Jakarta, CNN Indonesia -- Taylor Swift merespons aduan fan atau Swifties yang kesulitan bahkan tidak bisa mendapatkan tiket konser The Eras Tour akibat server Ticketmaster jebol. Hal itu juga membuat penjualan publik pada Jumat (18/11) dibatalkan.
"Sangat menyiksa bagi saya melihat kesalahan terjadi tanpa jalan lain," tulis Taylor Swift di Instagram Story, Jumat (18/11) waktu AS.
"Ada banyak alasan mengapa orang mengalami kesulitan untuk mendapatkan tiket dan saya mencoba mencari tahu bagaimana situasi ini dapat diperbaiki di masa mendatang," tuturnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia kemudian mengatakan tidak akan mencari alasan untuk membenarkan hal itu. Taylor Swift menyatakan pihak tersebut, tanpa menyebutkan nama secara langsung, telah memastikan sanggup menangani penjualan tiketnya.
"Saya tidak akan membuat alasan untuk siapa pun karena kami bertanya kepada mereka, berkali-kali, apakah mereka dapat menangani permintaan semacam ini dan kami yakin mereka bisa."
"Sungguh menakjubkan 2,4 juta orang mendapat tiket, tetapi saya benar-benar kesal karena banyak dari mereka merasa seperti melalui begitu banyak kesulitan mendapatkannya," ungkap Taylor Swift.
Dalam kesempatan itu, ia juga tak lupa kepada fan yang benar-benar tidak bisa mendapatkan tiket konsernya.
"Dan bagi yang tidak mendapatkan tiket, yang bisa saya katakan adalah saya berharap bisa memberikan lebih banyak kesempatan bagi kita semua untuk berkumpul dan menyanyikan lagu-lagu ini," tuturnya.
"Terima kasih sudah mau berada di sana. Kamu tidak tahu seberapa berartinya itu," Taylor Swift menutup curhatannya.
Sebelumnya, para penggemar Taylor Swift meminta musisi tersebut buka suara dan melakukan sesuatu setelah Ticketmaster memutuskan membatalkan penjualan tiket tur secara publik.
Pembatalan tersebut dilakukan tiba-tiba setelah Ticketmaster sempat mengumumkan lebih dari dua juta tiket terjual pada Selasa (15/11), jumlah terbanyak yang pernah terjual dalam satu hari.
Sementara itu, bos Ticketmaster menyebut bahwa server mereka jebol karena peminat tur Taylor Swift jauh melebihi kapasitas situs.
Hal itu diungkap CEO Liberty Media selaku pemilik saham terbesar Live Nation Entertainment yang menaungi Ticketmaster, Greg Maffei, saat wawancara dengan CNBC International.
"Itulah fungsi Taylor Swift. Situs kami semestinya dibuka untuk 1,5 juta penggemar Taylor Swift yang terverifikasi. Namun kami memiliki 14 juta orang yang masuk ke situs, termasuk bot, yang seharusnya tidak ada di sana," kata Maffei.
[Gambas:Video CNN]
Maffei menyebut Ticketmaster menjual lebih dari dua juta tiket pada Selasa (15/11) dan mengatakan bahwa permintaan untuk tiket konser The Eras Tour dari Taylor Swift jauh melebihi 52 pertunjukan yang sudah disediakan.
"Permintaan itu bisa mengisi 900 stadion," kata Maffei.
"Ini melebihi setiap ekspektasi," lanjutnya menambahkan bahwa ledakan permintaan ini diduga karena Swift terakhir kali tur pada 2018 melalui Reputation Stadium Tour.
Curhatan lengkap Taylor Swift di sebelah...
Keterangan Lengkap Taylor Swift Soal Kekacauan Penjualan Tiket Konser
Taylor Swift buka suara merespons aduan fan atau Swifties yang kesulitan bahkan tidak bisa mendapatkan tiket konser The Eras Tour. Foto: AFP/SASCHA SCHUERMANN
Berikut keterangan lengkap Taylor Swift mengenai kekacauan yang terjadi seputar penjualan tiket konser The Eras Tour.
"Jadi, tanpa perlu dikatakan saya sangat protektif terhadap penggemar saya. Kami telah melakukan ini selama beberapa dekade bersama-sama dan bertahun-tahun, saya telah membawa begitu banyak elemen karier saya di dalamnya.
Saya melakukan ini KHUSUS untuk meningkatkan kualitas pengalaman penggemar saya dengan melakukannya sendiri bersama tim yang sama pedulinya terhadap penggemar sama seperti saya.
Sangat sulit bagi saya untuk mempercayai orang luar mengenai hubungan dan kesetiaan ini, dan sangat menyiksa bagi saya hanya untuk melihat kesalahan terjadi tanpa jalan lain.
Ada banyak alasan orang mengalami kesulitan untuk mendapatkan tiket dan saya mencoba mencari tahu bagaimana situasi ini dapat diperbaiki di masa mendatang.
Saya tidak akan membuat alasan untuk siapa pun karena kami bertanya kepada mereka, berkali-kali, apakah mereka dapat menangani permintaan semacam ini dan kami yakin mereka bisa.
Sungguh menakjubkan bahwa 2,4 juta orang mendapat tiket, tetapi saya benar-benar kesal karena banyak dari mereka merasa seperti melalui beberapa serangan beruang untuk mendapatkannya.
[Gambas:Video CNN]
Dan bagi mereka yang tidak mendapatkan tiket, yang bisa saya katakan adalah saya berharap bisa memberikan lebih banyak kesempatan bagi kita semua untuk berkumpul dan menyanyikan lagu-lagu ini.
Terima kasih sudah mau berada di sana. Anda tidak tahu seberapa berartinya itu."
 Taylor Swift respons aduan fan soal kekacauan penjualan tiket konser The Eras Tour, Jumat (18/11). Foto: (Tangkapan layar Instagram Story @taylorswift) |
Konser Taylor Swift The Eras Tour merupakan tur yang digelar oleh musisi peraih empat nominasi Grammy Awards 2023 tersebut yang akan digelar dalam 52 pertunjukan di banyak stadion besar di penjuru Amerika Serikat.
Tur itu terbilang spesial bagi penggemar lantaran Taylor Swift membawa 10 era dari 10 album yang sudah pernah ia rilis sepanjang kariernya, termasuk album-album yang batal memiliki tur karena pandemi seperti Lover (2019), folklore dan evermore (2020), dan album teranyarnya, Midnights (2022).