"Saya sangat menantikan pembuatan ulang itu (Train to Busan). Mereka (Timo Tjahjanto dan James Wan) merupakan produser besar. Saya rasa mereka akan membuatnya lebih menyenangkan daripada yang orisinal," kata Don Lee.
"Karena itu berasal dari Korea, Train to Busan," saya menantikan zombi global dan kita bisa menyaksikannya lewat itu (pembuatan ulang)," tuturnya seperti dilansir Collider beberapa waktu lalu.
Sebelumnya, Timo Tjahjanto mengumumkan siap untuk menjadi sutradara pembuatan ulang Train to Busan. Hal itu dinyatakan lewat cuitannya pada 19 Februari 2021 sekaligus mengonfirmasi kabar yang telah beredar.
Dalam remake Train to Busan, Timo akan bekerja sama dengan penulis naskah Gary Dauberman. Sebelumnya, Gary merupakan penulis naskah Annabelle, Annabelle: Creation, It, The Nun, The Curse of La Llorona, Annabelle Comes Home, dan It Chapter Two.
Sama seperti Gary, Timo Tjahjanto sudah tak asing dengan genre thriller dan horor. Sebelumnya, ia menyutradarai film thriller laga The Night Comes for Us yang tayang di Netflix, juga Headshot (2016) dan Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2 (2020).
"Ini sangat menakutkan sekaligus menyenangkan. Naskah Gary benar-benar gila dan rekan-rekan di Atomic Monster & New Line sangat sangat ahli di bidangnya," tulis Timo.
Don Lee Tak Sabar Lihat Train to Busan Arahan Timo Tjahjanto
Don Lee mengaku tak sabar untuk menyaksikan Train to Busan yang dibuat ulang Timo Tjahtjanto dan James Wan. (Foto: Contents Panda via KOBIZ)
Remake Train to Busan ini akan digarap di bawah naungan rumah produksi New Line dengan produser James Wan yang mewakili Atomic Monster.
Sementara itu, Train to Busan merupakan film thriller yang mengisahkan serangan zombi di satu kereta dalam perjalanan ke Busan. Dalam film itu, Don Lee berperan sebagai Sang-hwa, suami sekaligus penumpang kereta.
Ia bersama Seok-woo (Gong Yoo) berusaha sekeras tenaga untuk menyelamatkan diri dan banyak orang dari serangan zombi dalam kereta.
Film yang disutradarai oleh Yeon Sang-ho turut diramaikan bintang-bintang ternama, seperti Jung Yu-mi, Choi Woo-sik, Ahn so-hee, dan masih banyak lagi. Train to Busan tayang perdana di Festival Film Cannes pada 2016.
Sejak muncul pertama kali di layar lebar, film ini dengan cepat merajai box office internasional dan sukses besar di sejumlah negara, termasuk Indonesia.
Penampilan Don Lee bersama Gong Yoo dalam Train to Busan (2016). (Foto: Contents Panda via KOBIZ)
Di box office lokal, berdasarkan data Dewan Perfilman Korea, Train to Busan menjual 11.567.662 tiket atau setara US$79 juta. Penjualan itu membuatnya menempati posisi ke-14 film terlaris di sepanjang sejarah Korea.
Dengan kesuksesan ini, hak izin produksi Train to Busan pun diperebutkan sejumlah studio besar untuk membuat ulang film tersebut dan menjadikannya waralaba. Persaingan tersebut akhirnya dimenangkan oleh New Line Cinema.