Jakarta, CNN Indonesia -- Banyak fan Coldplay di Indonesia yang memilih menyaksikan penampilan sang idola di Singapura. Hal itu mereka putuskan setelah mengetahui Coldplay awalnya akan konser di sana empat hari.
Keputusan itu juga diambil setelah promotor mengumumkan tiket konser Coldplay di Jakarta, Indonesia telah habis setelah presale dan general sale beberapa waktu lalu dan belum ada pengumuman tambah hari hingga kini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa hal membuat mereka memilih untuk ikut war tiket konser Coldplay Singapura dan berhasil mendapatkannya, salah satunya adalah peluang yang lebih besar.
Secara kapasitas bangunan National Stadium Singapura (55 ribu) tak sebanyak Stadion Utama Gelora Bung Karno (77 ribu). Namun, konser Coldplay di Singapura digelar empat hari dan Indonesia hanya satu hari.
Laila, seorang penggemar Coldplay dari Indonesia, curhat bahwa ia tidak mendapatkan tiket konser untuk di Jakarta. Dari sekian banyak negara tetangga yang bakal disambangi Chris Martin dkk, ia mencoba peruntungan di Singapura.
"Karena di Jakarta enggak dapat, terus peluangnya lebih besar di Singapura karena empat hari," kata Laila kepada CNNIndonesia.com sebelum Coldplay mengumumkan menambah hari ke-lima di negara kota itu.
[Gambas:Video CNN]
"Makanya pilih Singapura. Selain itu juga karena lebih dekat dari Indonesia," lanjutnya.
Peluang yang lebih besar itu, kata fan yang lain, juga didorong dengan sistem ticketing atau antrean yang lebih jelas. Sehingga, mereka memilih untuk menonton Coldplay di Singapura.
Netizen Twitter dengan nama akun @ropethalks. Ia mengungkapkan berhasil mengamankan tiketnya setelah mengantre sekitar setengah jam.
"Kurang dari setengah jam, sih," kata @ropethalks kepada CNNIndonesia.com. "Walaupun di antrean ke-80 ribu, tapi tetap cepat."
Usai menang war, @ropethalks merasa mendapatkan tiket konser Coldplay di Singapura lebih gampang daripada Indonesia. Salah satunya, katanya, karena sistem antreannya lebih jelas.
"Menurutku lebih gampang war yang buat Singapura daripada Indonesia," ujarnya.
"Mungkin karena pilihan tanggalnya banyak dan lebih bagus juga. Queue-nya juga jelas," sambungnya.
Lanjut ke sebelah...
Tetap Dapat Meski Sempat Terpental
Beberapa hal membuat fan di Indonesia niat ikut war tiket nonton konser Coldplay di Singapura, salah satunya peluang yang lebih besar. (Reuters/Christopher Pike)
Hal serupa diungkapkan netizen Twitter @ndasaurus. Ia menilai tak perlu menunggu terlalu lama untuk ke laman pembelian tiket bahkan ketika sempat terpental keluar dari situs itu.
"Karena mental keluar jadi harus antre lagi. Enggak lama, jam 10.00 sudah bisa pilih tiket, jam 10.16 tiket keluar," jelas @ndasaurus.
"Mungkin karena memang terbatas kuota presale di Singapura, jadi kita harus daftar email terlebih dahulu agar bisa dapat link presale tiket. Tanpa link tersebut tidak akan bisa beli," tuturnya. "Bisa jadi sistemnya memang lebih bagus."
Kondisi tersebut berbeda dengan di Indonesia. Begitu banyak calon penonton yang war tiket kala itu tak berhasil masuk ruang pembelian. Ketika sudah masuk ruang tunggu, ada pula yang diminta menunggu belasan jam tapi pada akhirnya tak bisa pula ke laman untuk memilih tiket.
Apabila sudah terpental keluar, calon pembeli sudah tak bisa masuk lagi ke laman tersebut.
[Gambas:Infografis CNN]
Tak hanya itu, belum lagi dinyatakan tiket sold out, baik di presale maupun general sale, sudah banyak oknum yang menjual ulang tiket itu di media sosial atau marketplace.
Hal-hal tersebut yang kemudian mendorong banyak fan di Indonesia mencoba keberuntungan war tiket konser Coldplay di Singapura.
Tiga warga Indonesia di atas merupakan sedikit dari yang berhasil mendapatkan tiket presale Coldplay di Singapura. Tiket presale itu pun dikonfirmasi sold out atau ludes oleh promotor pada Senin (19/6) petang.
Antusiasme yang begitu tinggi membuat Coldplay pun menambah jadwal konser di Singapura menjadi 5 hari, yakni pada 30 Januari.
"Seluruh tiket presale untuk pertunjukan Coldplay Music Of The Spheres World Tour pada tanggal 23, 24, 26, dan 27 telah terjual habis!" tulis Live Nation dalam takarir media sosialnya, Senin (19/6).
"Karena permintaan yang luar biasa, penambahan hari akan dilakukan untuk Singapore National Stadium dan berlangsung pada 30 Januari," sambung keterangan tersebut.
Tiket untuk konser hari kelima dijual bersamaan dengan general sale empat hari sebelumnya pada Selasa (20/6).