Jakarta, CNN Indonesia -- Konser BLACKPINK di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) semakin ramai menjadi perbincangan beberapa hari terakhir, jelang digelar akhir pekan ini, 11 dan 12 Maret.
Perbincangan tentang konser bertajuk BLACKPINK WORLD TOUR [BORN PINK] JAKARTA itu juga diwarnai perdebatan dengan fan sepak bola di media sosial baru-baru ini.
Sejumlah oknum menuding rencana konser tersebut menjadi penyebab laga Persija vs Persib pada Sabtu (4/3) lalu ditunda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oknum-oknum itu kemudian protes di media sosial hingga membanjiri akun member BLACKPINK dengan komentar negatif. Reaksi itu kemudian dibalas dengan pembelaan dari penggemar BLACKPINK yang kerap disapa BLINK.
Namun, perdebatan itu justru semakin panas hingga muncul komentar bernada ancaman bahwa konser itu akan 'diganggu' sampai menimbulkan kericuhan.
Sejumlah akun bahkan terang-terangan mengancam keselamatan BLACKPINK dan BLINK karena dianggap sebagai kambing hitam atas batalnya pertandingan Liga 1 tersebut.
Reaksi negatif yang memperkeruh media sosial itu tak pelak menimbulkan kekhawatiran bagi penonton. Indri menjadi salah satu BLINK yang mengaku resah dan was-was dengan ancaman tersebut.
Saat berbincang dengan CNNIndonesia.com pada Selasa (7/2), ia mengaku khawatir lantaran berbagai catatan menunjukkan fan sepak bola kerap terlibat dengan aksi kerusuhan.
"Jujur was-was, takut juga. Apalagi lihat track record fan bola selama ini, ya enggak bisa dibilang selalu bersih juga," ungkap Indri.
Indri juga menilai komentar fan sepak bola yang muncul di media sosial terlalu berlebihan, terutama ujaran kebencian yang ditulis di kolom komentar Jisoo, Jennie, Lisa, dan Rose.
"Kalau mereka protes sampai komentar di Instagram member buat gue enggak banget ya," ucap Indri.
Hal serupa juga diungkapkan Amelia, salah satu BLINK asal Yogyakarta yang akan ke Jakarta untuk menyaksikan sang idola pada hari pertama konser. Ia menilai komentar para pemrotes itu menunjukkan sikap mereka yang kurang dewasa.
[Gambas:Video CNN]
Amel berpendapat fan sepak bola lebih legawa dalam menerima situasi tersebut. Menurutnya, persoalan itu tidak perlu berujung ancaman yang mengkhawatirkan banyak pihak.
"Menurut aku itu agak kurang dewasa ya. Aku heran aja gitu sama cara mereka yang sampai ancam, itu sangat kekanak-kanakkan," ucap Amel kepada CNNIndonesia.com.
"Kayak menunjukkan kalau apa-apa bikin rusuh, kecewa dikit bikin rusuh. Jadilah fan yang bijak, menerima apa yang sudah ditentukan," lanjutnya.
Lanjut ke sebelah...
Antisipasi Ancaman hingga Minta Penjelasan Pengelola GBK
Fan respons nada-nada ancaman yang diberikan banyak oknum jelang konser BLACKPINK di GBK imbas kecewa laga Persija vs Persib ditunda. (YG Entertainment via Twitter @BLACKPINK )
Sebagian penggemar akhirnya memilih lebih waspada dan menyiapkan sejumlah langkah preventif. Indri mengaku telah menyusun rencana untuk mengantisipasi skenario terburuk.
Beberapa di antaranya, seperti pergi dan pulang dari venue bersama orang yang dikenal, selalu bersama rombongan, hingga tak mengenakan atribut yang terlalu mencolok usai konser.
"Minta antar jemput atau ditemani orang yang kita kenal, make sure aja ke mana-mana jangan sendiri," ucap Indri.
"Kalau kelar konser atribut konser mungkin baiknya bisa dilepas juga ya. Jaga-jaga kalau dicegat di tengah jalan biar enggak ketahuan kalau habis nonton BLACKPINK," lanjutnya.
Tak hanya itu, mereka juga menaruh harapan agar promotor dapat memastikan keamanan penonton selama konser BLACKPINK terjamin. Amelia berharap penjagaan konser ini diperketat sebagai respons atas ancaman tersebut.
Sementara itu, Indri meminta pengelola GBK atau pihak berwenang dapat buka suara mengenai rumor ini. Pernyataan resmi dari pihak-pihak tersebut dinilai bisa membantu situasi lebih kondusif dan para penggemar lebih merasa aman untuk menyaksikan idola.
"Penjagaannya diperketat, mungkin disiapkan lebih banyak polisi untuk berjaga-jaga dan memberikan jaminan keselamatan juga untuk penonton," ucap Amelia.
"Kayaknya dari pihak pengelola GBK atau yang berwenang mungkin bisa ikut angkat suara ya buat jelaskan situasi ini," tutur Indri.
"Kalau ada informasi resmi dari pihak-pihak terkait dan mereka bisa menjelaskan, aku rasa itu sedikit banyak bisa bikin situasi lebih tenang," lanjutnya.
Akhir pekan ini akan jadi kali kedua BLACKPINK menggelar konser tunggal dua hari di Indonesia. Mereka sebelumnya pernah gelar konser serupa pada 19 dan 20 Januari 2019 di ICE BSD City, Tangerang.
Namun, grup besutan YG Entertainment ini sejatinya pertama kali ke Indonesia pada November 2018 untuk meramaikan puncak sale 12.12 di Seoul International Convention Center.
[Gambas:Video CNN]