Kisah Cemas di Balik Tembang Legendaris September Ceria
CNN Indonesia
Minggu, 05 Sep 2021 10:30 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Vina Panduwinata mengisahkan bagaimana lagu legendaris September Ceria lahir, dan sempat dicibir karena dianggap tak berempati. (Foto: Vega Probo)
Jakarta, CNN Indonesia --
"September ceria milik kita bersama,"
Itulah sepenggal lirik lagu September Ceria yang dibawakan oleh penyanyi senior Vina Panduwinata.
Setidaknya 39 telah berlalu sejak lagu September Ceria pertama kali dirilis ke publik, lagu dengan lirik yang penuh pesan keceriaan tersebut menjadi sebuah karya yang kerap terngiang di bulan September.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Vina Panduwinata masih ingat dengan jelas ketika dirinya pertama kali diperdengarkan lagu tersebut oleh James F. Sundah, sosok di balik penciptaan lagu September Ceria.
Kala itu, James datang membawa gitarnya dan menyanyikan lagu September Ceria saat berkumpul dengan Vina dan Addie MS di sebuah ruangan sederhana.
Pertama kali mendengarkan lagu tersebut, Vina pun langsung setuju untuk menyanyikannya.
"Waktu itu saya ingat banget, tahun-tahun itu, James F. Sundah dengan gitarnya treng treng belum lagi ada suara tak tok tak tok dari luar, tapi saat itu saya [merasa] lagu ini oh asik banget gitu," ujar Vina Panduwinata dalam wawancara bersama CNNIndonesia.com baru-baru ini.
Keinginan Vina langsung direspons Addie MS yang juga tertarik dengan lagu September Ceria karena dianggap memiliki banyak sisi yang bisa digali lebih dalam.
Namun, tidak berarti proses rekaman lagu September Ceria berjalan tanpa hambatan. Saat mereka merekam lagu itu, baik Vina maupun Addie MS saling berdiskusi hingga akhirnya mereka menemukan formula yang pas.
"Addie pas membuat musik [lagu] September Ceria tuh dia tahu banget seperti apa [lagunya] dan apa yang ingin saya sampaikan di lagu ini, jadi proses [rekamannya] gampang,"
"Seperti orang pacaran, kalau dua-duanya saling mengerti, kerjanya senang dan hasilnya juga lebih bagus," ujar Vina.
Kekompakan tersebut juga mereka bawa saat menggarap album Citra Pesona yakni album studio ke-2 dari Vina Panduwinata yang dirilis pada tahun 1982. Album yang juga memuat lagu September Ceria ini dihasilkan setelah melalui proses diskusi yang panjang.
"Saya sama Addie MS itu kalau kami mau menyampaikan sesuatu itu kami harus jujur, sama seperti memilih lagu, kami harus jujur, harus suka, cocok, harus merasa sreg, karena itu bentuk kami menghargai karya seseorang, makanya kami harus jujur," ujar Vina.
Alhasil, album yang terdiri dari 10 lagu itu dirampungkan selama lima hingga enam bulan lamanya. Sehingga tak mudah bagi Vina untuk merilis dua hingga tiga album setiap tahunnya.
"Jadi kalau saya mau mengeluarkan album itu setahun sekali, mungkin teman-teman lain bisa [mengeluarkan album baru] sampai dua tiga album dalam setahun, tapi saya setahun bisa sekali, ada yang sampai setahun setengah baru ada album yang keluar," ujar Vina.
Lagu September Cerita sempat mendapat cibiran, simak di halaman berikutnya..
Namun di balik proses yang panjang dan melelahkan tersebut, kerja keras Vina Panduwinata dan Addie MS kini terbayar. Lagu dengan lirik yang penuh pesan positif tersebut, sampai sekang masih terus diputar melalui berbagai media.
Vina sempat merasa khawatir setelah muncul pandangan dari orang lain yang kurang berkenan dengan lagu September Ceria yang dianggap tidak sesuai dengan tema bulan September di negara lain.
Vina sempat mendapat protes dari seseorang yang berkata bahwa lagu tersebut menyinggung warga AS karena ada peristiwa serangan teoris 9/11 yang terjadi di bulan September.
"Saya sempat sih merasa aduh gimana gitu tapi buat aku this is life dan mungkin ada saat di mana manusia di bulan September itu mendapat kesedihan dan musibah tapi di sisi lain alam juga memberikan keceriaan dan kebahagiaan bagi manusia," ujar Vina.
Terlepas dari semua kekhawatiran itu, Vina tetap optimis bahwa pesan positif dalam lirik lagu tersebut akan terus dikenang oleh semua orang. Bahwa bulan September adalah bulan yang membawa keceriaan dan kebahagiaan bagi semua orang.
"Buat saya semakin banyak orang yang merasakan kebahagiaan itu jadi kebahagiaan tersendiri buat saya, jadi setiap bulan September saya selalu mendapatkan [semangat] ini dari orang-orang, vibes, energi yang bagus, dan saya sangat senang mereka selalu ingatkan saya bahwa sekarang bulan September, itu suatu hal yang luar biasa," ujar Vina.
Vina juga menggunakan lagu September Ceria sebagai tajuk dalam konsernya yang berlangsung di Balai Sarbini, Semanggi, Jakarta Selatan pada 8 September 2017 silam.
Dalam konser yang digelar untuk merayakan 35 tahun perjalanan kariernya itu, Vina tampil menyuguhkan lagu-lagu terbaik yang dikemas dengan aransemen musik yang lebih segar dan berbeda.
Dalam konser tersebut, Vina Panduwinata juga menggandeng beberapa musisi mulai dari Rian D'Masiv dan Citra Scholastika hingga musisi senior seperti Reza Arthamevia. Acara itu pun sukses membuat bulan September ini menjadi bulan penuh keceriaan.
Jakarta, CNN Indonesia --
"September ceria milik kita bersama,"
Itulah sepenggal lirik lagu September Ceria yang dibawakan oleh penyanyi senior Vina Panduwinata.
Setidaknya 39 telah berlalu sejak lagu September Ceria pertama kali dirilis ke publik, lagu dengan lirik yang penuh pesan keceriaan tersebut menjadi sebuah karya yang kerap terngiang di bulan September.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Vina Panduwinata masih ingat dengan jelas ketika dirinya pertama kali diperdengarkan lagu tersebut oleh James F. Sundah, sosok di balik penciptaan lagu September Ceria.
Kala itu, James datang membawa gitarnya dan menyanyikan lagu September Ceria saat berkumpul dengan Vina dan Addie MS di sebuah ruangan sederhana.
Pertama kali mendengarkan lagu tersebut, Vina pun langsung setuju untuk menyanyikannya.
"Waktu itu saya ingat banget, tahun-tahun itu, James F. Sundah dengan gitarnya treng treng belum lagi ada suara tak tok tak tok dari luar, tapi saat itu saya [merasa] lagu ini oh asik banget gitu," ujar Vina Panduwinata dalam wawancara bersama CNNIndonesia.com baru-baru ini.
Keinginan Vina langsung direspons Addie MS yang juga tertarik dengan lagu September Ceria karena dianggap memiliki banyak sisi yang bisa digali lebih dalam.
Namun, tidak berarti proses rekaman lagu September Ceria berjalan tanpa hambatan. Saat mereka merekam lagu itu, baik Vina maupun Addie MS saling berdiskusi hingga akhirnya mereka menemukan formula yang pas.
"Addie pas membuat musik [lagu] September Ceria tuh dia tahu banget seperti apa [lagunya] dan apa yang ingin saya sampaikan di lagu ini, jadi proses [rekamannya] gampang,"
"Seperti orang pacaran, kalau dua-duanya saling mengerti, kerjanya senang dan hasilnya juga lebih bagus," ujar Vina.
Kekompakan tersebut juga mereka bawa saat menggarap album Citra Pesona yakni album studio ke-2 dari Vina Panduwinata yang dirilis pada tahun 1982. Album yang juga memuat lagu September Ceria ini dihasilkan setelah melalui proses diskusi yang panjang.
"Saya sama Addie MS itu kalau kami mau menyampaikan sesuatu itu kami harus jujur, sama seperti memilih lagu, kami harus jujur, harus suka, cocok, harus merasa sreg, karena itu bentuk kami menghargai karya seseorang, makanya kami harus jujur," ujar Vina.
Alhasil, album yang terdiri dari 10 lagu itu dirampungkan selama lima hingga enam bulan lamanya. Sehingga tak mudah bagi Vina untuk merilis dua hingga tiga album setiap tahunnya.
"Jadi kalau saya mau mengeluarkan album itu setahun sekali, mungkin teman-teman lain bisa [mengeluarkan album baru] sampai dua tiga album dalam setahun, tapi saya setahun bisa sekali, ada yang sampai setahun setengah baru ada album yang keluar," ujar Vina.
Lagu September Cerita sempat mendapat cibiran, simak di halaman berikutnya..
September Ceria dan Tragedi 9/11 di Amerika Serikat
Vina Panduwinata mengisahkan bagaimana lagu legendaris September Ceria lahir, dan sempat dicibir karena dianggap tak berempati. (Foto: CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Namun di balik proses yang panjang dan melelahkan tersebut, kerja keras Vina Panduwinata dan Addie MS kini terbayar. Lagu dengan lirik yang penuh pesan positif tersebut, sampai sekang masih terus diputar melalui berbagai media.
Vina sempat merasa khawatir setelah muncul pandangan dari orang lain yang kurang berkenan dengan lagu September Ceria yang dianggap tidak sesuai dengan tema bulan September di negara lain.
Vina sempat mendapat protes dari seseorang yang berkata bahwa lagu tersebut menyinggung warga AS karena ada peristiwa serangan teoris 9/11 yang terjadi di bulan September.
"Saya sempat sih merasa aduh gimana gitu tapi buat aku this is life dan mungkin ada saat di mana manusia di bulan September itu mendapat kesedihan dan musibah tapi di sisi lain alam juga memberikan keceriaan dan kebahagiaan bagi manusia," ujar Vina.
Terlepas dari semua kekhawatiran itu, Vina tetap optimis bahwa pesan positif dalam lirik lagu tersebut akan terus dikenang oleh semua orang. Bahwa bulan September adalah bulan yang membawa keceriaan dan kebahagiaan bagi semua orang.
"Buat saya semakin banyak orang yang merasakan kebahagiaan itu jadi kebahagiaan tersendiri buat saya, jadi setiap bulan September saya selalu mendapatkan [semangat] ini dari orang-orang, vibes, energi yang bagus, dan saya sangat senang mereka selalu ingatkan saya bahwa sekarang bulan September, itu suatu hal yang luar biasa," ujar Vina.
Vina juga menggunakan lagu September Ceria sebagai tajuk dalam konsernya yang berlangsung di Balai Sarbini, Semanggi, Jakarta Selatan pada 8 September 2017 silam.
Dalam konser yang digelar untuk merayakan 35 tahun perjalanan kariernya itu, Vina tampil menyuguhkan lagu-lagu terbaik yang dikemas dengan aransemen musik yang lebih segar dan berbeda.
Dalam konser tersebut, Vina Panduwinata juga menggandeng beberapa musisi mulai dari Rian D'Masiv dan Citra Scholastika hingga musisi senior seperti Reza Arthamevia. Acara itu pun sukses membuat bulan September ini menjadi bulan penuh keceriaan.