Amber Heard Mengaku Paham Alasan Juri Berpihak ke Johnny Depp
CNN Indonesia
Selasa, 14 Jun 2022 11:40 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Amber Heard mengaku tak menyalahkan juri karena berpihak ke Johnny Depp di sidang. Ia menyoroti perlakuan tak adil di medsos. Foto: (AP/Brendan Smialowski)
Jakarta, CNN Indonesia --
Amber Heard mengaku tidak menyalahkan juri karena berpihak pada mantan suaminya, Johnny Depp, dalam persidangan pencemaran nama baik.
Dalam preview wawancara bersama NBC pada Senin (13/6), Amber Heard mengaku paham ketika para juri persidangan pada akhirnya membuat keputusan yang sebagian besar membela Johnny Depp.
"Saya tidak menyalahkan mereka (juri)," kata Amber Heard.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sesungguhnya paham. Dia (Depp) merupakan karakter yang dicintai dan orang-orang merasa mereka mengenalnya. Dia (Depp) aktor yang fantastis," tutur Heard.
Dalam persidangan, Heard sebelumnya juga sudah mengaku tak kaget banyak yang membela mantan suaminya tersebut, termasuk ketika bersaksi.
"Saya tahu berapa banyak orang yang akan keluar dan mengatakan apa pun untuknya. Itu adalah kekuatannya," kata Amber Heard, seperti dikutip CNN, Kamis (26/5).
"Itu sebabnya saya menulis opini. Saya berbicara tentang fenomena itu. Berapa banyak orang yang akan mendukungnya dan akan jatuh ke dalam kekuasaannya."
Amber Heard digugat US$50 juta oleh Johnny Depp atas dugaan pencemaran nama baik akibat tulisan opini di media pada 2018. Heard kala itu menyebut dirinya merepresentasikan korban kekerasan dalam rumah tangga.
Tak tinggal diam, Heard menggugat balik Johnny Depp US$100 juta. Sehingga, juri harus membuat keputusan terkait dua gugatan tersebut bersamaan.
Setelah menjalani sidang enam pekan, para juri membuat keputusan yang sebagian besar menguntungkan Johnny Depp, yakni Amber Heard dinyatakan bersalah atas tiga tuduhan pencemaran nama baik.
Heard harus memberikan Depp kompensasi U$15 juta dolar. Namun, juri meminta Amber Heard hanya cukup membayar US$10,35 juta karena batasan ganti rugi yang berlaku sesuai hukum Virginia.
Sementara untuk gugatan balik Amber Heard, juri meminta Johnny Depp membayar ganti rugi kepada istrinya tersebut sebesar US$2 juta.
Bintang Aquaman itu menyebut hiruk-pikuk media sosial "tidak adil" seputar kasus ketika bergulir di persidangan. Begitu banyak unggahan di TikTok dan Twitter yang sangat mendukung Johnny Depp selama enam pekan persidangan.
Lanjut ke sebelah...
Tagar TikTok "Justice for Amber Heard" menerima 27 juta views, sedangkan tagar untuk Depp meraup 20 miliar views.
"Saya tidak peduli dengan yang orang lain pikirkan tentang saya atau penilaian yang ingin anda buat tentang privasi rumah saya sendiri, pernikahan saya, di balik pintu tertutup," kata Heard.
"Saya tidak menilai orang-orang harus mengetahui hal itu. Jadi, saya tidak menanggapi itu secara pribadi."
"Bahkan seseorang yakin saya pantas menerima semua kebencian dan kekejaman ini, bahkan jika Anda berpikir saya berbohong, Anda masih tidak bisa menatap mata saya dan memberi tahu saya bahwa kami pikir di media sosial ada representasi yang adil," tutur Amber Heard.
"Anda tidak dapat memberi tahu saya bahwa Anda pikir ini adil."
Hal tersebut merupakan potongan dari hasil blak-blakan Amber Heard bersama media asal AS tersebut beberapa waktu lalu. Itu menjadi kesempatan pertamanya buka suara kepada media soal kasus pencemaran nama baik yang diproses di Pengadilan Fairfax, Virginia.
Seperti diberitakan Deadline pada Senin (13/6), wawancara sudah dilakukan pada 9 Juni di New York secara tertutup, rahasia, dan pengawasan ketat tim keamanan. Sehingga, syuting disebut tidak dilakukan di kantor pusat 30 Rock NBC.
Amber Heard secara khusus terbang dengan jet pribadi dari Old Dominion untuk syuting dan kembali ke DC pada hari itu. Kala itu, berdasarkan laporan TMZ, Heard hanya dikabarkan menghadiri sebuah rapat di New York.
Curhatan lengkap Amber Heard disebut berdurasi satu jam dan baru akan tayang pada Jumat (17/6) 20.00 ET atau sekitar pukul 07.00 WIB pada Sabtu (18/6).
Amber Heard mengaku tidak menyalahkan juri karena berpihak pada mantan suaminya, Johnny Depp, dalam persidangan pencemaran nama baik.
Dalam preview wawancara bersama NBC pada Senin (13/6), Amber Heard mengaku paham ketika para juri persidangan pada akhirnya membuat keputusan yang sebagian besar membela Johnny Depp.
"Saya tidak menyalahkan mereka (juri)," kata Amber Heard.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sesungguhnya paham. Dia (Depp) merupakan karakter yang dicintai dan orang-orang merasa mereka mengenalnya. Dia (Depp) aktor yang fantastis," tutur Heard.
Dalam persidangan, Heard sebelumnya juga sudah mengaku tak kaget banyak yang membela mantan suaminya tersebut, termasuk ketika bersaksi.
"Saya tahu berapa banyak orang yang akan keluar dan mengatakan apa pun untuknya. Itu adalah kekuatannya," kata Amber Heard, seperti dikutip CNN, Kamis (26/5).
"Itu sebabnya saya menulis opini. Saya berbicara tentang fenomena itu. Berapa banyak orang yang akan mendukungnya dan akan jatuh ke dalam kekuasaannya."
Amber Heard digugat US$50 juta oleh Johnny Depp atas dugaan pencemaran nama baik akibat tulisan opini di media pada 2018. Heard kala itu menyebut dirinya merepresentasikan korban kekerasan dalam rumah tangga.
Tak tinggal diam, Heard menggugat balik Johnny Depp US$100 juta. Sehingga, juri harus membuat keputusan terkait dua gugatan tersebut bersamaan.
Setelah menjalani sidang enam pekan, para juri membuat keputusan yang sebagian besar menguntungkan Johnny Depp, yakni Amber Heard dinyatakan bersalah atas tiga tuduhan pencemaran nama baik.
Heard harus memberikan Depp kompensasi U$15 juta dolar. Namun, juri meminta Amber Heard hanya cukup membayar US$10,35 juta karena batasan ganti rugi yang berlaku sesuai hukum Virginia.
Sementara untuk gugatan balik Amber Heard, juri meminta Johnny Depp membayar ganti rugi kepada istrinya tersebut sebesar US$2 juta.
Bintang Aquaman itu menyebut hiruk-pikuk media sosial "tidak adil" seputar kasus ketika bergulir di persidangan. Begitu banyak unggahan di TikTok dan Twitter yang sangat mendukung Johnny Depp selama enam pekan persidangan.
Lanjut ke sebelah...
Soroti Perlakuan Tak Adil Medsos
Amber Heard mengaku tak menyalahkan juri karena berpihak ke Johnny Depp di sidang. Ia menyoroti perlakuan tak adil di medsos. Foto: (REUTERS/POOL)
Tagar TikTok "Justice for Amber Heard" menerima 27 juta views, sedangkan tagar untuk Depp meraup 20 miliar views.
"Saya tidak peduli dengan yang orang lain pikirkan tentang saya atau penilaian yang ingin anda buat tentang privasi rumah saya sendiri, pernikahan saya, di balik pintu tertutup," kata Heard.
"Saya tidak menilai orang-orang harus mengetahui hal itu. Jadi, saya tidak menanggapi itu secara pribadi."
"Bahkan seseorang yakin saya pantas menerima semua kebencian dan kekejaman ini, bahkan jika Anda berpikir saya berbohong, Anda masih tidak bisa menatap mata saya dan memberi tahu saya bahwa kami pikir di media sosial ada representasi yang adil," tutur Amber Heard.
"Anda tidak dapat memberi tahu saya bahwa Anda pikir ini adil."
Hal tersebut merupakan potongan dari hasil blak-blakan Amber Heard bersama media asal AS tersebut beberapa waktu lalu. Itu menjadi kesempatan pertamanya buka suara kepada media soal kasus pencemaran nama baik yang diproses di Pengadilan Fairfax, Virginia.
Seperti diberitakan Deadline pada Senin (13/6), wawancara sudah dilakukan pada 9 Juni di New York secara tertutup, rahasia, dan pengawasan ketat tim keamanan. Sehingga, syuting disebut tidak dilakukan di kantor pusat 30 Rock NBC.
Amber Heard secara khusus terbang dengan jet pribadi dari Old Dominion untuk syuting dan kembali ke DC pada hari itu. Kala itu, berdasarkan laporan TMZ, Heard hanya dikabarkan menghadiri sebuah rapat di New York.
Curhatan lengkap Amber Heard disebut berdurasi satu jam dan baru akan tayang pada Jumat (17/6) 20.00 ET atau sekitar pukul 07.00 WIB pada Sabtu (18/6).