Asal Muasal Barongsai, Tarian Pengundang Kemakmuran-Keberuntungan

CNN Indonesia
Minggu, 22 Jan 2023 14:16 WIB
Tarian barongsai yang diiringi oleh dentuman drum dan simbal diyakini mengundang kemakmuran dan keberuntungan. Asal muasal tarian barongsai. (ANTARA FOTO/AJI STYAWAN)
Jakarta, CNN Indonesia --

Imlek atau Tahun Baru China kerap dimeriahkan oleh pertunjukan barongsai atau yang juga disebut lion dance.

Tarian yang diiringi oleh dentuman drum dan simbal ini diyakini mengundang kemakmuran dan keberuntungan.

Barongsai disebut telah hadir lebih dari 1.000 tahun yang lalu, sejak periode Tiga Kerajaan (220-289 M). Dilansir dari Mental Floss, catatan sejarah menggambarkan orang-orang yang mengenakan kostum singa untuk perayaan Buddha di periode tersebut.

Kemudian pada Dinasti Tang (618-907 M) tarian barongsai juga menjadi pesta istana yang terdokumentasi dengan baik. Pada periode ini barongsai dilakukan dalam kelompok yang terdiri dari lima singa dengan warna berbeda.

Setiap singa diikuti oleh dua belas pria yang mengenakan kostum warna-warni, dengan pita merah di sekeliling dahi dan kuas berwarna merah di tangan. Orang-orang ini disebut "manusia singa" dan mereka menari mengikuti irama musik yang disebut Melodi Taipin.

Selama lebih dari 1.000 tahun perkembangannya, tarian barongsai telah berkembang menjadi dua genre besar, yakni Tarian Singa Utara dan Tarian Singa Selatan.

Tarian Singa Utara

Tarian Singa Utara disebut memiliki sejarah yang lebih panjang daripada bentuk tarian singa lainnya. Pada masa Dinasti Wei Utara (386-534 M), Kaisar Wudi disebut melancarkan ekspedisi ke Hexi di Provinsi Gansu, dan menawan lebih dari 100.000 orang Mongol. Kaisar memerintahkan bangsa Mongol untuk menampilkan tarian dan hiburan.

Permintaan ini membuat lebih dari 30 prajurit Mongolia memegang kepala binatang berukir kayu, dua besar dan lima kecil, dan mengenakan kulit binatang, menari di depan kaisar. Kaisar sangat senang dan menamainya "Singa Menguntungkan Wei Utara."

Tarian tersebut membuat kaisar mengizinkan para tawanan untuk pulang, sekaligus menjadi cikal bakal kelahiran barongsai utara.

Tarian Singa Utara berfokus pada pertunjukan tarian singa bela diri, yaitu Singa Keberuntungan dari Dinasti Wei Utara.

Tarian singa kecil dibawakan oleh satu orang, sedangkan tarian singa besar dimainkan oleh dua orang, dengan satu orang memegang kepala singa sambil berdiri, dan yang lainnya memegang badan dan ekor singa sambil membungkuk.

Barongsai utara melibatkan gerakan singa menggeliat, jatuh ke depan, melompat dan membungkuk, serta beberapa gerakan lain yang sangat sulit seperti berjalan di atas tiang kayu atau bambu, melompati meja, hingga menginjak bola yang menggelinding.

Lanjut baca di halaman berikutnya...

Asal Muasal Barongsai, Tarian Pengundang Kemakmuran-Keberuntungan

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER