Ben Stiller Bertemu Presiden Volodymyr Zelensky: Kau Pahlawanku

Tim | CNN Indonesia
Selasa, 21 Jun 2022 07:58 WIB
Aktor Ben Stiller bertemu dengan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky sebagai Duta dari Badan Dunia untuk Pengungsi, UNHCR. Aktor Ben Stiller bertemu dengan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky sebagai Duta dari Badan Dunia untuk Pengungsi, UNHCR. (via REUTERS/UKRAINIAN PRESIDENTIAL PRESS SER)
Jakarta, CNN Indonesia --

Aktor Ben Stiller bertemu dengan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky sebagai Duta dari Badan Dunia untuk Pengungsi, UNHCR, pada Senin (20/6) di Kyiv.

Dalam video yang dirilis di Twitter, Stiller dan Zelensky saling menyapa dengan hangat sebelum mereka duduk dan berdiskusi soal nasib para pengungsi di negara tersebut.

"Kau pahlawanku," kata Stiller di tengah percakapan dirinya dengan Zelensky saat tiba di ruangan presiden di Irpin.

Dilaporkan The Hollywood Reporter, Senin (20/6) waktu Amerika Serikat, Ben Stiller diketahui ditemani oleh perwakilan UNHCR di Ukraina, Karolina Lindholm Billing.

"Melihat kehancuran ini di TV atau di media sosial adalah satu hal. Lain rasanya melihat semuanya dengan mata kepala sendiri," kata Ben Stiller ke Zelensky. "Itu jauh lebih mengejutkan,"

"Apa yang Anda lihat di Irpin benar-benar mengerikan. Namun bahkan lebih buruk untuk membayangkan apa yang terjadi di pemukiman yang masih berada di bawah pendudukan sementara di timur," kata Zelensky merespons aktor Hollywood itu.

Stiller dan Zelensky dilaporkan membahas dukungan untuk tempat sementara pengungsidi Ukraina dan Polandia yang sempat dikunjungi Stiller pada sehari sebelumnya.

Zelensky juga menekankan pelanggaran hak-hak warga Ukraina yang dideportasi paksa ke Rusia, termasuk anak-anak.

Perang Rusia melawan Ukraina telah dimulai sejak Februari lalu. Pada akhir bulan itu, Presiden Rusia Vladimir Putin mengirim invasi militer ke Ukraina dan memicu krisis global.

Kabar terbaru, Ukraina mengaku telah kehilangan kontrol atas sebuah desa dekat dengan Kota Severodonetsk di Donbas pada Senin (20/6).

Ini menjadi kehilangan terbaru bagi Ukraina di tengah pertempuran yang terus menggila dengan Rusia di Severodonetsk. Pasukan Ukraina kini hanya menguasai sepertiga wilayah kota industri tersebut.

"Sayangnya, kami tak mengendalikan Metyolkine lagi. Dan musuh terus mengerahkan tentara cadangan," ujar Gubernur Luhansk Ukraina, Sergiy Gaiday, dalam pernyataan resmi pada Senin (20/6) dikutip AFP.

(end/end)


[Gambas:Video CNN]
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER