Ia sempat mendiskusikan hal tersebut dengan sutradara Ryan Coogler dalam membentuk karakter Shuri untuk sekuelnya.
"Saat itu, pertama kalinya terhubung dengan Ryan [Coogler]. Percakapan hati ke hati itu menentukan bagaimana kita akan menentukan langkah ke depannya, karena saat itu, itu masih sangat mentah," jelas Wright saat konferensi pers film, seperti dilansir dari Screen Rant, Rabu (2/11).
"Kala itu Ryan berbicara padaku bukan hanya tentang bagaimana karakter-karakter yang berbeda dan bagaimana dunia telah berubah, tapi juga tentang bagaimana kami tumbuh. Kami juga akan mengambil beberapa perubahan, termasuk Shuri," lanjutnya.
Seperti yang tergambar dalam trailer Black Panther 2, Shuri menjadi salah satu kandidat kuat untuk memimpin rakyat Wakanda dan meneruskan kiprah sang kakaknya, T'Challa (Chadwick Boseman), yang telah tiada.
Letitia Wright turut mengenang Shuri dalam film pertama. Sosok yang ia perankan melengkapi kiprah T'Challa menjadi Raja Wakanda.
Dalam film pertamanya, Shuri diceritakan sebagai seorang ilmuwan muda yang begitu inovatif dengan ide-ide terobosannya. Ia juga dikenal sebagai sosok yang berdedikasi tinggi dan menyumbang banyak hasil penelitiannya untuk kemajuan Wakanda.
Ketika Chadwick Boseman sebagai T'Challa telah tiada, kata Wright, Shuri tak lagi memiliki sosok kakak yang sangat menyayangi dan melindunginya dengan sepenuh hati.
Wright menyalurkan rasa kehilangan tersebut menjadi sumber pembentukan karakter Shuri untuk film kedua. Ia juga terus mendiskusikan hal tersebut bersama Ryan Coogler selaku penulis dan sutradara.
"Seperti apa rasanya patah hati? Menurutku itu hanya panduan dari Ryan tentang bagaimana kita membuat potensi seutuhnya dari manusia ini," ujar Wright.
"Tentang bagaimana seorang perempuan muda yang telah melalui sesuatu bersama-sama dengan seluruh anggota keluarganya, dan juga seluruh rakyat Wakanda," imbuhnya.
Melalui pendekatan penulisan yang didasarkan dari rasa kehilangan di kehidupan nyata, Letitia Wright percaya bahwa plot dalam Black Panther 2 ini akan mudah melekat di hati setiap penontonnya.
"Kami mampu untuk membawa sesuatu terasa nyata, terasa asli, dan aku benar-benar memberikan hatiku sepenuhnya sehingga memberikan potensi seutuhnya untuk Shuri," tegas Wright.
"Semoga orang-orang dapat beresonansi dengan itu dan dapat menemukan penyembuhan bersama kami dengan itu," tutupnya.
Letitia Wright sebelum ini juga membagikan pengalamannya berperan sebagai Shuri yang dianggapnya sangat mencerminkan dirinya di kehidupan nyata.
Shuri membantu dirinya untuk melalui berbagai persoalan hidup, termasuk rasa kehilangan dan rasa berduka.
"Perjalanan Shuri membuatku bisa berduka, menangis, tertawa, dan mendapatkan kekuatan yang tak pernah aku bayangkan akan kumiliki sebelumnya," ungkap Wright.
"Ujian dan kesengsaraan itu membuatmu menjadi diri sendiri. Pilihannya adalah diliputi dengan kesedihan itu atau bangkit dan berdiri kembali," sambung aktris 29 tahun itu.
Hal itu selaras dengan sikap bos Marvel Cinematic Universe (MCU) Kevin Feige yang memutuskan untuk membuat Black Panther: Wakanda Forever sebagai tribut bagi mendiang Chadwick Boseman.
Feige juga mengakui bahwa semangat Chadwick atas sekuel Black Panther tersebut ikut mendorong pelaksanaan produksi film ini.
"Amatlah penting bahwa Wakanda Forever bukan hanya membawa level kegembiraan dan inspirasi yang sama seperti Black Panther pertama, tetapi juga sebuah tribut atas apa yang telah ia lakukan, dan apa yang Chad bawa bukan hanya kepada kita, tetapi juga dunia," lanjutnya.
Black Panther 2: Wakanda Forever mengisahkan kelanjutan kehidupan Wakanda setelah raja mereka, T'Challa, meninggal dunia. Kisah itu mengikuti kematian pemeran T'Challa, Chadwick Boseman, akibat kanker usus pada 2020.
Black Panther: Wakanda Forever masih ditulis dan disutradarai oleh Ryan Coogler. Sekuel ini bakal dibintangi oleh Letitia Wright, Lupita Nyong'o, Danai Gurira, Winston Duke, hingga Angela Bassett.
Selain itu, film sekuel ini juga turut dimeriahkan oleh Dominique Thorne, Tenoch Huerta, Martin Freeman, hingga Florence Kasumba.
Ia sempat mendiskusikan hal tersebut dengan sutradara Ryan Coogler dalam membentuk karakter Shuri untuk sekuelnya.
"Saat itu, pertama kalinya terhubung dengan Ryan [Coogler]. Percakapan hati ke hati itu menentukan bagaimana kita akan menentukan langkah ke depannya, karena saat itu, itu masih sangat mentah," jelas Wright saat konferensi pers film, seperti dilansir dari Screen Rant, Rabu (2/11).
"Kala itu Ryan berbicara padaku bukan hanya tentang bagaimana karakter-karakter yang berbeda dan bagaimana dunia telah berubah, tapi juga tentang bagaimana kami tumbuh. Kami juga akan mengambil beberapa perubahan, termasuk Shuri," lanjutnya.
Seperti yang tergambar dalam trailer Black Panther 2, Shuri menjadi salah satu kandidat kuat untuk memimpin rakyat Wakanda dan meneruskan kiprah sang kakaknya, T'Challa (Chadwick Boseman), yang telah tiada.
Letitia Wright turut mengenang Shuri dalam film pertama. Sosok yang ia perankan melengkapi kiprah T'Challa menjadi Raja Wakanda.
Dalam film pertamanya, Shuri diceritakan sebagai seorang ilmuwan muda yang begitu inovatif dengan ide-ide terobosannya. Ia juga dikenal sebagai sosok yang berdedikasi tinggi dan menyumbang banyak hasil penelitiannya untuk kemajuan Wakanda.
Ketika Chadwick Boseman sebagai T'Challa telah tiada, kata Wright, Shuri tak lagi memiliki sosok kakak yang sangat menyayangi dan melindunginya dengan sepenuh hati.
Wright menyalurkan rasa kehilangan tersebut menjadi sumber pembentukan karakter Shuri untuk film kedua. Ia juga terus mendiskusikan hal tersebut bersama Ryan Coogler selaku penulis dan sutradara.
"Seperti apa rasanya patah hati? Menurutku itu hanya panduan dari Ryan tentang bagaimana kita membuat potensi seutuhnya dari manusia ini," ujar Wright.
"Tentang bagaimana seorang perempuan muda yang telah melalui sesuatu bersama-sama dengan seluruh anggota keluarganya, dan juga seluruh rakyat Wakanda," imbuhnya.
Melalui pendekatan penulisan yang didasarkan dari rasa kehilangan di kehidupan nyata, Letitia Wright percaya bahwa plot dalam Black Panther 2 ini akan mudah melekat di hati setiap penontonnya.
Letitia Wright sempat berdiskusi soal pengembangan karakter Shuri dengan sutradara Black Panther: Wakanda Forever. (Foto: dok. Marvel Studios via IMDb)
"Kami mampu untuk membawa sesuatu terasa nyata, terasa asli, dan aku benar-benar memberikan hatiku sepenuhnya sehingga memberikan potensi seutuhnya untuk Shuri," tegas Wright.
"Semoga orang-orang dapat beresonansi dengan itu dan dapat menemukan penyembuhan bersama kami dengan itu," tutupnya.
Letitia Wright sebelum ini juga membagikan pengalamannya berperan sebagai Shuri yang dianggapnya sangat mencerminkan dirinya di kehidupan nyata.
Shuri membantu dirinya untuk melalui berbagai persoalan hidup, termasuk rasa kehilangan dan rasa berduka.
"Perjalanan Shuri membuatku bisa berduka, menangis, tertawa, dan mendapatkan kekuatan yang tak pernah aku bayangkan akan kumiliki sebelumnya," ungkap Wright.
"Ujian dan kesengsaraan itu membuatmu menjadi diri sendiri. Pilihannya adalah diliputi dengan kesedihan itu atau bangkit dan berdiri kembali," sambung aktris 29 tahun itu.
Hal itu selaras dengan sikap bos Marvel Cinematic Universe (MCU) Kevin Feige yang memutuskan untuk membuat Black Panther: Wakanda Forever sebagai tribut bagi mendiang Chadwick Boseman.
Feige juga mengakui bahwa semangat Chadwick atas sekuel Black Panther tersebut ikut mendorong pelaksanaan produksi film ini.
"Amatlah penting bahwa Wakanda Forever bukan hanya membawa level kegembiraan dan inspirasi yang sama seperti Black Panther pertama, tetapi juga sebuah tribut atas apa yang telah ia lakukan, dan apa yang Chad bawa bukan hanya kepada kita, tetapi juga dunia," lanjutnya.
Black Panther 2: Wakanda Forever mengisahkan kelanjutan kehidupan Wakanda setelah raja mereka, T'Challa, meninggal dunia. Kisah itu mengikuti kematian pemeran T'Challa, Chadwick Boseman, akibat kanker usus pada 2020.
Black Panther: Wakanda Forever masih ditulis dan disutradarai oleh Ryan Coogler. Sekuel ini bakal dibintangi oleh Letitia Wright, Lupita Nyong'o, Danai Gurira, Winston Duke, hingga Angela Bassett.
Selain itu, film sekuel ini juga turut dimeriahkan oleh Dominique Thorne, Tenoch Huerta, Martin Freeman, hingga Florence Kasumba.