10 Lagu Lawas yang Enak Didengar dari Indonesia dan Barat
CNN Indonesia
Senin, 18 Apr 2022 18:45 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Berikut 10 lagu lawas yang enak didengar dari Indonesia dan Barat. Mulai dari Nike Ardilla hingga Frank Sinatra.(Foto: Dok. Istimewa)
CNN Indonesia --
Banyak lagu lawas yang enak didengarkan hingga kini. Lagu-lagu legendaris ini tak lekang oleh waktu meski beberapa penyanyi atau band yang membawakannya sudah tiada.
Banyak hal yang dapat dijadikan ukuran penilaian sebuah lagu lawas melegenda dan relevan diputar hingga hari ini. Misalnya, karya sang musisi dijadikan soundtrack film atau iklan serta di-cover terus-menerus oleh setiap generasi.
Banyak lagu lawas Indonesia yang enak didengar maupun lagu lawas barat bertema cinta maupun kehidupan yang dapat Anda dengarkan ulang. Lagu-lagu lawas tersebut memiliki kualitas yang tidak kalah bagus dengan musisi zaman kini.
Karakter karya yang kuat dari masing-masing lagu dan musisi menjadi sajian yang dapat Anda putar berulang-ulang.
Lagu Lawas yang Enak dan Terbaik
Sedikitnya ada 10 rekomendasi lagu lawas yang enak dari musisi ternama Indonesia dan dunia untuk Anda nikmati, yang karya-karyanya terus diputar hingga kini.
1. Fly Me to The Moon - Frank Sinatra
Salah satu lagu lawas yang enak dari barat da(Foto: AFP PHOTO / AFP FILES)
Banyak lagu Frank Sinatra yang masih sering dinyanyikan mulai dari My Way, Strangers in the Night, L.O.V.E, dan Fly Me to The Moon.
Fly Me to The Moon cocok dilantunkan untuk Anda yang sedang jatuh cinta.
2. Goodbye - Air Supply
Lagu yang dirilis pada 1993 ini termasuk lagu terpopuler dalam album The Vanishing Race.
Lagu ini mengisahkan perasaan seseorang yang merasa tidak cukup layak untuk orang yang dicintainya. Namun, karena begitu sayangnya, dia lebih baik menyakiti dirinya sendiri daripada membuat dia yang dicintainya menangis.
Lagu My Heart Will Go On sama suksesnya seiring populernya film Titanic. Lagu ini dirilis pada 1997 dan masuk dalam album Lets Talk About Love.
Sang penyanyi Celine Dion mengakui bahwa lagu tersebut sangat berperan besar dalam kariernya. Salah satu penghargaan atas lagu tersebut datang dari Grammy sebagai Record of the year dan song of the year.
Lagu lawas yang enak lainnya, lanjut sebelah...
6. Bintang Kehidupan - Nike Ardilla
Nike Ardila menyanyikan Bintang Kehidupan di tahun 1989. Lagu ini mendapatkan banyak penghargaan di Indonesia maupun Asia.
7. Tenda Biru - Desy Ratnasari
Desy Ratnasari pertama kali menyanyikan Tenda Biru pada tahun 1996. Lagu ini membuat nama Desy semakin terkenal sebagai penyanyi setelah sebelumnya banyak membintangi film.
Lagu yang satu ini banyak dinyanyikan menjelang perpisahan dari sebuah pertemuan seperti reuni. Lagu ini dirilis pada tahun 1988.
9. Jangan Ada Dusta di Antara Kita - Broery Marantika
Jangan Ada Dusta di Antara Kita menjadi salah satu karya Broery Marantika yang masih banyak dinyanyikan hingga kini mesti sang musisi meninggal dunia pada 7 April 2000.
Salah satu band rock legendaris Indonesia, God Bless, juga banyak mengeluarkan lagu yang hits, di antaranya Rumah Kita dan Panggung Sandiwara.
Band yang aktif sejak 1973 ini tetap aktif berkarya hingga kini.
Itulah 10 lagu lawas yang enak didengar dari Indonesia dan Barat untuk masuk daftar putar musik Anda.
CNN Indonesia --
Banyak lagu lawas yang enak didengarkan hingga kini. Lagu-lagu legendaris ini tak lekang oleh waktu meski beberapa penyanyi atau band yang membawakannya sudah tiada.
Banyak hal yang dapat dijadikan ukuran penilaian sebuah lagu lawas melegenda dan relevan diputar hingga hari ini. Misalnya, karya sang musisi dijadikan soundtrack film atau iklan serta di-cover terus-menerus oleh setiap generasi.
Banyak lagu lawas Indonesia yang enak didengar maupun lagu lawas barat bertema cinta maupun kehidupan yang dapat Anda dengarkan ulang. Lagu-lagu lawas tersebut memiliki kualitas yang tidak kalah bagus dengan musisi zaman kini.
Karakter karya yang kuat dari masing-masing lagu dan musisi menjadi sajian yang dapat Anda putar berulang-ulang.
Lagu Lawas yang Enak dan Terbaik
Sedikitnya ada 10 rekomendasi lagu lawas yang enak dari musisi ternama Indonesia dan dunia untuk Anda nikmati, yang karya-karyanya terus diputar hingga kini.
1. Fly Me to The Moon - Frank Sinatra
Salah satu lagu lawas yang enak dari barat da(Foto: AFP PHOTO / AFP FILES)
Banyak lagu Frank Sinatra yang masih sering dinyanyikan mulai dari My Way, Strangers in the Night, L.O.V.E, dan Fly Me to The Moon.
Fly Me to The Moon cocok dilantunkan untuk Anda yang sedang jatuh cinta.
2. Goodbye - Air Supply
Lagu yang dirilis pada 1993 ini termasuk lagu terpopuler dalam album The Vanishing Race.
Lagu ini mengisahkan perasaan seseorang yang merasa tidak cukup layak untuk orang yang dicintainya. Namun, karena begitu sayangnya, dia lebih baik menyakiti dirinya sendiri daripada membuat dia yang dicintainya menangis.
Lagu My Heart Will Go On sama suksesnya seiring populernya film Titanic. Lagu ini dirilis pada 1997 dan masuk dalam album Lets Talk About Love.
Sang penyanyi Celine Dion mengakui bahwa lagu tersebut sangat berperan besar dalam kariernya. Salah satu penghargaan atas lagu tersebut datang dari Grammy sebagai Record of the year dan song of the year.
Lagu lawas yang enak lainnya, lanjut sebelah...
10 Lagu Lawas yang Enak dan Terbaik dari Indonesia dan Barat
Iwan Fals merupakan salah satu musisi pemilik lagu lawas yang enak didengar dari Indonesia. (Foto: CNN Indonesia/M Andika Putra)
6. Bintang Kehidupan - Nike Ardilla
Nike Ardila menyanyikan Bintang Kehidupan di tahun 1989. Lagu ini mendapatkan banyak penghargaan di Indonesia maupun Asia.
7. Tenda Biru - Desy Ratnasari
Desy Ratnasari pertama kali menyanyikan Tenda Biru pada tahun 1996. Lagu ini membuat nama Desy semakin terkenal sebagai penyanyi setelah sebelumnya banyak membintangi film.
Lagu yang satu ini banyak dinyanyikan menjelang perpisahan dari sebuah pertemuan seperti reuni. Lagu ini dirilis pada tahun 1988.
9. Jangan Ada Dusta di Antara Kita - Broery Marantika
Jangan Ada Dusta di Antara Kita menjadi salah satu karya Broery Marantika yang masih banyak dinyanyikan hingga kini mesti sang musisi meninggal dunia pada 7 April 2000.