Ditolak Investor, Squid Game Sempat Hampir Batal Diproduksi
CNN Indonesia
Sabtu, 02 Okt 2021 11:33 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Sutradara Hwang Dong-hyuk mengatakan Squid Game hampir batal produksi akibat ditolak investor dan calon pemain. (Foto: dok. Netflix)
Jakarta, CNN Indonesia --
Sutradara Hwang Dong-hyuk buka suara mengenai tantangan yang dihadapi saat menggarap serial Squid Game. Serial terbaru di Netflix ini nyaris gagal diproduksi lantaran terus mendapat penolakan dari sejumlah pihak.
Hwang Dong-hyuk mengakui menghadapi banyak persoalan ketika mengerjakan drama yang ditaksir menjadi serial terlaris di Netflix tersebut. Salah satunya adalah mendapat penolakan dari calon pemain dan calon investor.
"Kami mendengar mereka berkata serial ini terlalu aneh dan tidak realistis. Kami ditolak semua calon investor dan aktor," ujar Hwang Dong-hyuk melansir dari Insight Korea pada Kamis (30/9).
Atas penolakan tersebut, Hwang Dong-hyuk akhirnya mengistirahatkan serial Squid Game. Padahal naskah serial itu sejatinya sudah rampung pada 2009 silam.
"Skenario Squid Game selesai pada 2009, Namun, saat itu terlalu banyak ketidaktahuan sosial dan budaya dengan produksi semacam ini. Karena itu, kami berkali-kali mendengar skenario ini tidak realistis," lanjutnya.
Meski terus mendapat penolakan, Hwang Dong-hyuk mengaku tidak patah semangat pada nasib serial tersebut. Kesabaran Dong-hyuk pun akhirnya membuahkan hasil manis.
Sejak kemunculan layanan platform media OTT (over-the-top) seperti Netflix, tren serial dan pola konsumsi penonton berubah. Beberapa serial dengan adegan kekerasan pun berhasil laku di pasaran.
Tak hanya itu, Dong-hyuk juga memandang jalan cerita Squid Game sesuai dengan kondisi di masyarakat saat ini. Salah satunya persoalan kesenjangan sosial yang juga menjadi bagian utama dalam serial Squid Game.
"Setelah ditolak setiap investor, saya berpikir bahwa waktunya belum pas. Namun, 10 tahun kemudian, OTT muncul dan kesenjangan antara si kaya dan si miskin semakin besar," ujar Hwang Dong-hyuk.
"Ide sukses dengan uang cepat juga menjadi lebih ideal. Perpaduan keduanya dan sinergi yang tercipta antara keduanya membuat produksi ini menjadi hidup," lanjutnya.
Buah manis penantian 10 tahun sutradara Squid Game di sebelah...
Kerja keras dan penantian panjang Hwang Dong-hyuk menggarap Squid Game akhirnya membuahkan hasil manis. Serial yang dibintangi Lee Jung-jae dan Park Hae-soo ini berhasil menduduki peringkat ketiga dalam 10 besar serial secara global di Netflix.
Dikutip dari laman Insight Korea pada Selasa (21/9), Squid Game meraih skor 562 poin. Lewat perolehan itu, Squid Game menjadi drama Korea dengan skor tertinggi di Netflix. Jumlah ini menyalip perolehan Sweet Home pada 2020.
Perolehan skor Squid Game juga mengalahkan serial Money Heist yang menjadi salah satu serial populer di Netflix.
Squid Game merupakan serial atau drama Korea terbaru yang mengisahkan perjuangan hidup ratusan orang terlilit utang saat bermain gim dengan hadiah 45,6 miliar won.
Squid Game diawali dengan kehidupan Gi-hoon (Lee Jung-jae) yang terlihat begitu menyedihkan. Ia masih tinggal bersama ibunya, seorang pedagang di pasar. Ki-hoon kehilangan pekerjaan sehingga sering meminta uang dari ibunya.
Ia juga telah bercerai dari istrinya, dan putri satu-satunya tinggal bersama istri dan suami barunya. Gi-hoon pun tengah terjerat utang begitu besar.
Di saat Ki-hoon berada di titik terendah, ia mendengar kabar tentang permainan yang memberikan 45,6 miliar won untuk pemenang. Hal itu membuatnya tertarik untuk bergabung.
Serial Squid Game disutradarai oleh Hwang Dong-hyuk yang juga dikenal lewat beberapa film ternama seperti My Father (2007), The Crucible (Silenced) (2011) dan Miss Granny (2014).
Serial Squid Game memiliki sembilan episode dan bisa disaksikan di layanan berbayar Netflix.
Sutradara Hwang Dong-hyuk buka suara mengenai tantangan yang dihadapi saat menggarap serial Squid Game. Serial terbaru di Netflix ini nyaris gagal diproduksi lantaran terus mendapat penolakan dari sejumlah pihak.
Hwang Dong-hyuk mengakui menghadapi banyak persoalan ketika mengerjakan drama yang ditaksir menjadi serial terlaris di Netflix tersebut. Salah satunya adalah mendapat penolakan dari calon pemain dan calon investor.
"Kami mendengar mereka berkata serial ini terlalu aneh dan tidak realistis. Kami ditolak semua calon investor dan aktor," ujar Hwang Dong-hyuk melansir dari Insight Korea pada Kamis (30/9).
Atas penolakan tersebut, Hwang Dong-hyuk akhirnya mengistirahatkan serial Squid Game. Padahal naskah serial itu sejatinya sudah rampung pada 2009 silam.
"Skenario Squid Game selesai pada 2009, Namun, saat itu terlalu banyak ketidaktahuan sosial dan budaya dengan produksi semacam ini. Karena itu, kami berkali-kali mendengar skenario ini tidak realistis," lanjutnya.
Meski terus mendapat penolakan, Hwang Dong-hyuk mengaku tidak patah semangat pada nasib serial tersebut. Kesabaran Dong-hyuk pun akhirnya membuahkan hasil manis.
Sejak kemunculan layanan platform media OTT (over-the-top) seperti Netflix, tren serial dan pola konsumsi penonton berubah. Beberapa serial dengan adegan kekerasan pun berhasil laku di pasaran.
Tak hanya itu, Dong-hyuk juga memandang jalan cerita Squid Game sesuai dengan kondisi di masyarakat saat ini. Salah satunya persoalan kesenjangan sosial yang juga menjadi bagian utama dalam serial Squid Game.
"Setelah ditolak setiap investor, saya berpikir bahwa waktunya belum pas. Namun, 10 tahun kemudian, OTT muncul dan kesenjangan antara si kaya dan si miskin semakin besar," ujar Hwang Dong-hyuk.
"Ide sukses dengan uang cepat juga menjadi lebih ideal. Perpaduan keduanya dan sinergi yang tercipta antara keduanya membuat produksi ini menjadi hidup," lanjutnya.
Buah manis penantian 10 tahun sutradara Squid Game di sebelah...
Ditolak Investor, Squid Game Sempat Hampir Batal Diproduksi
Sutradara Hwang Dong-hyuk mengatakan Squid Game hampir batal produksi akibat ditolak investor dan calon pemain. (Foto: Arsip Netflix)
Kerja keras dan penantian panjang Hwang Dong-hyuk menggarap Squid Game akhirnya membuahkan hasil manis. Serial yang dibintangi Lee Jung-jae dan Park Hae-soo ini berhasil menduduki peringkat ketiga dalam 10 besar serial secara global di Netflix.
Dikutip dari laman Insight Korea pada Selasa (21/9), Squid Game meraih skor 562 poin. Lewat perolehan itu, Squid Game menjadi drama Korea dengan skor tertinggi di Netflix. Jumlah ini menyalip perolehan Sweet Home pada 2020.
Perolehan skor Squid Game juga mengalahkan serial Money Heist yang menjadi salah satu serial populer di Netflix.
Squid Game merupakan serial atau drama Korea terbaru yang mengisahkan perjuangan hidup ratusan orang terlilit utang saat bermain gim dengan hadiah 45,6 miliar won.
Squid Game diawali dengan kehidupan Gi-hoon (Lee Jung-jae) yang terlihat begitu menyedihkan. Ia masih tinggal bersama ibunya, seorang pedagang di pasar. Ki-hoon kehilangan pekerjaan sehingga sering meminta uang dari ibunya.
Ia juga telah bercerai dari istrinya, dan putri satu-satunya tinggal bersama istri dan suami barunya. Gi-hoon pun tengah terjerat utang begitu besar.
Di saat Ki-hoon berada di titik terendah, ia mendengar kabar tentang permainan yang memberikan 45,6 miliar won untuk pemenang. Hal itu membuatnya tertarik untuk bergabung.
Serial Squid Game disutradarai oleh Hwang Dong-hyuk yang juga dikenal lewat beberapa film ternama seperti My Father (2007), The Crucible (Silenced) (2011) dan Miss Granny (2014).
Serial Squid Game memiliki sembilan episode dan bisa disaksikan di layanan berbayar Netflix.