Cynthiara Alona, Bintang Horor Tersandung Prostitusi Online

CNN Indonesia | Kamis, 18/03/2021 16:37 WIB
Cynthia Alona kerap membintangi film-film horor kini ditangkap polisi setelah tersandung kasus bisnis prostitusi online. Cynthiara Alona ditangkap karena kasus prostitusi online. (Tangkapan layar youtube TRANS TV Official)
Jakarta, CNN Indonesia --

Lama tidak muncul di publik, aktris Cynthiara Alona ditangkap pihak berwenang terkait bisnis prostitusi online. Polisi menangkapnya dengan dugaan keterlibatan sebagai pemilik sebuah hotel yang menjadi lokasi prostitusi online tersebut.

Nama Cynthiara sudah tidak asing lagi di dunia hiburan dalam negeri. Ia dikenal sebagai aktris yang pernah membintangi sejumlah film horor.

Namun sebelum terkenal sebagai pemain film layar lebar, aktris kelahiran Jakarta, 7 Juli 1985 ini mengawali kariernya saat ia berusia 17 tahun dengan menjadi bintang iklan sebuah produk bank.


Tak lama berselang, aktris berdarah Aceh ini menerima tawaran untuk bergabung dalam sebuah produksi layar lebar.

Cynthiara Alona akhirnya melakukan debut film layar lebar dengan membintangi Drop Out (2008) bersama Ben Joshua, Titi Kamal, Boyke Dian Nugraha dan Dimas Aditya. Masih di tahun yang sama, ia kembali menerima tawaran untuk bermain di film horor Setan Budeg (2008).

Berkat penampilannya di film tersebut, tawaran untuk bermain di film horor pun berdatangan mulai dari film Paku Kuntilanak (2009), Susuk Pocong (2009), Hantu Binal Jembatan Semanggi (2009), Diperkosa Setan (2010), dan Cin... Tetangga Gue, Kuntilanak! (2010).

Selain film layar lebar, Alona juga membintangi beberapa judul sinetron seperti Cinta Fitri Season 1 (2007), Cinta Jangan Buru-Buru (2007), Cinta Kirana (2008), Seruni (2010), Titip Rindu (2010), dan Romi dan Julia (2012).

Sejak 2012, Cynthiara Alona mulai jarang muncul di layar televisi dan memilih fokus untuk mengembangkan sejumlah bisnis yang bergerak di bidang properti dan kendaraan mewah.

Hingga baru-baru ini, Cynthiara Alona diamankan Polda Metro Jaya. Cynthiara Alona diamankan terkait dugaan kasus prostitusi online.

"Membenarkan ada inisial CA, sekarang lagi dilakukan pendalaman dan dilakukan penahanan terhadap yang bersangkutan sejak pagi tadi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dihubungi, Kamis (17/3).

Yusri juga memastikan Alona telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Sebab, Alona adalah pemilik hotel tersebut.

"Sudah (tersangka) karena keterlibatan soal kepemilikan, dia pemilik daripada hotel, daripada adanya penggerebekan prostitusi online yang ada di Kota Tangerang, itu hotel miliknya," tuturnya.

Yusri belum menjelaskan secara rinci ihwal kasus prostitusi online yang menjerat Alona. Ia hanya menyebut saat ini penyidik masih memeriksa Alona.

"Masih didalami," ucap Yusri.

[Gambas:Video CNN]



(nly/bac)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK