Jakarta, CNN Indonesia -- Erwin Gutawa membuai penonton Java Jazz Festival 2022 lewat deretan lagu lawas dan lagu baru. Kali ini, Erwin turut menggandeng Ruth Sahanaya, Lea Simanjuntak dan Andmesh Kamaleng.
Digelar di JIExpo Kemayoran, Jumat (27/5), Erwin panaskan panggung dengan membuka dengan lagu Pilihlah Aku mengikuti Overture. Aransemen yang meriah itu langsung disambut sorak penonton.
Bahkan, tidak sedikit yang ikut bernyanyi walau tanpa kehadiran vokalis di atas panggung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak lama, Erwin memberikan kejutan kepada para penonton.
"Malam semuanya. Saya panggil Ruth Sahanaya," kata Erwin yang disambut kehadiran Ruth Sahanaya di atas panggung.
Mereka lalu membawakan lagu Andaikan Kau Datang. Lagu lawas ini dibawakan dengan sentuhan jazz, namun tidak meninggalkan alunan musik pop awal 2000-an.
"Ini adalah panggung pertama kami setelah dua tahun pandemi. Kami manggung terakhir di Java Jazz Festival 2020, jadi saya mau mengucapkan terima kasih karena diberi kesempatan sekali lagi," kata Erwin memberi kata sambutan.
"Selama pandemi kami masih bisa melakukan kegiatan, saya membuat konser virtual," imbuhnya.
Erwin mengatakan selama pandemi ia juga mendengarkan beberapa musik dari musisi baru, salah satunya Pamungkas. Ia pun membawakan lagu dari Pamungkas berjudul I Love You But I'm Letting Go. Lagu tersebut ia bawakan bersama Lea Simanjuntak.
Lea menunjukkan kualitas vokal yang mumpuni. Ia tak henti-hentinya melantunkan nada tinggi di beberapa bagian dalam lagu pop ini. Hal itu memberikan warna baru pada lagu keluaran 2018 ini.
"Memang di panggung ini saya membawakan lagu yang indah dan diciptakan oleh musisi berkualitas, saya juga selama pandemi merilis lagu baru, salah satunya Dahaga," kata Erwin.
Lanjut ke sebelah...
Dua Hal yang Membuat Erwin Bahagia
Erwin Gutawa menggandeng Ruth Sahanaya, Lea Simanjuntak, dan Andmesh Kamaleng di Java Jazz 2022. (Foto: CNN/Naely Himami)
Erwin Gutawa melanjutkan setlistnya dengan memainkan lagu Dahaga. Lagu yang dirilis tepat di hari ulang tahunnya yang jatuh pada 16 Mei itu mengusung genre fusion-jazz. Lagu ini menghadirkan melodi-melodi catchy.
Kesempatan manggung kali ini dimanfaatkan oleh Erwin untuk berinteraksi dengan penonton. Salah satunya, memperkenalkan para rekan musisinya.
Erwin membawa sejumlah musisi yang masih berusia muda, termasuk solois Andmesh Kamelang. Mereka lalu membawakan lagu Jangan Semudah Ini bersama Ruth Sahanaya. Penampilan Erwin bersama Andmesh dan Ruth Sahanaya menjadi kolaborasi trio musisi dalam penampilan malam ini.
"Aku seneng banget, dua hal. Pertama, kita bisa lagi manggung bersama-sama di Java Jazz. Kedua, aku bisa reuni sama sahabat aku," kata Ruth.
Ruth kemudian memukau penonton lewat lagu Tak Kuduga yang disambut riuh penonton. Mereka lalu ikut bernyanyi karena familier dengan lagunya.
Ruth lalu menarik seorang pemain ke depan. Hal itu pun membuat suasana kian riuh.
Erwin kemudian memanggil Andmesh kembali naik ke atas panggung. Mereka memukau penonton lewat lagu lawas Andai Aku Bisa. Lagu dari Chrisye yang dirilis pada 2001 ini membuat penonton larut dalam keharuan.
Erwin menutup penampilan malam ini lewat lagu Angin Malam yang dibawakan bersama Lea Simanjuntak.
Tak hanya menyuguhkan musik yang indah, Erwin beberapa kali memainkan musik beralunan cepat yang diimbangi kualitas vokal Lea Simanjuntak. Penutup ini membuat penonton tak henti-hentinya bertepuk tangan.
 Erwin Gutawa feat. Ruth Sahanaya, Lea Simanjuntak, Andmesh Kamaleng di Java Jazz 2022 (Foto: CNN/Naely Himami) |