Jakarta, CNN Indonesia -- Boy band Cantopop, Mirror, menjadi sorotan setelah penampilan mereka di Hong Kong menjadi tragedi karena layar TV raksasa yang menggantung di atas panggung menimpa mereka, Kamis (28/7) malam.
Mirror merupakan grup boy band asal Hong Kong yang terbentuk melalui ajang pencarian bakat Good Night Show - King Maker pada 2018 lalu.
Setidaknya sebanyak 99 kontestan pria mengikuti ajang tersebut untuk menjadi yang terbaik. Para kontestan itu disaring melalui individu dan kelompok untuk tampil di babak grand final pada 14 Oktober 2018.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keung To berhasil memenangkan kompetisi dan disusul dengan Ian serta Lokman di posisi kedua dan ketiga. Sementara itu, Anson Kong, Edan, Jeremy dan Stanley berhasil mencapai 10 besar.
Dengan luaran tersebut, HK01 melaporkan bahwa ViuTV sebenarnya bermaksud untuk membentuk boy band dengan 10 finalis teratas Good Night Show - King Maker. Namun atas berbagai pertimbangan, Mirror resmi dibentuk pada 3 November 2018 dengan 12 member.
Mereka adalah Frankie Chan, Alton Wong, Lokman Yeung, Stanley Yau, Anson Kong, Jer Lau, Ian Chan, Anson Lo, Jeremy Lee, Edan Lui, Keung To, dan Tiger Yau.
[Gambas:Video CNN]
Menurut keterangan salah satu member, Lokman, nama Mirror dipilih karena seluruh member ingin berkaca pada diri mereka sendiri.
"Para member selalu melihat ke cermin pada setiap pagi untuk melihat versi asli dari diri mereka; ketika terdapat banyak cermin, maka mereka akan merefleksikan bayangan tak terbatas," ungkap Lokman pada November 2018.
"Sama halnya, ketika bersama potensi yang tak terbatas, kombinasi dari para member yang unik ini akan menghadirkan banyak kesempatan," lanjutnya.
Tepat saat memperkenalkan Mirror, boy band Cantopop ini juga merilis debut single mereka berjudul In a Second (一秒間).
Debut single dari Mirror ini kemudian makin memperluas popularitas boy band tersebut di kalangan penggemar baru, terlepas dari kiprah mereka sebelumnya di ajang pencarian bakat.
Pada 21 Desember 2018, Mirror langsung menggelar konser live pertama bertajuk 2018 THE FIRST MIRROR LIVE CONCERT yang diselenggarakan di Kowloonbay International Trade & Exhibition Center Star Hall.
Antusiasme penonton membuat semua kategori tiket untuk konser tersebut ludes terjual, menurut pemberitaan Sing Tao Daily.
Dalam konser itu, Mirror mulai membawakan katalog orisinal mereka kepada publik. Tak hanya itu, boy band ini juga membawakan lagu-lagu hit K-pop seperti Love Song (Big Bang) dan Trouble Maker (Trouble Maker), sehingga banyak audiens yang menganggap bahwa Mirror adalah replikasi K-pop versi Hong Kong.
HK01 melaporkan pada Desember 2018, dugaan itu dibantah oleh salah satu member, Anson Lo. Ia menegaskan Mirror sangat mengupayakan menciptakan penampilan mereka sendiri daripada terus dibandingkan dengan esensi K-pop.
Lanjut ke sebelah...
[Gambas:Youtube]
Profil Mirror, Boy Band Hong Kong
Mirror merupakan boy band asal Hong Kong yang terbentuk melalui ajang pencarian bakat Good Night Show - King Maker pada 2018. (REUTERS/TYRONE SIU)
Setelah konser perdana itu, Mirror terus merilis rentetan single dalam rentang waktu Januari 2019 hingga November 2020. Ada lima single yang dirilis, yakni ASAP (2019), Broken Mirror (破鏡) (2019), Reflection (2019), Ignited (2020) dan One and All (2020).
Single Ignited berhasil memenangkan dua penghargaan prestisius di Hong Kong dengan Ultimate Song Chat Awards dan Chill Club Awards.
Hingga kemudian single terakhir One and All diambil menjadi titel debut album penuh Mirror yang rilis 20 Janurari 2021. Album ini berisikan enam single milik grup serta lima belas lagu solo dari para masing-masing member.
Meski banyak tersendat oleh pandemi, antusiasme penggemar lokal maupun mancanegara tehadap Mirror semakin membuat grup ini makin produktif. Pada 2021, Mirror menambah katalog musik mereka melalui tiga single baru, yakni Warrior, Boss, dan All In One yang menjadi penanda hari ulang tahun ketiga boy band ini.
Melengkapi produktivitas Mirror di tahun-tahun sebelumnya, single terbaru Innerspace dirilis pada 25 April 2022. Sehari kemudian, Mirror mengumumkan akan menggelar konser Mirror.We.Are Live berisi sepuluh penampilan pada 25-31 Juli, serta 2-4 Agustus 2022.
Memasuki hari keempat konser pada Kamis (28/7) lalu, Mirror harus menunda rangkaian konser mereka secara tragis.
 Konser boy band Cantopop, Mirror, di Hong Kong, Kamis (28/7) malam berlangsung geger. Di tengah penampilan boy band tersebut sembari menari, layar raksasa yang menggantung di atas mereka jatuh. (AP/Vivian) |
Pada konser yang digelar di Hong Kong Coliseum, sebuah layar raksasa roboh dan mengenai setidaknya dua penampil panggung. Kejadian itu membuat salah satu korban masih dalam perawatan intensif karena cedera serius.
Selain kiprah di ranah musik, Mirror juga banyak terlibat dalam beberapa tayangan televisi berbasis reality show. Bertajuk Mirror Go, tayangan ViuTV ini telah tayang sejak Desember 2018 dan berlanjut dengan musim kedua yang tayang pada Mei 2019.
Tak hanya itu, beberapa member juga pernah terlibat dalam serial drama televisi di ViuTV seperti Retire to Queen yang melibatkan Keung To.
Pada 2020, tujuh member Mirror yakni Ian, Anson Lo, Edan, Jer, Tiger, Alton, dan Jeremy menjalani debut sebagai pemeran utama pada drama permainan bola voli bertajuk We are the Littles ((男排女將).
[Gambas:Youtube]