Fast X Disukai Penonton, Dianggap Konyol oleh Kritikus
CNN Indonesia
Jumat, 19 Mei 2023 16:30 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Saga kesebelas dari waralaba Fast & Furious, Fast X, yang resmi rilis ditanggapi berbeda antara kritikus dan penonton. (Universal Picture/Peter Mountain via IMDb)
Jakarta, CNN Indonesia --
Saga kesebelas dari waralaba Fast & Furious, Fast X, yang resmi rilis ditanggapi berbeda antara kritikus dan penonton.
Dalam laman Rotten Tomatoes, Fast X mendapatkan nilai dari penonton atau audience score hingga 88 persen per Jumat (19/5) siang waktu Indonesia. Artinya, film ini sukses membuat penonton terhibur.
Namun dari sudut pandang kritikus, Fast X ini kurang menarik. Hal itu terlihat dari nilai Tomatometer film ini yang cuma 55 persen, sehingga dianggap kurang istimewa.
Meski begitu, nilai Fast X yang cuma 56 persen itu terbilang 'standar' bila dibanding 9 film dan 1 spin-off waralaba ini yang secara keseluruhan mendapatkan rata-rata nilai sekitar 58 persen.
Sepanjang waralaba, nilai Tomatometer saga Fast & Furious terbaik adalah pada Furious 7 yang mendapat nilai 81 persen. Sementara terendah ada di saga ke-empat, Fast & Furious, dengan nilai 29 persen.
"Film-film ini dulu sadar bahwa apa yang mereka bawa ini konyol. Mereka memberikan itu kepada kita hingga jantung kita berdetak melewati batas kecepatan," kata Wesley Morris dari New York Times.
"Film bodoh lainnya dari saga Fast yang berjalan begitu lambat seperti 99 Bottles of Beer on the Wall dan memiliki banyak kejar-kejaran yang palsu," kata Johnny Oleksinski dari New York Post.
"Tak ada yang meragukan waralaba ini konyol, tapi punya satu karakter yang secara konstan mengejek yang lain dan membuat ejekan soal segala hal terasa terlalu berlebihan," kata Christian Holub dari Entertainment Weekly.
"Ada masih banyak bensin di tangki, secara komersial. Namun ini secara kreatif, Fast X terasa seolah-olah berjalan dengan asap," kata Brian Lowry dari CNN.
Lanjut ke sebelah...
Sementara itu sejumlah kritikus lainnya memberikan pujian terhadap Fast X, terutama soal bagaimana tim produksi begitu kreatif dalam menyusun segala 'keajaiban' dalam kebut-kebutan mobil.
"Anda akan tertawa, Anda akan bersorak dan Anda akan merasa, selama beberapa jam, seperti bagian dari sebuah keluarga," kata Emily Zemler dari Observer.
"Dengan satu kaki di masa lalu, satu di masa depan dan satu di atas gas, Fast X adalah murni film hiburan yang gila. Apakah itu terlalu banyak kaki? Oh, permisi, kalian ingin yang logis?" kata Mark Kennedy dari Associated Press.
"Apa yang menyelamatkan Fast X adalah ia sangat menyadari absurditasnya sendiri sehingga ia menjadi parodi yang menghibur," tulis Frank Scheck dari Hollywood Reporter.
"Fast X memiliki kepercayaan diri yang cukup menyenangkan sehingga melawan mereka terasa menjadi sia-sia. Pada titik tertentu, rasanya lebih baik menyerah dan senyumin saja," tulis Scott Tobias dari Guardian.
Fast X merupakan rilisan ke-11 dari saga Fast & Furious yang sudah berjalan selama lebih dari dua dekade. Film itu juga dirilis sebagai bagian pertama dari seri penutup waralaba tersebut.
Beberapa wajah lama akan kembali dalam Fast X, seperti Vin Diesel sebagai Dom, Michelle Rodriguez sebagai Letty, Tyrese Gibson sebagai Roman, Ludacris sebagai Tej, hingga Jordana Brewster sebagai Mia.
Kemudian ada Sung Kang sebagai Han, Nathalie Emmanuel sebagai Ramsey, Jason Statham sebagai Deckard Shaw, Helen Mirren sebagai Queenie, dan John Cena sebagai Jakob.
Selain itu, Fast X akan menampilkan sejumlah aktor kawakan yang menjadi pendatang baru. Mereka adalah Jason Momoa, Brie Larson, Alan Ritchson, Daniela Melchior, dan Rita Moreno.
Jakarta, CNN Indonesia --
Saga kesebelas dari waralaba Fast & Furious, Fast X, yang resmi rilis ditanggapi berbeda antara kritikus dan penonton.
Dalam laman Rotten Tomatoes, Fast X mendapatkan nilai dari penonton atau audience score hingga 88 persen per Jumat (19/5) siang waktu Indonesia. Artinya, film ini sukses membuat penonton terhibur.
Namun dari sudut pandang kritikus, Fast X ini kurang menarik. Hal itu terlihat dari nilai Tomatometer film ini yang cuma 55 persen, sehingga dianggap kurang istimewa.
Meski begitu, nilai Fast X yang cuma 56 persen itu terbilang 'standar' bila dibanding 9 film dan 1 spin-off waralaba ini yang secara keseluruhan mendapatkan rata-rata nilai sekitar 58 persen.
Sepanjang waralaba, nilai Tomatometer saga Fast & Furious terbaik adalah pada Furious 7 yang mendapat nilai 81 persen. Sementara terendah ada di saga ke-empat, Fast & Furious, dengan nilai 29 persen.
"Film-film ini dulu sadar bahwa apa yang mereka bawa ini konyol. Mereka memberikan itu kepada kita hingga jantung kita berdetak melewati batas kecepatan," kata Wesley Morris dari New York Times.
"Film bodoh lainnya dari saga Fast yang berjalan begitu lambat seperti 99 Bottles of Beer on the Wall dan memiliki banyak kejar-kejaran yang palsu," kata Johnny Oleksinski dari New York Post.
"Tak ada yang meragukan waralaba ini konyol, tapi punya satu karakter yang secara konstan mengejek yang lain dan membuat ejekan soal segala hal terasa terlalu berlebihan," kata Christian Holub dari Entertainment Weekly.
"Ada masih banyak bensin di tangki, secara komersial. Namun ini secara kreatif, Fast X terasa seolah-olah berjalan dengan asap," kata Brian Lowry dari CNN.
Lanjut ke sebelah...
'Senyumin Saja'
Saga kesebelas dari waralaba Fast & Furious, Fast X, yang resmi rilis ditanggapi berbeda antara kritikus dan penonton. (Universal Picture/Peter Mountain via IMDb)
Sementara itu sejumlah kritikus lainnya memberikan pujian terhadap Fast X, terutama soal bagaimana tim produksi begitu kreatif dalam menyusun segala 'keajaiban' dalam kebut-kebutan mobil.
"Anda akan tertawa, Anda akan bersorak dan Anda akan merasa, selama beberapa jam, seperti bagian dari sebuah keluarga," kata Emily Zemler dari Observer.
"Dengan satu kaki di masa lalu, satu di masa depan dan satu di atas gas, Fast X adalah murni film hiburan yang gila. Apakah itu terlalu banyak kaki? Oh, permisi, kalian ingin yang logis?" kata Mark Kennedy dari Associated Press.
"Apa yang menyelamatkan Fast X adalah ia sangat menyadari absurditasnya sendiri sehingga ia menjadi parodi yang menghibur," tulis Frank Scheck dari Hollywood Reporter.
"Fast X memiliki kepercayaan diri yang cukup menyenangkan sehingga melawan mereka terasa menjadi sia-sia. Pada titik tertentu, rasanya lebih baik menyerah dan senyumin saja," tulis Scott Tobias dari Guardian.
Fast X merupakan rilisan ke-11 dari saga Fast & Furious yang sudah berjalan selama lebih dari dua dekade. Film itu juga dirilis sebagai bagian pertama dari seri penutup waralaba tersebut.
Beberapa wajah lama akan kembali dalam Fast X, seperti Vin Diesel sebagai Dom, Michelle Rodriguez sebagai Letty, Tyrese Gibson sebagai Roman, Ludacris sebagai Tej, hingga Jordana Brewster sebagai Mia.
Kemudian ada Sung Kang sebagai Han, Nathalie Emmanuel sebagai Ramsey, Jason Statham sebagai Deckard Shaw, Helen Mirren sebagai Queenie, dan John Cena sebagai Jakob.
Selain itu, Fast X akan menampilkan sejumlah aktor kawakan yang menjadi pendatang baru. Mereka adalah Jason Momoa, Brie Larson, Alan Ritchson, Daniela Melchior, dan Rita Moreno.