Mengulik Asal-usul dan Nasib Jane Foster Jadi Mighty Thor
CNN Indonesia
Rabu, 20 Apr 2022 16:20 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Salah satu hal menarik dalam trailer Thor: Love and Thunder adalah kemunculan Jane Foster (Natalie Portman) sebagai Mighty Thor di akhir bagian klip. (dok. Marvel Entertainment via YouTube)
Pada komik, Thor dikisahkan kehilangan kelayakan atas kekuatannya dan Mjolnir usai berhadapan dengan Gorr the God Butcher yang berambisi memusnahkan para dewa.
Dalam sebuah pertarungan, Gorr the God Butcher berhasil menyisipkan keraguan dalam benak Thor bahwa para dewa memang tak pantas punya kekuatan seperti yang selama ini dibanggakan.
Ketika Thor kehilangan kekuatan karena muncul keraguan dalam benaknya, Jane Foster diminta Nick Fury untuk mencoba mengangkat Mjolnir.
Seperti sumpah Odin Allfather saat membuang Thor, siapapun yang dianggap layak oleh Mjolnir akan mampu mengangkat palu itu beserta dengan kekuatan Thor.
Rupanya, Jane Foster bisa mengangkat Mjolnir dan mendapatkan kekuatan Thor. Hal ini dikisahkan dalam komik Thor Vol 4 #1 yang terbit pada Oktober 2014.
Penulis Thor vol. 4 #1, Jason Aaron, mengatakan perubahan Foster menjadi Thor bukan berarti ada Thor versi perempuan.
"Ini bukan She-Thor [Thor-Perempuan]. Ini bukan Lady Thor. Ini bukan Thorita. Ini lah Thor. Ini lah Thor dari semesta Marvel. Namun, tidak seperti Thor yang kita lihat sebelumnya," kata Aaron, dikutip dari laman Marvel.
Namun dalam Thor: Love and Thunder, tampaknya akan ada penyesuaian cerita dari versi komik.
Menurut sinopsis sementara dari film itu di laman Rotten Tomatoes, Thor menemukan soal Gorr the God Butcher semasa pensiun dan kemudian meminta bantuan Valkyrie, Korg, dan Jane Foster.
Tampak dalam trailer Thor: Love and Thunder, sang Dewa Petir tidak mengetahui bahwa mantannya itu berhasil mendapatkan kelayakan untuk membawa palu super tersebut.
Gorr the Butcher sendiri dijadwalkan muncul dalam Thor Love and Thunder dan akan dibawakan oleh Christian Bale. Namun wajahnya tidak muncul dalam trailer yang rilis kemarin.
Sementara itu, meski sudah menjadi Dewi Petir, Jane Foster dikisahkan dalam versi komik tak lantas menjadi Avengrers.
Konon, ia terlebih dahulu berjuang menjaga Bumi dan Asgard sebagai Mighty Thor hingga harus mengorbankan nyawanya untuk menghentikan Mangog dan menyelamatkan semua orang, termasuk para dewa.
Odin lalu dikisahkan membangkitkan kembali Jane dari kematian dan perempuan itu lalu mengambil tugas sebagai Valkyrie terlebih dulu sebelum menjadi Avengers.
Hal itu sedikit berbeda dengan versi film ketika Odin dikisahkan meninggal dunia dalam Thor: Ragnarok (2017) dan membuat Dewi Kematian sekaligus anak sulungnya, Hela, muncul.
Di sisi lain, sutradara Thor Love and Thunder, Taika Waititi menjamin bahwa film keempat Thor ini tak akan jauh berbeda dengan film ketiganya, Thor: Ragnarok.
Thor: Love and Thunder merupakan salah satu film yang masuk dalam Marvel Cinematic Universe (MCU) fase keempat. Film ini dijadwalkan rilis pada Juli 2022.
(end)
Jakarta, CNN Indonesia --
Salah satu hal menarik dalam trailer Thor: Love and Thunderadalah kemunculan Jane Foster (Natalie Portman) sebagai Mighty Thor di akhir bagian klip. Hal ini jadi babak baru dari kisah sang Dewa Petir.
Bagi mereka yang belum terlalu akrab, Jane Foster merupakan perempuan yang ditaksir oleh Thor Odinson saat tiba di Bumi usai dibuang dari Asgard oleh sang ayah, Odin Allfather. Hal tersebut terekam dalam film Thor (2011).
Salah satu adegan ikonis di film itu adalah ketika Jane Foster yang frustrasi mencari fenomena ganjil di langit sebagai jawaban atas penelitiannya bertemu dan menabrak Thor (Chris Hemsworth) selama beberapa kali.
Jane menjadi manusia pertama yang dilihat dan membantu Thor Odinson saat dibuang ke Bumi, serta saat berusaha mengambil alih palu sakti Mjolnir yang disita oleh S.H.I.E.L.D. bersamaan dengan penelitian Jane Foster.
Usai dari sana, Jane Foster menjadi perempuan dan manusia paling penting dalam kehidupan Thor. Kisah itu terekam hingga film kedua sang Dewa Petir, Thor: The Dark World (2013).
Karakter Jane Foster tidak muncul dalam film-film Marvel selanjutnya, selain hanya disebut atau ditampilkan dalam bentuk foto, hingga film keempat Thor, Love and Thunder (2022) mendatang.
Lalu bagaimana ceritanya seorang ilmuwan yang tak memiliki keahlian khusus selain astronomi bisa membawa Mjolnir dan menjadi sosok Mighty Thor? Hal ini tak bisa terlepas dari riwayat kedekatan Jane Foster dengan Thor Odinson.
Salah satu hal menarik dalam trailer Thor: Love and Thunder adalah kemunculan Jane Foster (Natalie Portman) sebagai Mighty Thor di akhir bagian klip. (dok. Marvel Comics)
Karakter Jane Foster muncul pertama kali dalam komik Journey into Mystery #83 pada Agustus 1962. Karakter rekaan Stan Lee, Jack Kirby, dan Joe Sinnott tersebut dikisahkan sebagai perempuan yang pintar.
Dalam film, Thor bahkan pernah mengatakan bahwa Jane Foster adalah manusia terpintar yang pernah ia temui. Atas kepintaran ini pula, Jane Foster direkrut S.H.I.E.L.D. yang membuat dirinya semakin memperdalam soal jagat semesta.
Hal itu pula yang mengantarkan Foster memahami konstelasi Penyatuan Sembilan Dunia hingga menjadi inang dari Aether seperti yang ditampilkan dalam Thor: The Dark World.
Aether adalah entitas purba yang dimanfaatkan oleh Dark Elf untuk kembali membuat semesta berada dalam era Kegelapan. Aether ini pula yang dikenal sebagai bentuk cair dari Reality Stone.
Jane Foster dikisahkan bersama dengan Thor sebagai kekasih hanya sampai momen serangan Ultron dalam Avengers: Age of Ultron (2015). Dalam Thor: Ragnarok (2017), Thor mengaku kepada Loki bahwa ia dan Jane telah berpisah secara baik-baik.
Setelah itu, dalam Avengers: Endgame (2019), Foster diketahui menjadi salah satu orang yang menghilang saat Thanos menjentik jarinya dan separuh populasi semesta lenyap. Foster pun kembali setelah Thanos berhasil dikalahkan.
Pada versi komik, ada sejumlah penyampaian cerita kehidupan Jane Foster yang berbeda dari yang dikenal dalam versi film. Misalnya, Jane Foster semula adalah suster yang bekerja dengan dokter Donald Blake, identitas manusia dari Thor, dan bukan ilmuwan astronomi.
Kemudian Jane dan Donald jatuh cinta, tapi tugas Thor sebagai Dewa Petir membuat hubungan mereka harus berakhir. Jane kemudian 'move on' dan menjadi dokter, tapi menderita kanker.
Ketika tengah berjuang melawan kanker, Jane Foster didatangi Nick Fury yang mengatakan bahwa Thor kehilangan kelayakannya untuk memegang Mjolnir.
Lanjut ke sebelah...
Bukan She-Thor
Salah satu hal menarik dalam trailer Thor: Love and Thunder adalah kemunculan Jane Foster (Natalie Portman) sebagai Mighty Thor di akhir bagian klip. (dok. Marvel Comics)
Pada komik, Thor dikisahkan kehilangan kelayakan atas kekuatannya dan Mjolnir usai berhadapan dengan Gorr the God Butcher yang berambisi memusnahkan para dewa.
Dalam sebuah pertarungan, Gorr the God Butcher berhasil menyisipkan keraguan dalam benak Thor bahwa para dewa memang tak pantas punya kekuatan seperti yang selama ini dibanggakan.
Ketika Thor kehilangan kekuatan karena muncul keraguan dalam benaknya, Jane Foster diminta Nick Fury untuk mencoba mengangkat Mjolnir.
Seperti sumpah Odin Allfather saat membuang Thor, siapapun yang dianggap layak oleh Mjolnir akan mampu mengangkat palu itu beserta dengan kekuatan Thor.
Rupanya, Jane Foster bisa mengangkat Mjolnir dan mendapatkan kekuatan Thor. Hal ini dikisahkan dalam komik Thor Vol 4 #1 yang terbit pada Oktober 2014.
Penulis Thor vol. 4 #1, Jason Aaron, mengatakan perubahan Foster menjadi Thor bukan berarti ada Thor versi perempuan.
"Ini bukan She-Thor [Thor-Perempuan]. Ini bukan Lady Thor. Ini bukan Thorita. Ini lah Thor. Ini lah Thor dari semesta Marvel. Namun, tidak seperti Thor yang kita lihat sebelumnya," kata Aaron, dikutip dari laman Marvel.
Namun dalam Thor: Love and Thunder, tampaknya akan ada penyesuaian cerita dari versi komik.
Menurut sinopsis sementara dari film itu di laman Rotten Tomatoes, Thor menemukan soal Gorr the God Butcher semasa pensiun dan kemudian meminta bantuan Valkyrie, Korg, dan Jane Foster.
Tampak dalam trailer Thor: Love and Thunder, sang Dewa Petir tidak mengetahui bahwa mantannya itu berhasil mendapatkan kelayakan untuk membawa palu super tersebut.
Gorr the Butcher sendiri dijadwalkan muncul dalam Thor Love and Thunder dan akan dibawakan oleh Christian Bale. Namun wajahnya tidak muncul dalam trailer yang rilis kemarin.
Sementara itu, meski sudah menjadi Dewi Petir, Jane Foster dikisahkan dalam versi komik tak lantas menjadi Avengrers.
Konon, ia terlebih dahulu berjuang menjaga Bumi dan Asgard sebagai Mighty Thor hingga harus mengorbankan nyawanya untuk menghentikan Mangog dan menyelamatkan semua orang, termasuk para dewa.
Odin lalu dikisahkan membangkitkan kembali Jane dari kematian dan perempuan itu lalu mengambil tugas sebagai Valkyrie terlebih dulu sebelum menjadi Avengers.
Hal itu sedikit berbeda dengan versi film ketika Odin dikisahkan meninggal dunia dalam Thor: Ragnarok (2017) dan membuat Dewi Kematian sekaligus anak sulungnya, Hela, muncul.
Di sisi lain, sutradara Thor Love and Thunder, Taika Waititi menjamin bahwa film keempat Thor ini tak akan jauh berbeda dengan film ketiganya, Thor: Ragnarok.
Thor: Love and Thunder merupakan salah satu film yang masuk dalam Marvel Cinematic Universe (MCU) fase keempat. Film ini dijadwalkan rilis pada Juli 2022.