Kemenangan BTS di ajang American Music Awards (AMA) 2021 dianggap sebagai pembuktian yang lebih konkret dari boyband Korea Selatan tersebut. (REUTERS/MARIO ANZUONI)
Jakarta, CNN Indonesia --
Kemenangan BTS di ajang American Music Awards (AMA) 2021 dianggap sebagai pembuktian yang lebih konkret dari boyband Korea Selatan tersebut bahwa mereka dan K-Pop seutuhnya berhasil menembus pasar Amerika Serikat.
Selama bertahun-tahun, pasar Amerika Serikat dianggap begitu eksklusif dan sulit menerima kemunculan seniman, baik sineas maupun musisi, dari luar Negeri Paman Sam.
Namun dalam beberapa tahun terakhir pula, tembok tebal Amerika Serikat bak terkikis oleh gempuran gelombang budaya Korea Selatan. Pada 2020, film Parasite mencetak sejarah dengan 'membobol' kategori Best Picture dalam ajang Piala Oscar 2020.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, pasar musik Amerika Serikat yang sejak sedekade lalu diterpa musik K-Pop, salah satunya dengan Gangnam Style (2013) dari PSY, kini semakin dicengkeram erat oleh kehadiran BTS.
"Dengan kemenangan tersebut, BTS memperluas pengaruh K-pop di dunia," kata kritikus budaya Jung Deok-hyun kepadaKorea Herald seperti diberitakan Senin (22/11).
BTS memang gencar menggempur Amerika Serikat dalam beberapa tahun terakhir. Masih teringat jelas ketika single bahasa Inggris penuh pertama mereka, Dynamite, dirilis pada Agustus 2020 lalu.
Lagu itu berhasil berputar di berbagai radio di Amerika Serikat, memperoleh posisi pertama di Billboard Hot 100 kala debut dan membuat BTS menjadi penampil Korea Selatan pertama yang mencapai puncak Hot 100.
Kala itu, Dynamite juga mencatat penjualan hingga 250 ribu undungan di pekan pertama, terbesar semenjak Look What You Made Me Do dari Taylor Swift pada 2017.
Dynamite pun mengantarkan BTS mendapatkan nominasi Grammy Awards 2021, yaitu dalam kategori Best Pop Duo/Group Performance. Meskipun, kemudian kalah dari Rain on Me milik Lady Gaga dan Ariana Grande.
lanjut ke sebelah...
Kini, Jung menilai BTS semakin membuka lebar pintu pasar Amerika Serikat untuk gelombang-gelombang budaya Korea lainnya di masa depan.
"BTS membuka pintu bagi artis lain yang sedang naik daun seperti NCT dan aespa, untuk berpeluang memenangkan penghargaan di AS," kata Jung.
BTS sejatinya bukan kali ini saja memenangkan American Music Awards (AMA). Mereka pertama kali dinominasikan dan memenangkan penghargaan ajang berbasis fan vote tersebut pada 2018 melalui kategori Favorite Social Artist.
Tahun berikutnya, BTS mendapatkan tiga kategori, Favorite Duo or Group Pop/Rock, Favorite Social Artist, dan Tour of the Year. Mereka pun membawa pulang tiga piala AMA 2019.
Pada 2020, mereka mendapatkan dua piala AMA dari kategori Favorite Duo or Group Pop/Rock dan Favorite Social Artist.
Hingga pada 2021 inilah, BTS berhasil menembus kategori tertinggi, Artist of the Year, dan membawa pulang piala AMA untuk bidang yang biasanya hanya dikuasai musisi asal Amerika Serikat itu.
Hanya ada sejumlah musisi dari luar Amerika Serikat yang membawa pulang piala tersebut. Seperti band asal Irlandia, U2, pada 2002, kemudian One Direction asal Inggris pada 2014 dan 2015.
Namun, piala Artist of the Year hingga kini paling banyak dimiliki Taylor Swift. Ia telah mengoleksi piala tersebut berkat menang dalam AMA 2009, 2011, 2013, 2018, 2019, dan 2020.
"Selama bertahun-tahun, BTS telah memenangkan penghargaan di AMA, saya pikir kemenangan tahun ini membuktikan bahwa BTS telah menarik perhatian publik Amerika." kata Jung.
Kemenangan ini juga menjadi langkah penting bagi BTS. Mereka pun menargetkan kembali Grammy Awards 2022 yang nominasinya akan diumumkan pada Rabu (24/11).
Jakarta, CNN Indonesia --
Kemenangan BTS di ajang American Music Awards (AMA) 2021 dianggap sebagai pembuktian yang lebih konkret dari boyband Korea Selatan tersebut bahwa mereka dan K-Pop seutuhnya berhasil menembus pasar Amerika Serikat.
Selama bertahun-tahun, pasar Amerika Serikat dianggap begitu eksklusif dan sulit menerima kemunculan seniman, baik sineas maupun musisi, dari luar Negeri Paman Sam.
Namun dalam beberapa tahun terakhir pula, tembok tebal Amerika Serikat bak terkikis oleh gempuran gelombang budaya Korea Selatan. Pada 2020, film Parasite mencetak sejarah dengan 'membobol' kategori Best Picture dalam ajang Piala Oscar 2020.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, pasar musik Amerika Serikat yang sejak sedekade lalu diterpa musik K-Pop, salah satunya dengan Gangnam Style (2013) dari PSY, kini semakin dicengkeram erat oleh kehadiran BTS.
"Dengan kemenangan tersebut, BTS memperluas pengaruh K-pop di dunia," kata kritikus budaya Jung Deok-hyun kepadaKorea Herald seperti diberitakan Senin (22/11).
BTS memang gencar menggempur Amerika Serikat dalam beberapa tahun terakhir. Masih teringat jelas ketika single bahasa Inggris penuh pertama mereka, Dynamite, dirilis pada Agustus 2020 lalu.
Lagu itu berhasil berputar di berbagai radio di Amerika Serikat, memperoleh posisi pertama di Billboard Hot 100 kala debut dan membuat BTS menjadi penampil Korea Selatan pertama yang mencapai puncak Hot 100.
Kala itu, Dynamite juga mencatat penjualan hingga 250 ribu undungan di pekan pertama, terbesar semenjak Look What You Made Me Do dari Taylor Swift pada 2017.
Dynamite pun mengantarkan BTS mendapatkan nominasi Grammy Awards 2021, yaitu dalam kategori Best Pop Duo/Group Performance. Meskipun, kemudian kalah dari Rain on Me milik Lady Gaga dan Ariana Grande.
lanjut ke sebelah...
Arti Penting BTS Jadi Artist of the Year AMA 2021
Kemenangan BTS di ajang American Music Awards (AMA) 2021 dianggap sebagai pembuktian yang lebih konkret dari boyband Korea Selatan tersebut. (Invision/Jordan Strauss/Invision/AP)
Kini, Jung menilai BTS semakin membuka lebar pintu pasar Amerika Serikat untuk gelombang-gelombang budaya Korea lainnya di masa depan.
"BTS membuka pintu bagi artis lain yang sedang naik daun seperti NCT dan aespa, untuk berpeluang memenangkan penghargaan di AS," kata Jung.
BTS sejatinya bukan kali ini saja memenangkan American Music Awards (AMA). Mereka pertama kali dinominasikan dan memenangkan penghargaan ajang berbasis fan vote tersebut pada 2018 melalui kategori Favorite Social Artist.
Tahun berikutnya, BTS mendapatkan tiga kategori, Favorite Duo or Group Pop/Rock, Favorite Social Artist, dan Tour of the Year. Mereka pun membawa pulang tiga piala AMA 2019.
Pada 2020, mereka mendapatkan dua piala AMA dari kategori Favorite Duo or Group Pop/Rock dan Favorite Social Artist.
Hingga pada 2021 inilah, BTS berhasil menembus kategori tertinggi, Artist of the Year, dan membawa pulang piala AMA untuk bidang yang biasanya hanya dikuasai musisi asal Amerika Serikat itu.
Hanya ada sejumlah musisi dari luar Amerika Serikat yang membawa pulang piala tersebut. Seperti band asal Irlandia, U2, pada 2002, kemudian One Direction asal Inggris pada 2014 dan 2015.
Namun, piala Artist of the Year hingga kini paling banyak dimiliki Taylor Swift. Ia telah mengoleksi piala tersebut berkat menang dalam AMA 2009, 2011, 2013, 2018, 2019, dan 2020.
"Selama bertahun-tahun, BTS telah memenangkan penghargaan di AMA, saya pikir kemenangan tahun ini membuktikan bahwa BTS telah menarik perhatian publik Amerika." kata Jung.
Kemenangan ini juga menjadi langkah penting bagi BTS. Mereka pun menargetkan kembali Grammy Awards 2022 yang nominasinya akan diumumkan pada Rabu (24/11).