Inge Bongkar Fakta-fakta Soal Ari Wibowo di Sidang Perceraian
CNN Indonesia
Selasa, 09 Mei 2023 07:15 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Ketika hadir di PN Jakarta Selatan, Inge Anugrah mengungkapkan sejumlah fakta terkait perceraiannya dengan Ari Wibowo. (Instagram/@inge_anugrah)
Jakarta, CNN Indonesia --
Sidang perceraian Ari Wibowo dan Inge Anugrah digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan pada Senin (8/5). Dalam sidang lanjutan hari itu, Inge hadir bersama ayah dan ibunya, sedangkan Ari tidak hadir.
Ketika hadir di PN Jakarta Selatan, Inge mengungkapkan fakta-fakta terkait perceraiannya dengan sang suami. Ia mengklarifikasi soal tudingan yang mengatakan bahwa Ari Wibowo pelit dalam memberikan nafkah selama menjalin rumah tangga.
Berikut fakta-fakta yang diungkap Inge Anugrah soal Ari Wibowo di sidang perceraian.
1. Inge: Ari itu enggak pelit
Inge tidak membenarkan bahwa Ari Wibowo merupakan orang yang pelit dalam memberikan nafkah. Ia menyebut suaminya itu selalu memenuhi kebutuhan keluarga.
"Oke, di sini aku pengin mengklarifikasi banyak nih. Kayaknya aku mau sekali ngomong saja. Ari itu bukan individu yang pelit, enggak, Ari itu enggak pelit," kata Inge Anugrah.
"Ari itu papa yang baik, memenuhi keperluan anak-anak, mulai dari sekolah, pakaian, apa pun itu," jelas Inge. "Computer stuff, anak-anak suka komputer. PC-nya juga dirakit sedemikian rupa. Jadi, dia bukan orang yang pelit,"
Inge juga menerima jika Ari memiliki caranya sendiri dalam mengatur finansial rumah tangganya. Sehingga, Inge mencari cara lain dalam memenuhi kebutuhannya.
"Kalau memang dia memilih me-manage keuangan rumah tangga sendiri seperti ini, ya aku ikut saja sebagai istri," katanya.
"Kenapa kemarin sempat [ada pembicaraan] itu? Karena, soal nafkah bulanan memang aku secara individu dikasih uang cash buat kamu pribadi," lanjutnya.
"Misalnya buat aku ngapa-ngapain, aku nabung atau apa. Memang dari awal enggak ada," sambung Inge.
Inge menjelaskan dari mana asal uang untuk memenuhi kebutuhan pribadinya. Ibu dari dua anak itu mendapatkan uang jajan dari menjadi seorang pelatih kesehatan.
"Kalau untuk kebutuhan saya pribadi, aku sendiri kan seorang coach. Jadi terkadang aku dipanggil sama perusahaan-perusahaan untuk memberikan pelatihan. Misalnya kayak corporate gitu, kadang aku dapat uang," ungkap Inge.
Pekerjaan itulah yang membuat Inge memiliki uang jajannya sendiri. Ia juga tidak masalah jika jumlah uang dari hasil kerjanya sendiri tidak memiliki nominal yang besar.
"Meskipun tidak seberapa, tapi dari uang kecil itu aku bisa nabung, aku bisa jalan-jalan sama teman-teman ke Bali," katanya. "Itu aku nabung supaya bisa jalan-jalan,"
"Aku enggak apa-apa kayak begitu. Jadi, aku juga menghargai Ari bisa memenuhi kebutuhan keluarga. Itu sudah cukup," sambungnya.
Lanjut ke sebelah...
3. Jarang beli baju
Inge Anugrah juga mengungkapkan bahwa ia jarang beli baju baru. Ia cenderung lebih sering menggonta-ganti baju olahraga karena itu berkaitan dengan pekerjaannya.
"Baju aku jarang beli. Paling kalau pada pernah lihat saya ganti-ganti baju olahraga itu karena aku pernah jadi brand ambassador. Jadi aku di-endorse," ujarnya.
Lagi-lagi Inge mengatakan tidak masalah jika Ari Wibowo tidak memberikannya uang bulanan.
"Ya biasanya istri dikasih uang bulanan kan," katanya. "Aku enggak apa-apa kayak gitu. Aku tetap menghargai Ari bisa berjuang untuk keluarganya."
4. Jangan terlalu bucin
Inge menitipkan pesan kepada publik setelah memutuskan untuk berpisah dengan Ari Wibowo. Ia berpesan agar orang tidak terlalu jatuh cinta terlalu dalam terhadap pasangannya alias menjadi budak cinta (bucin).
"Itu yang salah lagi dari pengalaman hidup saya. Semoga ini bisa menjadi pelajaran buat teman-teman, jangan terlalu bucin ya," pesan Inge.
Ketika menikah dengan Ari pada 2006 lalu, tentu saja tidak terpikirkan dalam benak Inge bakal bercerai dari suaminya itu. Ia menegaskan bahwa keputusan menikah dengan Ari itu berdasarkan perasaan cinta, bukan harta.
"Aku sayang, itu cukup. Tapi, aku enggak patut untuk baca karena ya namanya nikah pasti mau untuk selamanya, enggak pernah ada kepikiran untuk pisah kan. Jadi ya fine-fine aja," katanya.
"Aku membuktikan ke Ari juga, aku datang bukan untuk harta, tapi ya karena cinta. Cuma ya, namanya wanita di luar sana jangan terlalu bucin," tambahnya.
Dalam sidang lanjutan perceraiannya itu, Inge Anugrah juga mengungkapkan pesannya kepada kedua anaknya ketika ia dan Ari Wibowo memutuskan untuk berpisah.
Ia hanya berharap kedua anaknya berdoa untuk orang tuanya dalam menjalani proses perceraian ini. Inge juga berjanji kepada mereka untuk menjelaskan situasi tersebut ketika mereka sudah semakin dewasa.
"Suatu hari ketika kalian lebih dewasa, sudah tahu A sampai Z, aku akan menjelaskan," kata Inge meniru ucapannya sendiri kepada anak-anaknya.
"Tapi untuk sekarang, fokus saja pada sekolah, berdoa untuk kami. Nanti hasil akhirnya, mommy dan daddy tetap memberikan kalian kasih sayang. Enggak akan ada yang berubah dari cara kami mencintai kamu," sambungnya.
Sidang perceraian Ari Wibowo dan Inge Anugrah digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan pada Senin (8/5). Dalam sidang lanjutan hari itu, Inge hadir bersama ayah dan ibunya, sedangkan Ari tidak hadir.
Ketika hadir di PN Jakarta Selatan, Inge mengungkapkan fakta-fakta terkait perceraiannya dengan sang suami. Ia mengklarifikasi soal tudingan yang mengatakan bahwa Ari Wibowo pelit dalam memberikan nafkah selama menjalin rumah tangga.
Berikut fakta-fakta yang diungkap Inge Anugrah soal Ari Wibowo di sidang perceraian.
1. Inge: Ari itu enggak pelit
Inge tidak membenarkan bahwa Ari Wibowo merupakan orang yang pelit dalam memberikan nafkah. Ia menyebut suaminya itu selalu memenuhi kebutuhan keluarga.
"Oke, di sini aku pengin mengklarifikasi banyak nih. Kayaknya aku mau sekali ngomong saja. Ari itu bukan individu yang pelit, enggak, Ari itu enggak pelit," kata Inge Anugrah.
"Ari itu papa yang baik, memenuhi keperluan anak-anak, mulai dari sekolah, pakaian, apa pun itu," jelas Inge. "Computer stuff, anak-anak suka komputer. PC-nya juga dirakit sedemikian rupa. Jadi, dia bukan orang yang pelit,"
Inge juga menerima jika Ari memiliki caranya sendiri dalam mengatur finansial rumah tangganya. Sehingga, Inge mencari cara lain dalam memenuhi kebutuhannya.
"Kalau memang dia memilih me-manage keuangan rumah tangga sendiri seperti ini, ya aku ikut saja sebagai istri," katanya.
"Kenapa kemarin sempat [ada pembicaraan] itu? Karena, soal nafkah bulanan memang aku secara individu dikasih uang cash buat kamu pribadi," lanjutnya.
"Misalnya buat aku ngapa-ngapain, aku nabung atau apa. Memang dari awal enggak ada," sambung Inge.
Inge menjelaskan dari mana asal uang untuk memenuhi kebutuhan pribadinya. Ibu dari dua anak itu mendapatkan uang jajan dari menjadi seorang pelatih kesehatan.
"Kalau untuk kebutuhan saya pribadi, aku sendiri kan seorang coach. Jadi terkadang aku dipanggil sama perusahaan-perusahaan untuk memberikan pelatihan. Misalnya kayak corporate gitu, kadang aku dapat uang," ungkap Inge.
Pekerjaan itulah yang membuat Inge memiliki uang jajannya sendiri. Ia juga tidak masalah jika jumlah uang dari hasil kerjanya sendiri tidak memiliki nominal yang besar.
"Meskipun tidak seberapa, tapi dari uang kecil itu aku bisa nabung, aku bisa jalan-jalan sama teman-teman ke Bali," katanya. "Itu aku nabung supaya bisa jalan-jalan,"
"Aku enggak apa-apa kayak begitu. Jadi, aku juga menghargai Ari bisa memenuhi kebutuhan keluarga. Itu sudah cukup," sambungnya.
Lanjut ke sebelah...
Fakta-fakta Sidang Cerai Ari Wibowo dengan Inge Anugrah
Ketika hadir di PN Jakarta Selatan, Inge Anugrah mengungkapkan sejumlah fakta terkait perceraiannya dengan Ari Wibowo. Instagram/@inge_anugrah)(
3. Jarang beli baju
Inge Anugrah juga mengungkapkan bahwa ia jarang beli baju baru. Ia cenderung lebih sering menggonta-ganti baju olahraga karena itu berkaitan dengan pekerjaannya.
"Baju aku jarang beli. Paling kalau pada pernah lihat saya ganti-ganti baju olahraga itu karena aku pernah jadi brand ambassador. Jadi aku di-endorse," ujarnya.
Lagi-lagi Inge mengatakan tidak masalah jika Ari Wibowo tidak memberikannya uang bulanan.
"Ya biasanya istri dikasih uang bulanan kan," katanya. "Aku enggak apa-apa kayak gitu. Aku tetap menghargai Ari bisa berjuang untuk keluarganya."
4. Jangan terlalu bucin
Inge menitipkan pesan kepada publik setelah memutuskan untuk berpisah dengan Ari Wibowo. Ia berpesan agar orang tidak terlalu jatuh cinta terlalu dalam terhadap pasangannya alias menjadi budak cinta (bucin).
"Itu yang salah lagi dari pengalaman hidup saya. Semoga ini bisa menjadi pelajaran buat teman-teman, jangan terlalu bucin ya," pesan Inge.
Ketika menikah dengan Ari pada 2006 lalu, tentu saja tidak terpikirkan dalam benak Inge bakal bercerai dari suaminya itu. Ia menegaskan bahwa keputusan menikah dengan Ari itu berdasarkan perasaan cinta, bukan harta.
"Aku sayang, itu cukup. Tapi, aku enggak patut untuk baca karena ya namanya nikah pasti mau untuk selamanya, enggak pernah ada kepikiran untuk pisah kan. Jadi ya fine-fine aja," katanya.
"Aku membuktikan ke Ari juga, aku datang bukan untuk harta, tapi ya karena cinta. Cuma ya, namanya wanita di luar sana jangan terlalu bucin," tambahnya.
Dalam sidang lanjutan perceraiannya itu, Inge Anugrah juga mengungkapkan pesannya kepada kedua anaknya ketika ia dan Ari Wibowo memutuskan untuk berpisah.
Ia hanya berharap kedua anaknya berdoa untuk orang tuanya dalam menjalani proses perceraian ini. Inge juga berjanji kepada mereka untuk menjelaskan situasi tersebut ketika mereka sudah semakin dewasa.
"Suatu hari ketika kalian lebih dewasa, sudah tahu A sampai Z, aku akan menjelaskan," kata Inge meniru ucapannya sendiri kepada anak-anaknya.
"Tapi untuk sekarang, fokus saja pada sekolah, berdoa untuk kami. Nanti hasil akhirnya, mommy dan daddy tetap memberikan kalian kasih sayang. Enggak akan ada yang berubah dari cara kami mencintai kamu," sambungnya.