Namun saat banyak orang mulai kehilangan kepercayaan diri, Sanji muncul dengan membawa keyakinan baru.
Sanji yang masih setia membawa Zoro melancarkan jurus Diable Jambe yang sukses membuat Queen dan Perospero tersungkur.
Sanji lantas meminta Chopper untuk berhenti menangis karena semua harus tetap yakin bahwa Luffy masih hidup dan akan bangkit untuk mengalahkan Kaido.
"Bukankah kita sudah berkali-kali menyaksikan mukjizat?", kata Sanji kepada Chopper.
Ucapan Sanji itu mengacu pada Bajak Laut Topi Jerami yang sudah sering menghadapi momen di mana mereka kewalahan dan Luffy harus tumbang di tangan musuh.
Namun pada akhirnya Luffy selalu bangkit dan semangat Luffy juga membuat anak-anak buahnya bisa terus bertarung dan berakhir sebagai pemenang di setiap peperangan.
Keyakinan Sanji itu sempat membuat para samurai keheranan.
Kenapa Sanji masih semangat untuk bertarung padahal kaptennya baru saja dilaporkan tewas.
Sanji pun tak mempedulikan itu dan siap untuk berhadapan dengan Queen di panggung utama Onigashima.
Persembunyian Momonosuke Hancur Berantakan
Adegan pindah ke tempat persembunyian Momonosuke yang sudah hancur berantakan akibat serangan Kaido.
O-Kiku dan Kanjuro tampak sudah tidak bergerak, sementara Kin'emon yang sudah terluka parah masih berusaha untuk menusuk Kaido menggunakan pedang yang sudah patah.
Kin tampak berusaha mengulur waktu agar Momonosuke dan Shinobu bisa kabur dari kejaran Kaido.
Namun usaha itu tampaknya kurang berguna lantaran kondisi Kin yang sudah bersimbah darah.
Namun mereka dikagetkan dengan suara misterius yang muncul dari clima tact milik Nami.
Dan ternyata suara itu muncul dari Zeus yang sukses melarikan diri Big Mom dan bersembunyi di clima tact Nami.
Lalu ada Big Mom yang sedang terlibat satu lawan satu dengan Eustass Kid.
Di tengah-tengah pertarungan, Law muncul sambil mengatakan bahwa dia sudah lama mengenal Luffy dan itu membuat dia mempercayai kabar yang disampaikan Momo.
Law pun mengajak Kid untuk bekerja sama melawan Big Mom karena dia tak mungkin bisa mengalahkan Big Mom sendiri.
Chapter 1.015 pun ditutup dengan Kaido yang berhasil menemukan Momo serta Shinobu dan membuat keduanya terpojok.
Sayangnya saat Kaido hendak menghabisi Momo, Yamato muncul dan berniat untuk menghadapi sang ayah.
Yamato mengatakan selama ini dia terbelenggu rantai ayah dan anak dengan Kaido dan pertarungan di Onigashima ini merupakan saat yang tepat untuk memutus ikatan darah tersebut.
Jakarta, CNN Indonesia --
One Piece chapter 1.015 melanjutkan keseruan yang sebelumnya disajikan di chapter 1.014.
Kekacauan merasuki pasukan aliansi bajak laut dan samurai setelah Kaido mengumumkan bahwa Luffy telah kalah.
Chopper yang sedang menghadapi Queen tak sanggup menahan air matanya saat mengetahui sang kapten telah kalah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu para samurai mulai berpikir bahwa perlawanan yang mereka lakukan telah sia-sia.
Namun saat banyak orang mulai kehilangan kepercayaan diri, Sanji muncul dengan membawa keyakinan baru.
Sanji yang masih setia membawa Zoro melancarkan jurus Diable Jambe yang sukses membuat Queen dan Perospero tersungkur.
Sanji lantas meminta Chopper untuk berhenti menangis karena semua harus tetap yakin bahwa Luffy masih hidup dan akan bangkit untuk mengalahkan Kaido.
"Bukankah kita sudah berkali-kali menyaksikan mukjizat?", kata Sanji kepada Chopper.
Ucapan Sanji itu mengacu pada Bajak Laut Topi Jerami yang sudah sering menghadapi momen di mana mereka kewalahan dan Luffy harus tumbang di tangan musuh.
Namun pada akhirnya Luffy selalu bangkit dan semangat Luffy juga membuat anak-anak buahnya bisa terus bertarung dan berakhir sebagai pemenang di setiap peperangan.
Keyakinan Sanji itu sempat membuat para samurai keheranan.
Kenapa Sanji masih semangat untuk bertarung padahal kaptennya baru saja dilaporkan tewas.
Sanji pun tak mempedulikan itu dan siap untuk berhadapan dengan Queen di panggung utama Onigashima.
Persembunyian Momonosuke Hancur Berantakan
Adegan pindah ke tempat persembunyian Momonosuke yang sudah hancur berantakan akibat serangan Kaido.
O-Kiku dan Kanjuro tampak sudah tidak bergerak, sementara Kin'emon yang sudah terluka parah masih berusaha untuk menusuk Kaido menggunakan pedang yang sudah patah.
Kin tampak berusaha mengulur waktu agar Momonosuke dan Shinobu bisa kabur dari kejaran Kaido.
Namun usaha itu tampaknya kurang berguna lantaran kondisi Kin yang sudah bersimbah darah.
Namun mereka dikagetkan dengan suara misterius yang muncul dari clima tact milik Nami.
Dan ternyata suara itu muncul dari Zeus yang sukses melarikan diri Big Mom dan bersembunyi di clima tact Nami.
Lalu ada Big Mom yang sedang terlibat satu lawan satu dengan Eustass Kid.
Di tengah-tengah pertarungan, Law muncul sambil mengatakan bahwa dia sudah lama mengenal Luffy dan itu membuat dia mempercayai kabar yang disampaikan Momo.
Law pun mengajak Kid untuk bekerja sama melawan Big Mom karena dia tak mungkin bisa mengalahkan Big Mom sendiri.
Chapter 1.015 pun ditutup dengan Kaido yang berhasil menemukan Momo serta Shinobu dan membuat keduanya terpojok.
Sayangnya saat Kaido hendak menghabisi Momo, Yamato muncul dan berniat untuk menghadapi sang ayah.
Yamato mengatakan selama ini dia terbelenggu rantai ayah dan anak dengan Kaido dan pertarungan di Onigashima ini merupakan saat yang tepat untuk memutus ikatan darah tersebut.