5 Fakta Menarik Film Air, 'Pesan' dari Michael Jordan
CNN Indonesia
Sabtu, 08 Apr 2023 16:22 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Berikut 5 hal menarik dari film Air sehingga layak untuk segera ditonton sejak tayang 5 April di bioskop Indonesia. (Prime Video/Ana Carballosa via IMDb)
Jakarta, CNN Indonesia --
Film Air menuai banyak pujian kritikus hingga ramai dibahas penikmat film di media sosial. Air mendapatkan skor yang sama-sama hampir sempurna baik dari kritikus maupun penonton.
Berdasarkan data Rotten Tomatoes yang diakses pada Jumat (7/4) petang, Air mendapatkan skor tomatometer 94 persen dari 186 kritikus film. Film itu juga mendapatkan audience score 98 persen dari 250 penilaian penonton.
Karya terbaru Ben Affleck itu dinilai berhasil menyuguhkan tontonan menghibur tentang sejarah lahirnya lini sepatu Air Jordan.
Film tersebut bahkan digadang-gadang menjadi salah satu karya terbaik Ben Affleck, aktor papan atas yang juga dikenal sebagai sutradara berbakat.
Tak hanya itu, film biopik tersebut memiliki sejumlah aspek menarik yang patut memperkuat alasan penikmat film segera datang ke bioskop untuk menyaksikan aksi Matt DamonCs.
Air mengisahkan sejarah Nike menggaet Michael Jordan hingga melahirkan lini sepatu ikonis Air Jordan secara akurat. Deretan karakter yang terlibat dalam peristiwa itu pun sesuai dengan kisah nyata, termasuk dengan fokus cerita yang dipilih.
Salah satunya proses negosiasi antara pihak Nike yang ternyata lebih banyak berkomunikasi dengan Deloris Jordan, ibu sang legenda.
Ben Affleck sempat mengungkapkan cerita menarik di balik pemilihan Viola Davis sebagai pemeran ibu Michael, Deloris Jordan.
Dalam wawancara bersama Hollywood Reporter beberapa waktu lalu, Affleck mendapat saran langsung dari Michael Jordan agar ibunya diperankan oleh Davis, aktris yang dikenal lewat The Help, Ma Rainey's Black Bottom hingga The Woman King.
Masukan itu sempat membuat Affleck cemas karena merekrut aktor bukan hal yang mudah. Di sisi lain, karakter ibu Michael Jordan pada naskah awal hanya memiliki satu baris dialog.
Adegan Matt Damon dan Viola Davis dalam film Air yang dinilai jadi salah satu penampilan paling mencuri perhatian. (Prime Video via IMDb)
"Ya Tuhan, dia ingin saya menawarkan ini pada Viola Davis. Bagaimana saya akan menawarkan Viola Davis sebuah film dengan satu baris? Itu tidak akan terjadi," ucap Affleck.
Namun, sang sutradara akhirnya berhasil mengajak Davis bergabung dan menyuguhkan salah satu penampilan paling mencuri perhatian sepanjang film.
Lanjut ke sebelah..
3. Salah satu karya terbaik Ben Affleck
Air merupakan karya kelima Ben Affleck sebagai sutradara. Ia sebelumnya mengarahkan Gone Baby Gone (2007), The Town (2010), Argo (2012), dan Live by Night (2016).
Film terbaru sang sutradara itu pun digadang-gadang menjadi karya terbaik Affleck. Air bersanding dengan Argo yang meraih tiga piala Oscar termasuk kategori Best Picture.
Berdasarkan laman aggregator Rotten Tomatoes per Jumat (7/4), film tersebut meraih skor kritikus 94 persen dan skor audiens 98 persen.
Air disebut-sebut sebagai karya terbaik Ben Affleck yang jadi sutradara sekaligus aktor dalam film itu. (Prime Video via IMDb)
4. Deretan bintang Hollywood papan atas
Nilai keunggulan lain Air adalah jajaran aktor papan atas yang bergabung. Film tersebut punya ensambel dengan reputasi tinggi di Hollywood.
Sebut saja Matt Damon yang telah meraih Piala Oscar, Jason Bateman sang pemenang Piala Emmy, hingga Viola Davis yang menjadi peraih EGOT (Emmy, Grammy, Oscar, Tony).
Air juga dibintangi Ben Affleck, Chris Messina, dan Chris Tucker yang telah membintangi segudang film blockbuster.
Air tak hanya mengisahkan upaya Nike merekrut Michael Jordan, tetapi juga menggambarkan seluk beluk industri bola basket dan kompetisi merek sepatu bergengsi pada 1984.
Industri sepatu bola basket kala itu dikuasai Adidas dan Converse yang tercatat bekerja sama dengan pemain top NBA, seperti Magic Johnson dan Larry Bird.
Affleck kemudian mengawinkan banyak referensi seputar industri bola basket dengan budaya pop era 1980-an. Hal tersebut terlihat dari referensi dunia nyata yang muncul dalam dialog hingga lagu-lagu yang dipilih sebagai soundtrack.
Hal-hal tersebut menjadi sedikitnya lima alasan untuk segera menyaksikan film Air yang sudah tayang di bioskop Indonesia sejak 5 April.
Film Air menuai banyak pujian kritikus hingga ramai dibahas penikmat film di media sosial. Air mendapatkan skor yang sama-sama hampir sempurna baik dari kritikus maupun penonton.
Berdasarkan data Rotten Tomatoes yang diakses pada Jumat (7/4) petang, Air mendapatkan skor tomatometer 94 persen dari 186 kritikus film. Film itu juga mendapatkan audience score 98 persen dari 250 penilaian penonton.
Karya terbaru Ben Affleck itu dinilai berhasil menyuguhkan tontonan menghibur tentang sejarah lahirnya lini sepatu Air Jordan.
Film tersebut bahkan digadang-gadang menjadi salah satu karya terbaik Ben Affleck, aktor papan atas yang juga dikenal sebagai sutradara berbakat.
Tak hanya itu, film biopik tersebut memiliki sejumlah aspek menarik yang patut memperkuat alasan penikmat film segera datang ke bioskop untuk menyaksikan aksi Matt DamonCs.
Air mengisahkan sejarah Nike menggaet Michael Jordan hingga melahirkan lini sepatu ikonis Air Jordan secara akurat. Deretan karakter yang terlibat dalam peristiwa itu pun sesuai dengan kisah nyata, termasuk dengan fokus cerita yang dipilih.
Salah satunya proses negosiasi antara pihak Nike yang ternyata lebih banyak berkomunikasi dengan Deloris Jordan, ibu sang legenda.
Ben Affleck sempat mengungkapkan cerita menarik di balik pemilihan Viola Davis sebagai pemeran ibu Michael, Deloris Jordan.
Dalam wawancara bersama Hollywood Reporter beberapa waktu lalu, Affleck mendapat saran langsung dari Michael Jordan agar ibunya diperankan oleh Davis, aktris yang dikenal lewat The Help, Ma Rainey's Black Bottom hingga The Woman King.
Masukan itu sempat membuat Affleck cemas karena merekrut aktor bukan hal yang mudah. Di sisi lain, karakter ibu Michael Jordan pada naskah awal hanya memiliki satu baris dialog.
Adegan Matt Damon dan Viola Davis dalam film Air yang dinilai jadi salah satu penampilan paling mencuri perhatian. (Prime Video via IMDb)
"Ya Tuhan, dia ingin saya menawarkan ini pada Viola Davis. Bagaimana saya akan menawarkan Viola Davis sebuah film dengan satu baris? Itu tidak akan terjadi," ucap Affleck.
Namun, sang sutradara akhirnya berhasil mengajak Davis bergabung dan menyuguhkan salah satu penampilan paling mencuri perhatian sepanjang film.
Lanjut ke sebelah..
5 Hal Menarik Film Air Layak Segera Ditonton di Bioskop
Berikut 5 hal menarik dari film Air sehingga layak untuk segera ditonton sejak tayang 5 April di bioskop Indonesia. (Prime Video/Ana Carballosa via IMDb)
3. Salah satu karya terbaik Ben Affleck
Air merupakan karya kelima Ben Affleck sebagai sutradara. Ia sebelumnya mengarahkan Gone Baby Gone (2007), The Town (2010), Argo (2012), dan Live by Night (2016).
Film terbaru sang sutradara itu pun digadang-gadang menjadi karya terbaik Affleck. Air bersanding dengan Argo yang meraih tiga piala Oscar termasuk kategori Best Picture.
Berdasarkan laman aggregator Rotten Tomatoes per Jumat (7/4), film tersebut meraih skor kritikus 94 persen dan skor audiens 98 persen.
Air disebut-sebut sebagai karya terbaik Ben Affleck yang jadi sutradara sekaligus aktor dalam film itu. (Prime Video via IMDb)
4. Deretan bintang Hollywood papan atas
Nilai keunggulan lain Air adalah jajaran aktor papan atas yang bergabung. Film tersebut punya ensambel dengan reputasi tinggi di Hollywood.
Sebut saja Matt Damon yang telah meraih Piala Oscar, Jason Bateman sang pemenang Piala Emmy, hingga Viola Davis yang menjadi peraih EGOT (Emmy, Grammy, Oscar, Tony).
Air juga dibintangi Ben Affleck, Chris Messina, dan Chris Tucker yang telah membintangi segudang film blockbuster.
Air tak hanya mengisahkan upaya Nike merekrut Michael Jordan, tetapi juga menggambarkan seluk beluk industri bola basket dan kompetisi merek sepatu bergengsi pada 1984.
Industri sepatu bola basket kala itu dikuasai Adidas dan Converse yang tercatat bekerja sama dengan pemain top NBA, seperti Magic Johnson dan Larry Bird.
Affleck kemudian mengawinkan banyak referensi seputar industri bola basket dengan budaya pop era 1980-an. Hal tersebut terlihat dari referensi dunia nyata yang muncul dalam dialog hingga lagu-lagu yang dipilih sebagai soundtrack.
Hal-hal tersebut menjadi sedikitnya lima alasan untuk segera menyaksikan film Air yang sudah tayang di bioskop Indonesia sejak 5 April.