REVIEW KONSER

Konser Dream Theater di Solo, Kombinasi Manis Hit Baru dan Lawas

CNN Indonesia
Kamis, 11 Agu 2022 08:50 WIB
Konser Dream Theater di Solo menjadi obat rindu setelah tertunda dua tahun akibat pandemi. Mereka tampil dua jam dengan kombinasi manis hit baru dan lawas. Konser Dream Theater di Solo menjadi obat rindu setelah tertunda dua tahun akibat pandemi. Mereka tampil dua jam dengan kombinasi manis hit baru dan lawas. Foto: ANTARA FOTO/Nicolous Irawan/SOLOPOS/POOL
Solo, CNN Indonesia --

Dream Theater berhasil memukau penggemar dari berbagai daerah di Indonesia lewat konser Top of the World Tour di Stadion Manahan, Solo, Rabu (10/8). Konser itu menjadi pembuka tur mereka di Asia.

Grup beraliran progressive metal itu membawakan sepuluh lagu dari album lama dan baru mereka selama dua jam tanpa jeda, sejak konser dimulai pukul 20.00 WIB.

Konser dibuka gitaris kondang Dewa Budjana yang membawakan lagu Indonesia Raya dengan solo gitarnya. Setelah itu, lima personel Dream Theater tampil di atas panggung siap menghibur penggemar.

Mereka langsung mengentak Manahan dengan Alien, hit terbaru dari album A View From The Top of The World. Lagu itu membawa Dream Theater meraih penghargaan Grammy Award 2022.

Dalam Top of The World Tour, Dream Theater menyajikan racikan setlist perpaduan lagu-lagu album teranyar, A View From The Top of The World, hingga koleksi album lawas.

Hal tersebut terbukti ketika grup asal AS itu melanjutkan penampilan mereka dengan Six O'Clock, lagu dari album studio ketiga Dream Theater, Awake.

"Selamat malam Solo," seru vokalis Dream Theater James LaBrie.

Setelah sejenak menyapa penonton, raksasa progressive metal itu kembali membawakan lagu Awaken The Master yang diambil dari album terbarunya.

Endless Sacrifice dari album Train of Thought dan Bridges in The Sky dari album A Dramatic Turn of Events menyusul dipamerkan di atas panggung, diikuti sorakan dan tepuk tangan penonton.

"Sangat senang bisa kembali ke sini," kata LaBrie.

Riuh sorakan penonton semakin 'menggila' ketika ]John Petrucci menguasai panggung dengan solo gitarnya. Petikan gitar John Petrucci dan gebukan drum Mike Mangini pun kembali menggetarkan Stadion Manahan dengan lagu Invisible Monster diikuti About to Crash.

Dream Theater kemudian seperti mengajak penggemar sedikit bersantai dan mengabil napas dengan membawakan lagu The
The Ministry of Lost Souls yang cenderung melankolis dan emosional.

Dalam sesi berikutnya, band yang eksis sejak sejak 1985 itu membawakan lagu A View From The Top of The World dan The Count of Tuscany. Keduanya merupakan magnum opus dari album A View From The Top of The World (2021) dan Black Clouds and Silver Linings (2009).

Penampilan dua lagu itu secara tersendiri telah menghibur penonton sekitar 40 menit dari dua jam durasi konser.



Top of The World Tour di Manahan, Solo ini sukses mengobati rasa kecewa sebagian penggemar yang sempat batal menonton konser Dream Theater 2020 di Jakarta. Konser dibatalkan karena pandemi Covid-19.

"Tiket konser Jakarta bisa ditukar dengan tiket yang di Solo. Kebetulan tiket saya yang dulu masih saya simpan jadi bisa nonton di sini," kata penonton asal Bandung, Anggita.

Gif banner Allo Bank
(syd/chri)
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER