Last Wave, Menghadapi Fenomena Awan Misterius

Mola | CNN Indonesia
Sabtu, 06 Nov 2021 11:39 WIB
Serial Last Wave mengingatkan manusia untuk rendah hati, bahwa keserakahan hanya akan membawa malapetaka pada semesta yang terlalu luas dan besar dari pikiran. Serial Last Wave mengingatkan manusia untuk rendah hati, bahwa keserakahan hanya akan membawa malapetaka pada semesta yang terlalu luas dan besar dari pikiran. (Foto: Mola)
Jakarta, CNN Indonesia --

Dengan kekayaan alam yang dimiliki Indonesia, berbagai fenomena alam kerap terjadi, dari yang menakjubkan hingga menakutkan seperti bencana alam.

Terlebih, saat ini banyak negara juga tengah menghadapi perubahan iklim yang kerap memberi dampak tak terduga. Hingga Oktober 2021, di Indonesia sendiri telah terjadi lebih dari 2.200 bencana alam, menelan ratusan korban jiwa.

Fenomena yang aneh juga terjadi di pesisir Pantai Brizan di Prancis Selatan. Serial Last Wave mengungkapkan fenomena mengejutkan berupa gulungan awan yang datang tiba-tiba dan menyeret 11 peselancar lokal, baik anak-anak maupun orang dewasa. Ya, gulungan awan, Anda tidak salah baca.


MolaSerial Last Wave mengingatkan manusia untuk rendah hati, bahwa keserakahan hanya akan membawa malapetaka pada semesta yang terlalu luas dan besar dari pikiran. (Foto: Mola)

Para peselancar itu kembali ke daratan setelah menghilang selama 5 jam, meninggalkan papan-papan selancar terapung di laut biru yang tenang. Mereka pulang dalam kondisi baik, tetapi yang tak mereka ketahui, hidup tak akan sama lagi.

Para peselancar yang tak dapat mengingat apapun yang terjadi ketika ditelan gulungan awan, mulai mengalami hal-hal supranatural, seperti perubahan warna mata, mimpi-mimpi yang menggambarkan kehancuran Kota Brizan, hingga kemampuan menyembuhkan penyakit. Hal itu menjadi konflik baru yang kemudian mempengaruhi hubungan mereka dengan keluarga.

Ben Lebon (David Kammenos), seorang guru sains, menyadari ada sesuatu yang tak beres. Dia pun melakukan penelitian terhadap peristiwa itu, yang akibatnya ditanggung oleh para peselancar. Ben yakin, fenomena awan tersebut merupakan peringatan bagi penduduk Brizan.

Fenomena awan aneh itu turut berdampak pada penduduk setempat. Kehidupan di pesisir pantai Brizan jadi lumpuh karena masyarakat takut berkunjung, sehingga kedai dan restoran lokal terancam bangkrut. Di sisi lain, para pejabat kota justru berebut mengeksploitasi lahan kota, bahkan berencana menghancurkan awan raksasa itu dengan bahan kimia yang diterbangkan dengan drone.

MolaSerial Last Wave mengingatkan manusia untuk rendah hati, bahwa keserakahan hanya akan membawa malapetaka pada semesta yang terlalu luas dan besar dari pikiran. (Foto: Mola)

Namun siapa yang memprediksi bahwa awan yang hancur itu ternyata kembali, berukuran lebih besar, dan lebih beracun? Ketidakberdayaan Ben, para peselancar, dan penduduk kota menghadapi fenomena awan dalam serial Last Wave yang dapat disaksikan melalui aplikasi streaming Mola menggambarkan bahwa kekuatan alam tak bisa diukur oleh manusia.

Serial Last Wave seolah mengingatkan manusia untuk tetap rendah hati, bahwa keserakahan hanya akan membawa malapetaka pada semesta yang terlalu luas dan besar dari pikiran manusia.

Formula dalam Last Wave sebenarnya tidak baru. Sebelumnya, sudah ada film yang bercerita tentang kekuatan alam dan kecilnya manusia, seperti Deep Impact, Dante's Peak, atau Poseidon. Yang berbeda dari Last Wave, film asal Prancis ini memiliki visual ekstra indah dengan tema unik. Bukan gunung berapi, bukan lautan, tetapi awan. Sungguh, rasanya tak seorang pun berpikir awan bisa berbahaya bagi manusia, tetapi siapa yang tahu?

(rea/rea)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER