Jakarta, CNN Indonesia -- Seniman Nyoman Nuarta memamerkan lewat media sosialnya hasil patung Presiden Joko Widodo yang sedang mengendarai sepeda motor. Ia mengungkapkan, patung yang diberi nama Speed tersebut menggambarkan kinerja pemerintah dalam memajukan pembangunan di Indonesia.
"Patung ini saya beri judul Speed, itu simbol dari Pak Jokowi yang serba cepat. Sekarang beliau ada di Sumatra, besok sudah pindah. Aduh, seperti tidak kenal lelah, luar biasa. Saya tambah semangat membuat patung presiden yang saya kagumi," kata Nyoman Nuarta kepada CNNIndonesia.com, Kamis (10/2) malam.
Nyoman diminta oleh pihak Dirjen Pekerjaan Umum dan Pekerjaan Rakyat (PUPR) untuk mendesain sebuah patung untuk dipasang di area sirkuit Mandalika. Atas permintaan tersebut, Nyoman kemudian mulai mencari ide desain patungnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jokowi mengenakan jaket hitam dengan logo G20 di dada. Ia langsung menunggangi motor custom dengan tulisan "RI 1" dan "Jokowi".Ia terinspirasi dari momen ketika Presiden Jokowi meninjau sirkuit Mandalika. Kala itu, Jokowi menunggangi sepeda motor Kawasaki W175 custom dari Bandara Zainuddin Abdul Madjid hingga ke Sirkuit Mandalika melalui jalur bypass.
Nyoman akhirnya menggambar detail momen itu secara terinci menggunakan komputer. Mulai dari motor, helm hingga jaket yang dipakai Jokowi.
"Saya copy persis (momen) Presiden Jokowi melesat pakai motor itu, sesuai pembangunan dia yang melesat. Jadi, ada korelasi antara patung dengan usaha beliau terhadap Indonesia," kata Nyoman.
[Gambas:Instagram]
Patung Jokowi ini memiliki tinggi 3,6 meter dan panjang 6 meter. Nyoman membutuhkan waktu selama tiga minggu untuk mengerjakan patung tersebut. Kini, kata Nyoman, prosesnya telah memasuki tahap akhir.
"Besok lusa sudah kita bersihkan, lalu kita (lakukan proses) patina, dan semoga gelombang di laut sudah tidak tinggi lagi. Jadi, patung ini bisa segera kita kirim dan kita pasang," ujarnya.
Detail patung Joko Widodo lanjut ke sebelah...
Detail Patung Joko Widodo
Foto: Tangkapan layar instagram @nyoman_nuarta
Nyoman menjabarkan detail Patung Jokowi itu. Patung tersebut terbuat dari tembaga kuningan, sedangkan rangkanya dari stainless steel sehingga tidak berkarat. Bahan itu sengaja dipilih Nyoman karena patung tersebut akan dipasang di dekat laut.
Dikerjakan selama pandemi Covid-19, pria kelahiran Tabanan ini mengatakan bahwa pengerjaan patung tersebut hanya melibatkan sepuluh orang. Namun, hal itu tidak menjadi hambatan.
Seniman berusia 70 tahun ini juga mengungkapkan, masih ada satu tahap lagi sebelum patung tersebut dikirim ke Mandalika.
[Gambas:Instagram]
"Kami juga sedang menunggu base patungnya jadi dibuat. Jadi, pas patungnya sampai bisa langsung dipasang di base-nya," ucapnya.
"Perjalanan dari Bandung dua hari dengan truk, lalu di lautnya sekitar 3-4 hari. Nanti patung ini dipasang di gerbang sirkuit Mandalika. Gerbang sebelah mana saya belum tahu," sambung Nyoman.
Nyoman Nuarta enggan membeberkan biaya yang dikeluarkan untuk membuat patung tersebut. Ia mengaku sudah senang bisa dilibatkan dalam proyek tersebut.
"Saya belum hitung, pokoknya dikerjakan saja, mau dibayar atau enggak pokoknya kerja saja, kita senang saja yang penting nanti pak presiden senang melihat patungnya," pungkas Nyoman.
Nyoman Nuarta merupakan seniman patung yang terkenal di Indonesia dan telah membuat berbagai karya. Salah satunya, Patung Fatmawati Soekarno di Kota Bengkulu.
Ia juga membuat monumen Arjuna Wijaya yang berdiri gagah di tengah kota Jakarta dan Patung Jalesveva Jayamahe setinggi 60 meter di Surabaya.
Terakhir kali, Nyoman Nuarta berhasil mewujudkan ambisinya merampungkan Garuda Wisnu Kencana atau GWK yang dapat dilihat para turis dari Bandara I Gusti Ngurah Rai ataupun Pantai Kuta.