Dokter Ortopedi Ragu Klaim Johnny Depp Soal Sebab Ujung Jari Putus
CNN Indonesia
Selasa, 24 Mei 2022 07:35 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Seorang dokter ortopedi meragukan klaim Johnny Depp bahwa ujung jarinya terputus karena ulah Amber Heard. (AFP/STEVE HELBER)
Jakarta, CNN Indonesia --
Seorang dokter ahli bedah ortopedi meragukan klaim Johnny Depp yang menyebutkan ujung jarinya putus akibat Amber Heard melemparkan botol vodka kepadanya.
Hal itu diungkapkan dokter Richard Moore yang mengklaim berpengalaman ribuan kali melakukan operasi tulang sepanjang kariernya, dalam persidangan lanjutan yang digelar Senin (23/5) waktu Amerika Serikat.
Menurut Moore, cedera yang dialami Johnny Depp dan membuat produksi Pirates of the Caribbean 5 tertunda itu "tidak konsisten" dengan klaim sang aktor.
Depp mengatakan bahwa tangannya berada di ujung bar saat kejadian itu terjadi. Namun Moore meragukan hal tersebut.
Moore menyadari bahwa tidak ada catatan luka lain di tangan Depp. Ia juga menyebut bahwa, bila tangan Depp benar menghadap bawah tepi bar, maka semestinya kuku Depp akan ikut terpotong.
Namun foto-foto yang disebut sebagai bukti jari Johnny Depp terpotong menunjukkan bahwa luka justru berada di bawah kuku.
"Bila botolnya mengenai kuku, pasti ada sebuah luka di bantalan kuku," kata Moore. Sebaliknya, kata Moore, cedera jari Johnny Depp lebih cocok bila remuk karena pintu atau laci.
Diberitakan Deadline, Senin (23/5) waktu AS, Johnny Depp sempat menatap Moore yang bersaksi di depan pengadilan dan sesekali tersenyum ke salah satu kuasa hukumnya. Hal ini berbeda saat Amber Heard maju menjadi saksi.
Luka di ujung jari Johnny Depp berulang kali dibahas dalam persidangan gugata Depp terhadap Amber Heard. Luka ini jadi salah satu bukti yang diajukan Depp bahwa dirinya adalah korban kekerasan rumah tangga oleh Amber Heard.
Sementara itu, Amber Heard menggugat balik Johnny Depp atas klaim tersebut sebesar US$100 juta, dua kali lipat dari gugatan Depp ke Amber Heard sebesar US$50 juta.
Lanjut ke sebelah...
Kubu Amber Heard pun membantah klaim Johnny Depp soal cedera jari tersebut dengan menyoroti sejumlah pesan teks yang menyebutkan bahwa Depp memotong sendiri tangannya.
Moore mengaku bahwa dia ikut meninjau pesan teks Johnny Depp tersebut, begitu pula dengan riwayat medis dan berbagai foto yang disajikan selama persidangan, yang berujung pada keraguan dirinya akan luka Johnny Depp itu.
Moore kemudian menghadapi pemeriksaan silang oleh pengacara Johnny Depp, Camille Vasquez. Vasquez memojokkan Moore dengan menyertakan foto-foto dari tempat kejadian perkara pertengkaran Johnny Depp dan Amber Heard.
Dalam foto-foto tersebut, tampak serpihan beling tersebar di lantai samping bar.
"Apa Anda melihat ada jaringan tubuh di sekitar bar?" tanya Vasquez.
"Ya" jawab Moore.
Moore berdalih dirinya tidak melihat foto-foto tersebut. Ia juga mengatakan tidak memperhatikan kesaksian saksi lainnya, salah satunya adalah dari Ben King.
Ben King merupakan orang yang mengelola rumah sewaan yang digunakan Johnny Depp dan Amber Heard di Australia tersebut. King pula adalah orang yang menemukan potongan jari Johnny Depp di sekitar bar.
Moore mengaku bahwa dirinya tidak bisa menjelaskan secara pasti apa yang menyebabkan cedera dari Johnny Depp tersebut.
Akan tetapi, sekali lagi, dia menyebut penyebab ujung jari Johnny Depp cedera seperti yang digambarkan aktor itu "tidak konsisten dengan pola cedera yang ditemukan pada foto-foto."
Bukan hanya sekadar memojokkan Moore dengan bukti kejadian perkara, Vasquez juga menyoroti bayaran Moore untuk menjadi saksi ahli, yaitu sebesar US$1.000 per jam dan US$5.000 per hari untuk kesaksian persidangan.
Sementara itu, Johnny Depp bakal diminta untuk bersaksi kembali.
Jakarta, CNN Indonesia --
Seorang dokter ahli bedah ortopedi meragukan klaim Johnny Depp yang menyebutkan ujung jarinya putus akibat Amber Heard melemparkan botol vodka kepadanya.
Hal itu diungkapkan dokter Richard Moore yang mengklaim berpengalaman ribuan kali melakukan operasi tulang sepanjang kariernya, dalam persidangan lanjutan yang digelar Senin (23/5) waktu Amerika Serikat.
Menurut Moore, cedera yang dialami Johnny Depp dan membuat produksi Pirates of the Caribbean 5 tertunda itu "tidak konsisten" dengan klaim sang aktor.
Depp mengatakan bahwa tangannya berada di ujung bar saat kejadian itu terjadi. Namun Moore meragukan hal tersebut.
Moore menyadari bahwa tidak ada catatan luka lain di tangan Depp. Ia juga menyebut bahwa, bila tangan Depp benar menghadap bawah tepi bar, maka semestinya kuku Depp akan ikut terpotong.
Namun foto-foto yang disebut sebagai bukti jari Johnny Depp terpotong menunjukkan bahwa luka justru berada di bawah kuku.
"Bila botolnya mengenai kuku, pasti ada sebuah luka di bantalan kuku," kata Moore. Sebaliknya, kata Moore, cedera jari Johnny Depp lebih cocok bila remuk karena pintu atau laci.
Diberitakan Deadline, Senin (23/5) waktu AS, Johnny Depp sempat menatap Moore yang bersaksi di depan pengadilan dan sesekali tersenyum ke salah satu kuasa hukumnya. Hal ini berbeda saat Amber Heard maju menjadi saksi.
Luka di ujung jari Johnny Depp berulang kali dibahas dalam persidangan gugata Depp terhadap Amber Heard. Luka ini jadi salah satu bukti yang diajukan Depp bahwa dirinya adalah korban kekerasan rumah tangga oleh Amber Heard.
Sementara itu, Amber Heard menggugat balik Johnny Depp atas klaim tersebut sebesar US$100 juta, dua kali lipat dari gugatan Depp ke Amber Heard sebesar US$50 juta.
Lanjut ke sebelah...
Dipojokkan Camille Vasquez
Amber Heard menggugat balik Johnny Depp atas klaim tersebut sebesar US$100 juta, dua kali lipat dari gugatan Depp ke Amber Heard sebesar US$50 juta. (AFP/STEVE HELBER)
Kubu Amber Heard pun membantah klaim Johnny Depp soal cedera jari tersebut dengan menyoroti sejumlah pesan teks yang menyebutkan bahwa Depp memotong sendiri tangannya.
Moore mengaku bahwa dia ikut meninjau pesan teks Johnny Depp tersebut, begitu pula dengan riwayat medis dan berbagai foto yang disajikan selama persidangan, yang berujung pada keraguan dirinya akan luka Johnny Depp itu.
Moore kemudian menghadapi pemeriksaan silang oleh pengacara Johnny Depp, Camille Vasquez. Vasquez memojokkan Moore dengan menyertakan foto-foto dari tempat kejadian perkara pertengkaran Johnny Depp dan Amber Heard.
Dalam foto-foto tersebut, tampak serpihan beling tersebar di lantai samping bar.
"Apa Anda melihat ada jaringan tubuh di sekitar bar?" tanya Vasquez.
"Ya" jawab Moore.
Moore berdalih dirinya tidak melihat foto-foto tersebut. Ia juga mengatakan tidak memperhatikan kesaksian saksi lainnya, salah satunya adalah dari Ben King.
Ben King merupakan orang yang mengelola rumah sewaan yang digunakan Johnny Depp dan Amber Heard di Australia tersebut. King pula adalah orang yang menemukan potongan jari Johnny Depp di sekitar bar.
Moore mengaku bahwa dirinya tidak bisa menjelaskan secara pasti apa yang menyebabkan cedera dari Johnny Depp tersebut.
Akan tetapi, sekali lagi, dia menyebut penyebab ujung jari Johnny Depp cedera seperti yang digambarkan aktor itu "tidak konsisten dengan pola cedera yang ditemukan pada foto-foto."
Bukan hanya sekadar memojokkan Moore dengan bukti kejadian perkara, Vasquez juga menyoroti bayaran Moore untuk menjadi saksi ahli, yaitu sebesar US$1.000 per jam dan US$5.000 per hari untuk kesaksian persidangan.
Sementara itu, Johnny Depp bakal diminta untuk bersaksi kembali.