Kronologi Konflik Agensi vs Warner Korea Soal Kontrak FIFTY FIFTY
CNN Indonesia
Senin, 26 Jun 2023 15:14 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Agensi FIFTY FIFTY baru-baru ini terlibat konflik terbuka dengan label Warner Korea dan menuding perusahaan itu berusaha membajak artis mereka. (Attrakt via Twitter @we_fiftyfifty)
Padahal, ATTRAKT menjalin kerja sama dengan Warner Music Korea untuk urusan distribusi musik serta promosi global FIFTY FIFTY, termasuk untuk lagu Cupid.
Agensi itu pun menuntut penjelasan resmi dari Warner Music Korea mengenai sikap mereka dalam kemelut ini. Di sisi lain, ATTRAKT mengklaim telah mengumpulkan bukti-bukti bahwa distributor itu membujuk Saena, Aran, Keena, dan Sio.
"Kami telah memperoleh bukti material dari upaya yang jelas untuk memburu anggota FIFTY FIFTY secara ilegal," tulis agensi, Senin (26/6).
"Kami meminta Warner Music Korea merilis penjelasan dan pernyataan yang jelas mengenai posisi resmi mereka," lanjut pernyataan itu.
Warner Music Korea kemudian membalas permintaan itu dengan merilis tanggapan resmi. Pihaknya menyatakan bahwa mereka telah melakukan berbagai hal dan strategi untuk memperbesar popularitas FIFTY FIFTY.
Mereka juga membantah tudingan dari pihak agensi soal rencana membajak para member. Warner Music Korea menutup tanggapan itu dengan permintaan agar agensi tidak lagi menyebarkan rumor tidak berdasar.
"Klaim ATTRAKT tidak berdasar, kami menyayangkan karena mereka telah mengirimkan sertifikasi konten," ujar Warner Music Korea, Senin (26/6).
"Kami dengan tulus meminta Anda untuk tidak menyebar rumor yang belum dikonfirmasi, begitu pula laporan tidak berdasar dan spekulatif pada masa mendatang," lanjut keterangan label itu.
FIFTY FIFTY melakoni debut pada November 2022 lewat single berjudul Higher. Single itu menjadi bagian dari mini album perdana mereka berjudul The Fifty.
Popularitas mereka kemudian melejit setelah merilis lagu berjudul Cupid pada Februari 2023. Lagu itu viral hingga kancah global hingga menempati Billboard Hot 100 dan UK Singles Chart.
Capaian itu begitu impresif karena FIFTY FIFTY berhasil mencatatkan rekor sebagai girl group K-Pop paling cepat yang bisa masuk dua tangga lagu tersebut sejak debut.
(frl/end)
Jakarta, CNN Indonesia --
Agensi FIFTY FIFTY, ATTRAKT, merilis pernyataan resmi yang mengklaim bahwa girl group itu tengah dihasut oleh pihak ketiga agar melanggar kontrak eksklusif.
Agensi itu juga menuding Warner Music Korea sebagai pihak ketiga yang berupaya membajak FIFTY FIFTY.
Tudingan itu bermula dari penjelasan ATTRAKT terkait kondisi girl group yang kurang gencar melakoni promosi usai popularitasnya melejit berkat single Cupid.
Agensi menjelaskan salah satu penyebab promosi FIFTY FIFTY kurang masif karena salah satu member sedang dalam masa pemulihan. Member yang tidak disebutkan namanya itu menjalani operasi sehingga promosi harus ditunda.
"Kami sadar bahwa ada banyak penggemar yang cemas dan penasaran mengapa artis agensi kami tidak promosi pada saat mereka seharusnya sibuk promosi," tulis agensi, seperti diberitakan Herald Pop via Naver pada Jumat (23/6).
"Sejujurnya, salah satu anggota kami mengalami gejala medis dan dengan persetujuan berbagai pihak, anggota itu memulai pengobatan dan menjalani operasi," lanjut agensi.
Dalam pernyataan itu, agensi juga menyatakan mereka mendapati adanya pihak ketiga yang sedang berusaha membujuk FIFTY FIFTY. Mereka mengklaim girl group itu dibujuk agar melanggar kontrak eksklusif dengan agensi.
ATTRAKT kemudian menyatakan bahwa mereka bakal meminta tanggung jawab pihak ketiga tersebut, serta siap "berjuang sampai akhir tanpa kompromi" untuk mendapatkan itu.
"Melalui tuduhan fitnah terhadap kami hingga sanjungan tentang diri mereka sendiri, pihak eksternal ini melakukan tindakan ilegal," kata agensi.
"[Tindakan itu] dengan membujuk artis agensi kami agar membuat keputusan yang salah dengan mengabaikan kontrak eksklusif mereka yang sah, dan menandatangani kontrak dengan mereka," lanjutnya.
Permasalahan berlanjut ketika ATTRAKT mengeluarkan pernyataan baru yang menyebut nama Warner Music Korea. Label rekaman dan distribusi itu dituding sebagai pihak ketiga yang berupaya membajak FIFTY FIFTY.
Lanjut ke sebelah...
Warner Korea: Klaim ATTRAKT Tidak Berdasar
Agensi FIFTY FIFTY baru-baru ini terlibat konflik terbuka dengan label Warner Korea dan menuding perusahaan itu berusaha membajak artis mereka. (Attrakt via Twitter @we_fiftyfifty)
Padahal, ATTRAKT menjalin kerja sama dengan Warner Music Korea untuk urusan distribusi musik serta promosi global FIFTY FIFTY, termasuk untuk lagu Cupid.
Agensi itu pun menuntut penjelasan resmi dari Warner Music Korea mengenai sikap mereka dalam kemelut ini. Di sisi lain, ATTRAKT mengklaim telah mengumpulkan bukti-bukti bahwa distributor itu membujuk Saena, Aran, Keena, dan Sio.
"Kami telah memperoleh bukti material dari upaya yang jelas untuk memburu anggota FIFTY FIFTY secara ilegal," tulis agensi, Senin (26/6).
"Kami meminta Warner Music Korea merilis penjelasan dan pernyataan yang jelas mengenai posisi resmi mereka," lanjut pernyataan itu.
Warner Music Korea kemudian membalas permintaan itu dengan merilis tanggapan resmi. Pihaknya menyatakan bahwa mereka telah melakukan berbagai hal dan strategi untuk memperbesar popularitas FIFTY FIFTY.
Mereka juga membantah tudingan dari pihak agensi soal rencana membajak para member. Warner Music Korea menutup tanggapan itu dengan permintaan agar agensi tidak lagi menyebarkan rumor tidak berdasar.
"Kami dengan tulus meminta Anda untuk tidak menyebar rumor yang belum dikonfirmasi, begitu pula laporan tidak berdasar dan spekulatif pada masa mendatang," lanjut keterangan label itu.
FIFTY FIFTY melakoni debut pada November 2022 lewat single berjudul Higher. Single itu menjadi bagian dari mini album perdana mereka berjudul The Fifty.
Popularitas mereka kemudian melejit setelah merilis lagu berjudul Cupid pada Februari 2023. Lagu itu viral hingga kancah global hingga menempati Billboard Hot 100 dan UK Singles Chart.
Capaian itu begitu impresif karena FIFTY FIFTY berhasil mencatatkan rekor sebagai girl group K-Pop paling cepat yang bisa masuk dua tangga lagu tersebut sejak debut.