Gani dan Kemal Effendi Gani tersebut tidak menjadikannya halangan untuk bisa menghasilkan karya.

Melalui pameran seni amal, sang ibunda menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai bentuk menerjemahkan keinginan dari rasa hati Raysha.

"Sebagai orang tua, saya dan ayahnya berusaha untuk menjadi orang terdekat bagi Raysha dan berusaha memahaminya," ujar Prita dalam virtual launching, Kamis (4/3).


Hasil Penjualan akan Disumbangkan

Prita menyebut, lukisan yang Raysha ciptakan tak hanya menjadi salah satu bentuk terapi untuk motoriknya. Di samping itu, karya tersebut membuahkan hasil seni dengan nilai karya yang komersial.

Beberapa lukisan Raysha, lanjut Prita, dikemas dalam bentuk merchandise yang dapat dibeli bebas oleh publik melalui platform e-commerce.

"Pada hari ini hasil dari penjualan seluruh lukisan Raysha ini akan disumbangkan untuk kebutuhan terapi dan pengembangan dari anak-anak berkebutuhan khusus dari keluarga prasejahtera, termasuk di antaranya bimbingan dan pendidikan untuk mereka," ujar Prita.

Selain itu Raysha juga menyiapkan mercandise dari hasil lukisannya untuk membiayai rumah terapi dan disumbangkan agar teman autis dari kalangan keluarga prasejahtera mendapatkan terapi dan pengobatan yang layak.

"Banyak sekali anak autistik dari keluarga prasejahtera berada di rumah terapi tersebut, seperti rumah autis, sahabat anak, dan banyak lagi tempat terapi yang disantuni Raysha dari hasil penjualan," tambahnya.

Sebagai informasi, terdapat 17 lukisan hasil karya dari Raysha yang ditampilkan secara resmi dalam showcase Sunrise Art Gallery.

A Charity Art Exhibition Dare to Dream, Dare to Shine & Dare to Share juga dibuka untuk umum pada 5 Maret hingga 4 April 2021, dengan reservasi ke Sunrise Art Gallery di Fairmont Hotel, Jakarta.

(avd/fef)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK