Jakarta, CNN Indonesia -- One Piece 1.072 dibuka dengan sebuah pesan yang ditulis Dr. Vegapunk saat masih menjadi Kepala Laboratorium MADS. Pesan itu tentang eksperimen yang dilakukan Vegapunk dan berkaitan dengan sesosok perempuan.
Menurut Vegapunk, meski seluruh dunia tak mengakui kehadiran perempuan itu, dia tetap hidup dan sebagai seorang manusia. Tulisan Vegapunk ini tampak berkaitan dengan akhir chapter ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun sebelum membahas ending One Piece Chapter 1.072, babak ini lebih banyak membahas soal hubungan antara Vegapunk, Jewelry Bonney, dan Bartholomew Kuma.
Melihat Bonney terkapar kesakitan, Vegapunk terlihat iba dan ingin memberi pertolongan. Hanya saja, ternyata Bonney memalsukan rasa sakit agar bisa mendekat ke Vegapunk dan menjalankan misinya, membunuh ilmuwan yang dia anggap membunuh ayahnya.
Bonney pun bangkit dari tidur dan melancarkan jurus Distorsion Future yang mampu dihindari oleh Vegapunk. Tak berhenti di situ, Bonney mengeluarkan jurus lanjutan yaitu Age Thrust dan mengenai bagian punggung dari Vegapunk.
Efek dari serangan itu, sejumlah partikel keluar dari tubuh Vegapunk dan kini wujud Vegapunk menjadi anak kecil. Melihat Vegapunk tak berdaya, Bonney mendekat dan meminta Vegapunk menjelaskan apa alasan di balik keputusan mengubah Kuma seperti sekarang.
[Gambas:Video CNN]
Namun sama seperti pada chapter-chapter sebelumnya, Vegapunk enggan membeberkan alasannya karena sudah berjanji pada Kuma. Konfrontasi antara Bonney dan Vegapunk disertai juga dengan adegan Kuma yang saat ini berada di Red Line.
Dengan tubuh penuh luka, Kuma terlihat berusaha naik ke Mary Geoise dengan memanjat Red Line. Angkatan Laut yang berjaga di Red Port pun tampak kewalahan dan terus membombardir Kuma dengan senjata yang mereka punya.
Kembali ke Vegapunk dan Bonney, sang ilmuwan menyatakan bahwa Kuma sendiri yang memutuskan untuk menghapus kepribadiannya dan menjadi budak Naga Langit seperti sekarang.
Sayangnya Bonney tetap tak percaya dengan pernyataan itu dan terus mendesak Vegapunk untuk mengungkapkan fakta yang sesungguhnya. Dalam momen itu, tiba-tiba Bonney melihat sebuah ruangan dengan lambang nikyu yang identik dengan Kuma.
Vegapunk meminta Bonney untuk tak masuk karena itu tak ada hubungannya dengan Kuma.
Namun tentu saja Bonney tak percaya dan akhirnya berhasil masuk ke ruangan itu. Saat masuk, Bonney kaget melihat sebuah partikel raksasa yang tampaknya dibuat oleh Kuma sendiri.
Kuma dan Vegapunk
Adegan flashback singkat pun muncul dan memperlihatkan pembicaraan antara Kuma dan Vegapunk.
Dalam perbincangan itu, Kuma dan Vegapunk menyebut bahwa jiwa merupakan benda nyata dan punya berat 21 gram dalam tubuh manusia.
Vegapunk lantas bertanya ke Kuma, bila dia bisa mengubah rasa sakit jadi sebuah partikel nyata, apakah dia juga bisa mengubah hal lain dalam tubuh manusia jadi sebuah partikel juga.
Kuma yang tampak curiga dengan pertanyaan Vegapunk pun awalnya enggan melakukan apa yang si ilmuwan minta, tapi Vegapunk memohon agar Kuma mau mencoba itu untuk tujuan penelitian.
Lanjut ke sebelah...
Review Manga: One Piece 1.072
One Piece 1.072 dibuka dengan sebuah pesan yang ditulis Dr. Vegapunk saat masih menjadi Kepala Laboratorium MADS. (CNN Indonesia/Hanna Azarya)
Adegan kembali ke masa kini, dan Bonney terus menatap partikel yang ada di hadapannya. Vegapunk berkali-kali menyebut bahwa partikel itu adalah rasa sakit, tapi Bonney tak percaya.
Bonney mengaku dia tahu betul bagaimana cara kerja dari kekuatan Kuma dan meyakini bahwa partikel yang ada di hadapannya adalah ingatan dari sang ayah.
Adegan pun pindah ke kekacauan yang terjadi di depan area Labphase.
Shaka yang memantau situasi bersama Nami cs menyebut bahwa Zoro dan Brook yang berada di arena pertarungan berada dalam bahaya, lantaran lawan mereka tak cuma tiga anggota CP0 tapi juga empat Seraphim yang ikut naik.
Namun kehadiran Seraphim itu cukup mengagetkan Lucci karena sebenarnya mereka tidak diperintahkan untuk ikut naik. Kondisi itu lantas hendak dimanfaatkan oleh Shaka untuk membalikkan situasi.
Edison dan Lilith memutuskan untuk turun ke arena pertarungan agar bisa merebut komando perintah atas empat Seraphim itu. Sementara itu, Sanji dan Franky diminta Nami untuk membantu Zoro dan Brook menghadapi para CP0.
Zoro yang berhadapan dengan Kaku, merasa ada yang berbeda dari wujud jerapah Kaku jika dibandingkan dengan pertempuran keduanya dua tahun lalu di Enies Lobby.
[Gambas:Video CNN]
Informasi Tak Terduga
Namun perubahan itu tak membuat Zoro gentar dan dia berniat untuk kembali mengalahkan Kaku seperti dulu. Sementara itu, Kaku merasa pede dengan pertempuran kali ini karena merasa dia sudah jauh lebih kuat jika dibandingkan dua tahun lalu.
Di sisi lain, Lucci dengan sigap meminta empat Seraphim untuk menghancurkan Labphase sebelum rombongan Vegapunk datang mengambil alih komando mereka.
Empat serangan pun dilancarkan dan Labphase terlihat hancur berkeping-keping. Melihat situasi yang menguntungkan mereka, perhatian Kaku sedikit teralih dan merasa misi mereka akan segera selesai.
Namun tiba-tiba sesosok perempuan muncul di balik tubuh Kaku dan menggigit Kaku hingga dia pingsan. Melihat Kaku yang tiba-tiba pingsan, Lucci langsung panik dan mencari apa penyebab hal itu bisa terjadi.
[Gambas:Photo CNN]
One Piece chapter 1072 pun ditutup dengan informasi tak terduga yang disisipkan oleh Eiichiro Ora di akhir chapter ini. Sosok yang bertanggung jawab atas pingsannya Kaku adalah Stussy, rekan mereka sendiri di CP0.
Sepasang sayap hitam seperti sayap kelelawar muncul di punggung Stussy dan dia terlihat menyeka darah dari mulutnya. Dia pun menawarkan apakah Lucci mau dibuat tertidur seperti Kaku, karena dia akan dengan sukarela melakukannya.
Di panel terakhir, Stussy diperkenalkan sebagai "Hasil Sukses Eksperimen Kloningan MADS No. 1 - Stussy", dan dia disebut merupakan kloningan dari salah satu anggota Bajak Laut Rocks yang bernama Miss Buckingham.