Kronologi Kontroversi Joseon Exorcist Hingga Henti Tayang
CNN Indonesia
Jumat, 26 Mar 2021 11:00 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
SBS harus menghentikan tayangan drama Joseon Exorcist. Drama tersebut dituding tampilkan distorsi sejarah, para sponsor pun menarik diri. (Foto: Crave Works via Imdb)
Jakarta, CNN Indonesia --
Drama Joseon Exorcist menarik perhatian masyarakat dalam satu pekan terakhir. Drama tersebut sejatinya menjadi salah satu yang dinantikan tayang jelang akhir Maret 2021, namun terpaksa berhenti setelah merilis dua episode pada Senin (22/3) dan Selasa (23/3).
Beberapa hal sudah terjadi mulai dari proses produksi drama bergenre thriller-supranatural tersebut. Berikut kronologi kontroversi Joseon Exorcist mulai dari proses produksi hingga diputuskan berhenti tayang:
Tertunda akibat Covid-19 dan Kecelakaan Syuting
Saat syuting, Jang Dong-yoon yang berperan sebagai Pangeran Chungnyeong sempat jatuh dari kuda. Insiden tersebut membuatnya mengalami cedera siku, sehingga produksi drama Joseon Exorcist sempat tertunda.
Penundaan ini adalah kali kedua yang dialami drama garapan stasiun televisi SBS tersebut, setelah sebelumnya ditunda karena kasus temuan positif virus corona di lingkungan syuting.
Rating Tinggi Episode Perdana
Joseon Exorcist akhirnya dirilis pada Senin (22/3) malam di Korea. Berdasarkan Nielsen Korea, drama tersebut mendapatkan rating awal yang menjanjikan yakni 5,7 persen dan 8,9 persen untuk kedua bagiannya.
Angka tersebut bahkan membuatnya menjadi yang memimpin slot drama tayang Senin malam kala itu.
Dituding Distorsi Sejarah
Meski mendapatkan rating menjanjikan, episode pertama Joseon Exorcist juga langsung mendapat banyak kritik pedas. Drama yang ditulis Park Kye-ok dan diarahkan Sutradara Shin Kyung-soo ini dianggap menunjukkan penyimpangan sejarah.
Mulai dari penggambaran Raja Taejong yang di dunia nyata merupakan ayah dari Pangeran Chungyeong (nantinya menjadi Raja Sejong), hingga menggunakan sejumlah peralatan khas China dalam era waktu Dinasti Joseon 1392-1910.
Dalam episode pertama, Raja Taejong digambarkan melakukan pembunuhan besar-besaran setelah berhalusinasi mendiang ayahnya.
Drama Joseon Exorcist menuai banyak kritik karena diduga menampilkan sejarah yang keliru (Foto: Crave Works via Imdb)
Tak hanya itu, Pangeran Chungnyeong diperintahkan ayahnya, Taejong, melakukan perjalanan ke perbatasan Dinasti Ming dekat Kabupaten Uiju akibat serangan zombi yang muncul di Joseon.
Perjalanan itu dilakukan untuk bisa bertemu pengusir setan dari Barat Yo Han (Darcy Paquet) dan penerjemah Marco (Seo Dong-won). Di sana lah, Pangeran Chungnyeong bertemu dengan Yo Han dan penerjemah Marco.
Kritikan muncul ketika penonton melihat beberapa makanan khas China seperti kue bulan, telur pitan, serta pangsit. Kemudian terlihat juga botol minuman keras gaya China dengan huruf China tertulis di atasnya.
Klarifikasi Tim Produksi
Setelah dihujani kritik tajam, tim produksi Joseon Exorcist buka suara terkait dugaan penyimpangan sejarah. Mereka menyangkal telah sengaja membuat bias sejarah dalam adegan.
Mereka mengungkapkan penggunaan alat peraga dan makanan gaya China pada episode satu untuk menggambarkan perjalanan jauh Pangeran Chungnyeong menggantikan Putra Mahkota Yangnyeong.
"Kami menetapkan lokasi di sekitar Kabupaten Uiju (perbatasan Dinasti Ming) untuk menekankan situasi Pangeran Chungnyeong harus berjalan jauh ke perbatasan China menggantikan Putra Mahkota Yangnyeong untuk membawa kembali pengusir setan dari Barat," tulis SBS.
"Itu merupakan lokasi rombongan pengusir setan dari Barat bisa beristirahat setelah melakukan perjalanan dari Dinasti Ming dan masuk ke Joseon."
"Karena berdekatan dengan Dinasti Ming, kami menyiapkan alat peraga dengan menggunakan imajinasi kami kalau di sana juga sering menjadi lokasi lalu lintas orang China," ungkap SBS seperti dilansir Sports Kyunghyang via Naver.
Oleh sebab itu, SBS selaku tim produksi menegaskan tidak ada niatan khusus dari mereka di balik penggunaan atau menampilkan makanan serta barang bergaya China dalam drama Joseon Exorcist.
"Kami minta maaf karena menyebabkan ketidaknyamanan saat menonton adegan yang bisa menyebabkan kesalahpahaman dalam waktu sensitif ini. Kami akan lebih memperhatikan produksi untuk siaran di masa mendatang," tulis SBS.
Masalah dugaan distorsi sejarah yang menimpa tim produksi drama Joseon Exorcist juga mengakibatkan para sponsor harus menyudahi kerja sama. Akhirnya, Joseon Exorcist terpaksa henti tayang.
Rating Episode Dua Turun
Di tengah kritikan keras warganet, SBS masih menayangkan episode dua Joseon Exorcist pada Selasa (23/3). Namun, berdasarkan Nielsen Korea, rating drama tersebut mengalami penurunan yang cukup signifikan.
Episode kedua drama yang dibintangi Kam Woo-sung, Jang Dong-yoon, Park Sung-hoon, dan Dong-joon ZE:A ini langsung turun menjadi 4,5 persen dan 6,9 persen untuk kedua bagian episode dua.
Putuskan Rehat
Satu hari setelah penayangan episode kedua, SBS memutuskan untuk tidak menayangkan drama Joseon Exorcist selama satu pekan mendatang. Hal itu dilakukan untuk memvalidasi konten drama tersebut demi menghindari kesalahpahaman dan ketidaknyamanan penonton.
"Kami akan mengatur ulang keseluruhan cerita dengan mengambil jeda satu pekan dari siaran minggu depan," tulis SBS seperti dilansir Star News via Naver.
SBS juga kembali meminta maaf terkait kesalahpahaman yang muncul akibat penggunaan properti dan makanan asal Cina dalam drama Joseon Exorcist. Mereka memastikan hal itu sepenuhnya akibat kelalaian tim produksi dan bukan karena mendapat subsidi dana dari China.
Jang Dong-yoon dalam drama Joseon Exorcist. (Foto: Arsip SBS via Hancinema)
Ditinggalkan Sponsor
Pada Kamis (25/3), beberapa perusahaan yang awalnya menjadi sponsor Joseon Exorcist buka suara terkait kontroversi itu, salah satunya adalah Cozyma yang menyatakan telah menarik semua iklan untuk drama tersebut.
"Cozyma sama sekali tidak terlibat dengan serial tersebut," dalam pernyataan tertulis perusahaan merek kursi pijat tersebut.
Hoguanwon, merek perawatan kesehatan, juga memutuskan kontrak sponsor dengan Joseon Exorcist dengan mengatakan tidak mengetahui detail alur cerita drama tersebut sebelum ditayangkan.
"Saat kami menandatangani perjanjian, kami tidak mendapatkan naskah atau sinopsis. Kami langsung meminta penghentian setelah mengetahui berita tersebut," keterangan tertulis Hoguanwon seperti dilansir Korea Times.
Selain dua merek itu, beberapa perusahaan lain seperti KT, LG Household & Health Care, dan ACE Bed juga membatalkan kontrak iklan mereka.
Berhenti Tayang
Setelah diterpa hal-hal tersebut, tim produksi memutuskan menghentikan penayangan Joseon Exorcist. Awalnya, Sutradara Shin Kyung-soo dikabarkan tengah menghubungi para pemeran terkait rencana penghentian drama yang tayang di SBS ini.
Hingga SBS merilis pernyataan resmi mengenai pemberhentian penayangan Joseon Exorcist pada Jumat (26/3).
"SBS sangat menyadari parahnya situasi ini. Kami memutuskan mengakhiri kontrak hak siar kami untuk Joseon Exorcist dan membatalkan seluruh rencana penayangan drama tersebut," tulis SBS seperti dilansir Newsen via Naver.
"Saat ini SBS telah membayar sebagian besar biaya untuk hak siar drama tersebut dan tim produksi telah menyelesaikan 80 persen pembuatan Joseon Exorcist."
"Meski prihatin dengan kerugian finansial yang ditimbulkan dan juga kekosongan dalam program kami, SBS merasa bertanggung jawab selaku jaringan penyiaran publik dan kami memutuskan membatalkan drama tersebut."
Tak lama setelah pengumuman resmi tersebut, para pemain Joseon Exorcist menghapus seluruh foto-foto yang berkaitan dengan drama tersebut, mulai dari Dong-joon, Jung Hye-sung, dan Lee Yu-bi.
Jakarta, CNN Indonesia --
Drama Joseon Exorcist menarik perhatian masyarakat dalam satu pekan terakhir. Drama tersebut sejatinya menjadi salah satu yang dinantikan tayang jelang akhir Maret 2021, namun terpaksa berhenti setelah merilis dua episode pada Senin (22/3) dan Selasa (23/3).
Beberapa hal sudah terjadi mulai dari proses produksi drama bergenre thriller-supranatural tersebut. Berikut kronologi kontroversi Joseon Exorcist mulai dari proses produksi hingga diputuskan berhenti tayang:
Tertunda akibat Covid-19 dan Kecelakaan Syuting
Saat syuting, Jang Dong-yoon yang berperan sebagai Pangeran Chungnyeong sempat jatuh dari kuda. Insiden tersebut membuatnya mengalami cedera siku, sehingga produksi drama Joseon Exorcist sempat tertunda.
Penundaan ini adalah kali kedua yang dialami drama garapan stasiun televisi SBS tersebut, setelah sebelumnya ditunda karena kasus temuan positif virus corona di lingkungan syuting.
Rating Tinggi Episode Perdana
Joseon Exorcist akhirnya dirilis pada Senin (22/3) malam di Korea. Berdasarkan Nielsen Korea, drama tersebut mendapatkan rating awal yang menjanjikan yakni 5,7 persen dan 8,9 persen untuk kedua bagiannya.
Angka tersebut bahkan membuatnya menjadi yang memimpin slot drama tayang Senin malam kala itu.
Dituding Distorsi Sejarah
Meski mendapatkan rating menjanjikan, episode pertama Joseon Exorcist juga langsung mendapat banyak kritik pedas. Drama yang ditulis Park Kye-ok dan diarahkan Sutradara Shin Kyung-soo ini dianggap menunjukkan penyimpangan sejarah.
Mulai dari penggambaran Raja Taejong yang di dunia nyata merupakan ayah dari Pangeran Chungyeong (nantinya menjadi Raja Sejong), hingga menggunakan sejumlah peralatan khas China dalam era waktu Dinasti Joseon 1392-1910.
Dalam episode pertama, Raja Taejong digambarkan melakukan pembunuhan besar-besaran setelah berhalusinasi mendiang ayahnya.
Drama Joseon Exorcist menuai banyak kritik karena diduga menampilkan sejarah yang keliru (Foto: Crave Works via Imdb)
Tak hanya itu, Pangeran Chungnyeong diperintahkan ayahnya, Taejong, melakukan perjalanan ke perbatasan Dinasti Ming dekat Kabupaten Uiju akibat serangan zombi yang muncul di Joseon.
Perjalanan itu dilakukan untuk bisa bertemu pengusir setan dari Barat Yo Han (Darcy Paquet) dan penerjemah Marco (Seo Dong-won). Di sana lah, Pangeran Chungnyeong bertemu dengan Yo Han dan penerjemah Marco.
Kritikan muncul ketika penonton melihat beberapa makanan khas China seperti kue bulan, telur pitan, serta pangsit. Kemudian terlihat juga botol minuman keras gaya China dengan huruf China tertulis di atasnya.
Klarifikasi Tim Produksi
Setelah dihujani kritik tajam, tim produksi Joseon Exorcist buka suara terkait dugaan penyimpangan sejarah. Mereka menyangkal telah sengaja membuat bias sejarah dalam adegan.
Mereka mengungkapkan penggunaan alat peraga dan makanan gaya China pada episode satu untuk menggambarkan perjalanan jauh Pangeran Chungnyeong menggantikan Putra Mahkota Yangnyeong.
"Kami menetapkan lokasi di sekitar Kabupaten Uiju (perbatasan Dinasti Ming) untuk menekankan situasi Pangeran Chungnyeong harus berjalan jauh ke perbatasan China menggantikan Putra Mahkota Yangnyeong untuk membawa kembali pengusir setan dari Barat," tulis SBS.
"Itu merupakan lokasi rombongan pengusir setan dari Barat bisa beristirahat setelah melakukan perjalanan dari Dinasti Ming dan masuk ke Joseon."
"Karena berdekatan dengan Dinasti Ming, kami menyiapkan alat peraga dengan menggunakan imajinasi kami kalau di sana juga sering menjadi lokasi lalu lintas orang China," ungkap SBS seperti dilansir Sports Kyunghyang via Naver.
Oleh sebab itu, SBS selaku tim produksi menegaskan tidak ada niatan khusus dari mereka di balik penggunaan atau menampilkan makanan serta barang bergaya China dalam drama Joseon Exorcist.
"Kami minta maaf karena menyebabkan ketidaknyamanan saat menonton adegan yang bisa menyebabkan kesalahpahaman dalam waktu sensitif ini. Kami akan lebih memperhatikan produksi untuk siaran di masa mendatang," tulis SBS.
Rating Episode Perdana Tinggi, Joseon Exorcist Hanya Berumur 2 Episode
Joseon Exorcist harus berhenti tayang. Padahal, rating episode perdana amat tinggi. Foto: Crave Works via Imdb
Masalah dugaan distorsi sejarah yang menimpa tim produksi drama Joseon Exorcist juga mengakibatkan para sponsor harus menyudahi kerja sama. Akhirnya, Joseon Exorcist terpaksa henti tayang.
Rating Episode Dua Turun
Di tengah kritikan keras warganet, SBS masih menayangkan episode dua Joseon Exorcist pada Selasa (23/3). Namun, berdasarkan Nielsen Korea, rating drama tersebut mengalami penurunan yang cukup signifikan.
Episode kedua drama yang dibintangi Kam Woo-sung, Jang Dong-yoon, Park Sung-hoon, dan Dong-joon ZE:A ini langsung turun menjadi 4,5 persen dan 6,9 persen untuk kedua bagian episode dua.
Putuskan Rehat
Satu hari setelah penayangan episode kedua, SBS memutuskan untuk tidak menayangkan drama Joseon Exorcist selama satu pekan mendatang. Hal itu dilakukan untuk memvalidasi konten drama tersebut demi menghindari kesalahpahaman dan ketidaknyamanan penonton.
"Kami akan mengatur ulang keseluruhan cerita dengan mengambil jeda satu pekan dari siaran minggu depan," tulis SBS seperti dilansir Star News via Naver.
SBS juga kembali meminta maaf terkait kesalahpahaman yang muncul akibat penggunaan properti dan makanan asal Cina dalam drama Joseon Exorcist. Mereka memastikan hal itu sepenuhnya akibat kelalaian tim produksi dan bukan karena mendapat subsidi dana dari China.
Jang Dong-yoon dalam drama Joseon Exorcist. (Foto: Arsip SBS via Hancinema)
Ditinggalkan Sponsor
Pada Kamis (25/3), beberapa perusahaan yang awalnya menjadi sponsor Joseon Exorcist buka suara terkait kontroversi itu, salah satunya adalah Cozyma yang menyatakan telah menarik semua iklan untuk drama tersebut.
"Cozyma sama sekali tidak terlibat dengan serial tersebut," dalam pernyataan tertulis perusahaan merek kursi pijat tersebut.
Hoguanwon, merek perawatan kesehatan, juga memutuskan kontrak sponsor dengan Joseon Exorcist dengan mengatakan tidak mengetahui detail alur cerita drama tersebut sebelum ditayangkan.
"Saat kami menandatangani perjanjian, kami tidak mendapatkan naskah atau sinopsis. Kami langsung meminta penghentian setelah mengetahui berita tersebut," keterangan tertulis Hoguanwon seperti dilansir Korea Times.
Selain dua merek itu, beberapa perusahaan lain seperti KT, LG Household & Health Care, dan ACE Bed juga membatalkan kontrak iklan mereka.
Berhenti Tayang
Setelah diterpa hal-hal tersebut, tim produksi memutuskan menghentikan penayangan Joseon Exorcist. Awalnya, Sutradara Shin Kyung-soo dikabarkan tengah menghubungi para pemeran terkait rencana penghentian drama yang tayang di SBS ini.
Hingga SBS merilis pernyataan resmi mengenai pemberhentian penayangan Joseon Exorcist pada Jumat (26/3).
"SBS sangat menyadari parahnya situasi ini. Kami memutuskan mengakhiri kontrak hak siar kami untuk Joseon Exorcist dan membatalkan seluruh rencana penayangan drama tersebut," tulis SBS seperti dilansir Newsen via Naver.
"Saat ini SBS telah membayar sebagian besar biaya untuk hak siar drama tersebut dan tim produksi telah menyelesaikan 80 persen pembuatan Joseon Exorcist."
"Meski prihatin dengan kerugian finansial yang ditimbulkan dan juga kekosongan dalam program kami, SBS merasa bertanggung jawab selaku jaringan penyiaran publik dan kami memutuskan membatalkan drama tersebut."
Tak lama setelah pengumuman resmi tersebut, para pemain Joseon Exorcist menghapus seluruh foto-foto yang berkaitan dengan drama tersebut, mulai dari Dong-joon, Jung Hye-sung, dan Lee Yu-bi.
Rating Episode Perdana Tinggi, Joseon Exorcist Hanya Berumur 2 Episode BACA HALAMAN BERIKUTNYA