Ahli Ortopedi Johnny Depp Bantah Kesaksian Dokter dari Amber Heard
CNN Indonesia
Jumat, 27 Mei 2022 10:33 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Menurut dokter ortopedi New York, pernyataan Johnny Depp soal penyebab ujung jarinya putus saat bertengkar dengan Amber Heard adalah masuk akal. (REUTERS/EVELYN HOCKSTEIN)
Jakarta, CNN Indonesia --
Persidangan Johnny Deppmelawan Amber Heard kini melebar menjadi pertarungan dua ahli ortopedi, terutama soal dugaan ujung jari Depp yang putus saat bertengkar dengan Heard.
Dokter Richard Gilbert, seorang spesialis tangan di Northwell Health New York, menjadi saksi terakhir yang muncul di persidangan pada Kamis (26/5). Dalam kesaksian itu, ia membantah pernyataan dr. Richard Moore yang jadi saksi dari Amber Heard.
Menurut Gilbert, pernyataan Johnny Depp soal penyebab ujung jarinya putus saat bertengkar dengan Amber Heard adalah masuk akal.
Depp menyebut ujung jarinya putus akibat terkena botol vodka yang dilempar oleh Amber Heard saat mereka bertengkar di Australia pada Maret 2015. Kesaksian Depp itu sebelumnya diragukan oleh Moore.
Meski saling membantah, Gilbert dan Moore menguji hasil pindai X-ray dari tangan Johnny Depp yang sama. Hasil pindai itu menampilkan bagian jari tangan Depp yang tak lagi menyatu secara alami.
Dalam kesaksian di persidangan, Gilbert jelas menyimak kesaksian Johnny Depp sebelumnya soal penyebab ujung jarinya putus. Termasuk dengan kesaksian Amber Heard yang mengklaim Johnny Depp emosi hingga meninju telepon rumah di dinding dan menyebabkan cedera tersebut.
Gilbert kemudian ditanya soal pandangannya terkait penyebab cedera di jari tengah Johnny Depp berdasarkan rekaman medis berupa hasil pindai X-ray. Gilbert sendiri menyebut sejatinya tidak ada ahli yang bisa memberikan jawaban yang pasti soal penyebabnya.
Johnny Depp menyebut ujung jarinya putus akibat terkena botol vodka yang dilempar oleh Amber Heard saat mereka bertengkar di Australia pada Maret 2015. (AFP/EVELYN HOCKSTEIN)
"Jadi botol vodka, yang merupakan benda, keras, akan menghancurkan ujung hari yang bisa menyebabkan fraktur unit umum," kata Gilbert, dikutip dari tayangan Law&Crime Network yang rilis Kamis (26/5) waktu Amerika Serikat.
"Selain itu, saat botol vodka pecah, kaca akan mengoyak jari yang mengakibatkan kehilangan jaringan lunak yang juga terlihat pada cedera ini," lanjutnya.
Gilbert kemudian menyebut bahwa kejadian cedera yang terjadi pada Johnny Depp terbilang "amat langka" sehingga dirinya meragukan kesaksian dari Amber Heard soal penyebab cedera tersebut.
"Umumnya, Anda memegang sesuatu dengan kepalan tangan, dan itu secara umum menyebabkan cedera paling sering pada buku-buku jari ini," papar Gilbert sembari memeragakan tangannya.
"Atau patah tulang pada wilayah metakarpal yang kita kenal ada di wilayah ini," lanjutnya merujuk pada tulang metakarpal atau tulang panjang yang berada di wilayah tengah telapak tangan.
Lanjut ke sebelah..
"Kedua, yang paling umum setelah itu adalah cedera pada ini" katanya sembari menunjung tonjolan tulang pada pangkal jari saat dikepal.
"Tetapi seperti yang Anda lihat, jika Anda memegang sesuatu dan memukul sesuatu, kecil kemungkinan ujung jari Anda akan terluka," lanjutnya.
"Selain itu, hanya dengan mempertimbangkan hasil radiografi dan gambar cedera, Saya tidak akan percaya bahwa cedera tumpul - hanya cedera tumpul ke dinding - akan mengakibatkan hilangnya jaringan lunak," kata Gilbert.
Dalam pemeriksaan silang dalam sidang itu pula, Gilbert mengaku bahwa dirinya mendapatkan bayaran sebesar US$1.000 per jam dari tim kuasa hukum Johnny Depp.
Uang setara Rp14,5 juta (US$1=Rp14.573) itu setara dengan uang yang diterima Moore dari tim Heard sebagai bayaran dari pemeriksaannya. Meski, tarif Moore sebagai saksi disebut seharga US$5.000 per jam.
Sebelumnya dalam kesaksian Moore, ia menyebut bahwa catatan medis Johnny Depp menunjukkan tak ada cedera lain di tangan aktor itu selain pada ujung jarinya. Moore pun menilai bahwa hal itu tidak konsisten dengan cedera dari botol yang diduga pecah.
Johnny Depp menggugat Amber Heard US$50 juta atas tudingan pencemaran nama baik dalam tulisan opini yang terbit pada 2018. Amber Heard tidak tinggal diam. Ia balik menggugat Depp US$100 juta.
Setelah dimulai sejak 11 April 2022 dan menjadi bahan gunjingan sedunia, persidangan Johnny Depp dan Amber Heard dijadwalkan mulai memasuki babak kesaksian terakhir pada Jumat (27/5) berupa argumen penutup. Juri pun diharapkan memulai musyawarah pada Jumat sore.
Namun bila putusan tidak tercapai pada Jumat (27/5) waktu Amerika Serikat, maka musyawarah juri akan dilanjutkan pada Selasa (31/5).
Persidangan Johnny Deppmelawan Amber Heard kini melebar menjadi pertarungan dua ahli ortopedi, terutama soal dugaan ujung jari Depp yang putus saat bertengkar dengan Heard.
Dokter Richard Gilbert, seorang spesialis tangan di Northwell Health New York, menjadi saksi terakhir yang muncul di persidangan pada Kamis (26/5). Dalam kesaksian itu, ia membantah pernyataan dr. Richard Moore yang jadi saksi dari Amber Heard.
Menurut Gilbert, pernyataan Johnny Depp soal penyebab ujung jarinya putus saat bertengkar dengan Amber Heard adalah masuk akal.
Depp menyebut ujung jarinya putus akibat terkena botol vodka yang dilempar oleh Amber Heard saat mereka bertengkar di Australia pada Maret 2015. Kesaksian Depp itu sebelumnya diragukan oleh Moore.
Meski saling membantah, Gilbert dan Moore menguji hasil pindai X-ray dari tangan Johnny Depp yang sama. Hasil pindai itu menampilkan bagian jari tangan Depp yang tak lagi menyatu secara alami.
Dalam kesaksian di persidangan, Gilbert jelas menyimak kesaksian Johnny Depp sebelumnya soal penyebab ujung jarinya putus. Termasuk dengan kesaksian Amber Heard yang mengklaim Johnny Depp emosi hingga meninju telepon rumah di dinding dan menyebabkan cedera tersebut.
Gilbert kemudian ditanya soal pandangannya terkait penyebab cedera di jari tengah Johnny Depp berdasarkan rekaman medis berupa hasil pindai X-ray. Gilbert sendiri menyebut sejatinya tidak ada ahli yang bisa memberikan jawaban yang pasti soal penyebabnya.
Johnny Depp menyebut ujung jarinya putus akibat terkena botol vodka yang dilempar oleh Amber Heard saat mereka bertengkar di Australia pada Maret 2015. (AFP/EVELYN HOCKSTEIN)
"Jadi botol vodka, yang merupakan benda, keras, akan menghancurkan ujung hari yang bisa menyebabkan fraktur unit umum," kata Gilbert, dikutip dari tayangan Law&Crime Network yang rilis Kamis (26/5) waktu Amerika Serikat.
"Selain itu, saat botol vodka pecah, kaca akan mengoyak jari yang mengakibatkan kehilangan jaringan lunak yang juga terlihat pada cedera ini," lanjutnya.
Gilbert kemudian menyebut bahwa kejadian cedera yang terjadi pada Johnny Depp terbilang "amat langka" sehingga dirinya meragukan kesaksian dari Amber Heard soal penyebab cedera tersebut.
"Umumnya, Anda memegang sesuatu dengan kepalan tangan, dan itu secara umum menyebabkan cedera paling sering pada buku-buku jari ini," papar Gilbert sembari memeragakan tangannya.
"Atau patah tulang pada wilayah metakarpal yang kita kenal ada di wilayah ini," lanjutnya merujuk pada tulang metakarpal atau tulang panjang yang berada di wilayah tengah telapak tangan.
Lanjut ke sebelah..
Akui Dapat Uang
Menurut dokter ortopedi New York, pernyataan Johnny Depp soal penyebab ujung jarinya putus saat bertengkar dengan Amber Heard adalah masuk akal. (REUTERS/EVELYN HOCKSTEIN)
"Kedua, yang paling umum setelah itu adalah cedera pada ini" katanya sembari menunjung tonjolan tulang pada pangkal jari saat dikepal.
"Tetapi seperti yang Anda lihat, jika Anda memegang sesuatu dan memukul sesuatu, kecil kemungkinan ujung jari Anda akan terluka," lanjutnya.
"Selain itu, hanya dengan mempertimbangkan hasil radiografi dan gambar cedera, Saya tidak akan percaya bahwa cedera tumpul - hanya cedera tumpul ke dinding - akan mengakibatkan hilangnya jaringan lunak," kata Gilbert.
Dalam pemeriksaan silang dalam sidang itu pula, Gilbert mengaku bahwa dirinya mendapatkan bayaran sebesar US$1.000 per jam dari tim kuasa hukum Johnny Depp.
Uang setara Rp14,5 juta (US$1=Rp14.573) itu setara dengan uang yang diterima Moore dari tim Heard sebagai bayaran dari pemeriksaannya. Meski, tarif Moore sebagai saksi disebut seharga US$5.000 per jam.
Sebelumnya dalam kesaksian Moore, ia menyebut bahwa catatan medis Johnny Depp menunjukkan tak ada cedera lain di tangan aktor itu selain pada ujung jarinya. Moore pun menilai bahwa hal itu tidak konsisten dengan cedera dari botol yang diduga pecah.
Johnny Depp menggugat Amber Heard US$50 juta atas tudingan pencemaran nama baik dalam tulisan opini yang terbit pada 2018. Amber Heard tidak tinggal diam. Ia balik menggugat Depp US$100 juta.
Setelah dimulai sejak 11 April 2022 dan menjadi bahan gunjingan sedunia, persidangan Johnny Depp dan Amber Heard dijadwalkan mulai memasuki babak kesaksian terakhir pada Jumat (27/5) berupa argumen penutup. Juri pun diharapkan memulai musyawarah pada Jumat sore.
Namun bila putusan tidak tercapai pada Jumat (27/5) waktu Amerika Serikat, maka musyawarah juri akan dilanjutkan pada Selasa (31/5).