Oddie Agam meninggalkan segudang karya yang masih dikenang hingga saat ini, berikut lima album di antaranya. (Tangkapan layar instagram @oddie_agam)
Jakarta, CNN Indonesia --
Musisi Oddie Agam meninggal dunia pada Rabu (27/10) pada usia 68 tahun setelah sempat kritis beberapa waktu lalu. Ia meninggalkan segudang karya yang masih dikenang hingga saat ini.
Musisi bernama asli Imran Madjid ini dikenal sebagai penyanyi sekaligus pencipta lagu yang terkenal pada dekade 1980-an.
Beberapa karyanya tersimpan dalam tujuh album yang dirilis mulai dari album Aku, Kau & Dia (1983) hingga album 50-50 (2012).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya untuk ditampilkan dalam album solonya, Oddie Agam juga banyak menciptakan lagu untuk penyanyi lain, salah satunya untuk diva pop Vina Panduwinata melalui lagu Wow, Surat Cinta, Bahasa Cinta, Logika dan Tamu Istimewa.
Tidak hanya itu, ia juga telah menciptakan sebuah lagu untuk penyanyi populer dari Malaysia yaitu Sheila Majid bertajuk Antara Anyer dan Jakarta.
Album Aku, Kau & Dia adalah album pertama dari penyanyi Oddie Agam yang dirilis pada 1983. Sebagai musisi yang sempat bergabung dengan band reggae, Oddie menyelipkan alunan musik reggae dalam lagu Aku, Kau & Dia yang menjadi judul album perdananya ini.
Album ini terdiri dari sebelas lagu antara lain Hanya Kau Satu; Aku, Kau & Dia; Bila Kita Berjumpa; Malu Malu Kucing; dan Bayangmu.
Saat merilis album ini, Oddie belum mencapai popularitas di industri musik Indonesia dan penjualan albumnya ini belum melambungkan namanya.
Bellina adalah album Oddie Agam yang dirilis pada 1984. Nama album ini diambil dari nama aktris Meriam Bellina yang saat itu sedang naik daun lewat film Cinta Dibalik Noda dan memenangkan Piala Citra 1984.
Album kedua ini juga belum berhasil mengangkat nama Oddie Agam di pasaran meskipun foto Meriam Bellina terpanjang di cover kaset.
Album Bellina memiliki sepuluh lagu, antara lain lagu Satu Lagi Lagu Cinta yang mengusung melodi-melodi yang unik dan lirik yang lugas khas Oddie Agam. Dalam menggarap album ini, Oddie kerap meminta bantuan CECEP AS sebagai penasihat lirik.
Selain lagu Satu Lagi Lagu Cinta, album ini juga menampilkan lagu Bellina, Oh Kasihku, hey Tunggu Dulu dan masih banyak lain.
lanjut ke sebelah..
3. Gadis Sentimentil
Dua tahun setelah merilis album kedua, pada 1986, Oddie Agam kembali merilis album baru berjudul Gadis Sentimentil.
Album ini mengusung semangat 'back to sixties' dengan sentuhan modern. Hal ini dikarenakan lagu-lagu dalam album ini kental dengan musik era 60-an seperti yang diusung Neil Sedaka dan Paul Anka atau The Platters.
Album ini mengusung 10 lagu diantaranya Gadis Sentimentil (Sha La La), Siapa Lagi, Sebuah Kunci, Jelita dan Jatuh Cinta Sekali Lagi.
Album rilisan 1990 ini adalah album keempat Oddie Agam yang diberi judul namanya sendiri dan mulai laris di pasaran dibandingkan tiga album sebelumnya.
Dalam album ini, dia meminta empat penyanyi wanita yang saat itu sedang naik daun. Mereka adalah Vina Panduwinata, Anggun, Malyda dan Asti Asmodiwati.
Bersama Vina, Oddie menyanyikan lagu Tamu Istimewa. Sedangkan dengan Malyda, Oddie tampil dengan lagu Bebaskan Asmara. Lalu bersama Asti Asmodiwati, Oddie menyanyikan Menunggu.
Memasuki era '90-an, nama Oddie Agam mulai surut. Oddie mencoba menghadirkan kembali karya-karya terbaiknya lewat album THE BEST OF 84-94.
Dalam album ini, Oddie menghadirkan lagu-lagu ciptaannya yang sempat menjadi hits besar di masanya,.
Tak hanya menghadirkan lagu-lagu orisinal, album ini juga menampilkan sebuah lagu baru berjudul Pintar Pintaran dan juga hits-hits besar yang dibawakan oleh penyanyi lain.
Beberapa lagu tersebut seperti Tamu Istimewa yang aslinya adalah lagu duet Oddie dengan Vina Panduwinata tapi di album ini dinyanyikan Oddie bersama Paramitha Rusady, dan lagu Memori yang melejit lewat Ruth Sahanaya.
Jakarta, CNN Indonesia --
Musisi Oddie Agam meninggal dunia pada Rabu (27/10) pada usia 68 tahun setelah sempat kritis beberapa waktu lalu. Ia meninggalkan segudang karya yang masih dikenang hingga saat ini.
Musisi bernama asli Imran Madjid ini dikenal sebagai penyanyi sekaligus pencipta lagu yang terkenal pada dekade 1980-an.
Beberapa karyanya tersimpan dalam tujuh album yang dirilis mulai dari album Aku, Kau & Dia (1983) hingga album 50-50 (2012).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya untuk ditampilkan dalam album solonya, Oddie Agam juga banyak menciptakan lagu untuk penyanyi lain, salah satunya untuk diva pop Vina Panduwinata melalui lagu Wow, Surat Cinta, Bahasa Cinta, Logika dan Tamu Istimewa.
Tidak hanya itu, ia juga telah menciptakan sebuah lagu untuk penyanyi populer dari Malaysia yaitu Sheila Majid bertajuk Antara Anyer dan Jakarta.
Album Aku, Kau & Dia adalah album pertama dari penyanyi Oddie Agam yang dirilis pada 1983. Sebagai musisi yang sempat bergabung dengan band reggae, Oddie menyelipkan alunan musik reggae dalam lagu Aku, Kau & Dia yang menjadi judul album perdananya ini.
Album ini terdiri dari sebelas lagu antara lain Hanya Kau Satu; Aku, Kau & Dia; Bila Kita Berjumpa; Malu Malu Kucing; dan Bayangmu.
Saat merilis album ini, Oddie belum mencapai popularitas di industri musik Indonesia dan penjualan albumnya ini belum melambungkan namanya.
Bellina adalah album Oddie Agam yang dirilis pada 1984. Nama album ini diambil dari nama aktris Meriam Bellina yang saat itu sedang naik daun lewat film Cinta Dibalik Noda dan memenangkan Piala Citra 1984.
Album kedua ini juga belum berhasil mengangkat nama Oddie Agam di pasaran meskipun foto Meriam Bellina terpanjang di cover kaset.
Album Bellina memiliki sepuluh lagu, antara lain lagu Satu Lagi Lagu Cinta yang mengusung melodi-melodi yang unik dan lirik yang lugas khas Oddie Agam. Dalam menggarap album ini, Oddie kerap meminta bantuan CECEP AS sebagai penasihat lirik.
Selain lagu Satu Lagi Lagu Cinta, album ini juga menampilkan lagu Bellina, Oh Kasihku, hey Tunggu Dulu dan masih banyak lain.
lanjut ke sebelah..
5 Album Peninggalan Oddie Agam
Oddie Agam meninggalkan segudang karya yang masih dikenang hingga saat ini, berikut lima album di antaranya. (Tangkapan layar instagram @oddie_agam)
3. Gadis Sentimentil
Dua tahun setelah merilis album kedua, pada 1986, Oddie Agam kembali merilis album baru berjudul Gadis Sentimentil.
Album ini mengusung semangat 'back to sixties' dengan sentuhan modern. Hal ini dikarenakan lagu-lagu dalam album ini kental dengan musik era 60-an seperti yang diusung Neil Sedaka dan Paul Anka atau The Platters.
Album ini mengusung 10 lagu diantaranya Gadis Sentimentil (Sha La La), Siapa Lagi, Sebuah Kunci, Jelita dan Jatuh Cinta Sekali Lagi.
Album rilisan 1990 ini adalah album keempat Oddie Agam yang diberi judul namanya sendiri dan mulai laris di pasaran dibandingkan tiga album sebelumnya.
Dalam album ini, dia meminta empat penyanyi wanita yang saat itu sedang naik daun. Mereka adalah Vina Panduwinata, Anggun, Malyda dan Asti Asmodiwati.
Bersama Vina, Oddie menyanyikan lagu Tamu Istimewa. Sedangkan dengan Malyda, Oddie tampil dengan lagu Bebaskan Asmara. Lalu bersama Asti Asmodiwati, Oddie menyanyikan Menunggu.
Memasuki era '90-an, nama Oddie Agam mulai surut. Oddie mencoba menghadirkan kembali karya-karya terbaiknya lewat album THE BEST OF 84-94.
Dalam album ini, Oddie menghadirkan lagu-lagu ciptaannya yang sempat menjadi hits besar di masanya,.
Tak hanya menghadirkan lagu-lagu orisinal, album ini juga menampilkan sebuah lagu baru berjudul Pintar Pintaran dan juga hits-hits besar yang dibawakan oleh penyanyi lain.
Beberapa lagu tersebut seperti Tamu Istimewa yang aslinya adalah lagu duet Oddie dengan Vina Panduwinata tapi di album ini dinyanyikan Oddie bersama Paramitha Rusady, dan lagu Memori yang melejit lewat Ruth Sahanaya.