Tiket General Sale Konser Taylor Swift di Singapura Sold Out
CNN Indonesia
Jumat, 07 Jul 2023 19:17 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Ticketmaster dan AEG Presents Asia resmi umumkan tiket konser Taylor Swift Singapura sold out pada Jumat (7/7). (AP/Ashley Landis)
Jakarta, CNN Indonesia --
Seluruh kategori tiket Taylor Swift di Singapura yang dijual general sale hari ini, Jumat (7/7) resmi sold out atau terjual ludes. Seluruh tiket itu termasuk kategori paket VIP termahal, yakni VIP 1 seharga Rp13 juta.
Pemberitahuan tiket konser Taylor Swift Singapura ludes resmi diumumkan sekitar delapan jam sejak penjualan dibuka pada 11.00 WIB.
"Tiket Taylor Swift | The Eras Tour di Singapura sekarang SOLD OUT!," tulis AEG Present Asia sekitar pukul 19.13 WIB di media sosialnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Terima kasih atas dukungannya! Kami tak sabar bertemu kalian semua pada Maret mendatang."
Menurut pantauan CNNIndonesia.com, ketika masuk di menit-menit awal sudah terdapat lebih dari 124 ribu antrean. Dalam hitungan 15 menit, antrean untuk masuk ke laman pembelian sudah hampir dua juta.
Satu hari sebelum general sale, promotor pun menambah kategori tiket, yakni CAT 7 dan CAT 8 yang berada di posisi samping, serta CAT 9 dengan restricted view.
Namun, semuanya kini dinyatakan telah ludes terjual.
Permintaan tambah hari untuk konser Taylor Swift, terutama di kawasan Asia Tenggara, sudah digaungkan fan sebelum general sale konser Singapura.
Namun, hingga jadwal terbaru yang diumumkan pada Kamis (6/7), Taylor Swift masih tetap menggelar 10 show hanya di dua kota Asia, yakni Tokyo dan Singapura.
Konser Taylor Swift di Singapura sendiri digelar enam kali pertunjukan, yakni 2, 3, 4 dan 7, 8, 9 Maret 2024. Konser akan berlangsung di tempat yang sama, yakni National Stadium Singapore.
Konser enam hari di Singapura mengundang banyak peminat. Sejumlah rumor jumlah peserta pendaftaran untuk konser Taylor Swift di Singapura beredar hilir mudik di media sosial.
Sejumlah klaim menyebut terdapat hingga 22 juta orang mendaftarkan diri untuk ikut general sale Taylor Swift di Singapura pada Jumat (7/7). Sementara total tiket yang tersedia hanya sekitar 300 ribu.
Angka itu banyak diduga berasal dari negara Asia Tenggara sekitar Singapura, seperti Indonesia, Filipina, dan Malaysia, selain dari warga Singapura itu sendiri. Selain itu, ada pula dari China dan India yang memiliki banyak penggemar Taylor Swift.
Lanjut ke sebelah...
Taylor Swift dalam pengumuman terbarunya hanya menambah tanggal beberapa kota di Inggris dan Eropa, seperti Paris, Stockholm, Lisbon, Lyon, Edinburgh, London, Dublin, Amsterdam, Milan, Gelsenkirchen, Warsaw dan Vienna.
London merupakan satu-satunya dari lima kota pendengar Taylor Swift terbanyak di Spotify yang tambah hari. Ia konser di sana enam hari dengan jadwal terpisah, yakni tiga hari di Juni 2024 dan tiga hari di Agustus 2024.
Sementara Jakarta sebagai kota dengan pendengar terbanyak dilewatkan Taylor Swift, begitu pula Quezon City di Filipina yang berada di posisi ketiga.
Sedangkan Mexico City dan Sydney yang berada di posisi empat dan lima sama-sama memiliki empat show konser Taylor Swift pada Agustus 2023 dan Februari 2024.
Thailand yang sempat hampir dikunjungi Taylor Swift pada 2014, tak masuk daftar The Eras Tour. Bakal calon Perdana Menteri Thailand Pita Limjaroenrat sampai secara terbuka mengajak Taylor Swift datang ke negaranya untuk The Eras Tour.
Ia pun membuka penawarannya dan menjanjikan Thailand bakal menyambut Swift tanpa khawatir akan permasalahan keamanan. Ketua Partai Move Forward Party (MFP) itu merujuk kepada pengalaman buruk Swift yang gagal menggelar panggung di Thailand pada 2014 lalu imbas terjadi kudeta militer.
"Hai, Taylor! Saya fans berat kamu," sapa Pita di Twitter, Kamis (6/7), saat mengomentari cuitan Taylor Swift soal penambahan jadwal Eras Tour di Eropa, Rabu (5/7).
"Omong-omong, Thailand sedang menuju ke sistem demokrasi secara penuh, setelah kamu harus batal ke sini waktu itu karena kudeta," sambung Pita.
"Tolong datang dan saya akan menyanyikan Lavender Haze bersamamu!" pungkas Limjaroenrat sembari membeberkan lagu Swift favoritnya.
Selain Pita, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mencolek Taylor Swift lantaran tak memilih Kanada untuk masuk dalam daftar tanggal konser internasional The Eras Tour.
Justin Trudeau pun 'merayu' Taylor Swift dengan merujuk sejumlah lagu hit musisi itu seperti Anti-Hero, Cruel Summer, dan I Know Places.
"Ini aku, hai. Saya tahu tempat di Kanada yang akan suka menyambutmu. Jadi jangan bikin musim panas ini terasa menyakitkan (cruel summer). Kami berharap segera bisa bertemu denganmu," kata Trudeau.
Seluruh kategori tiket Taylor Swift di Singapura yang dijual general sale hari ini, Jumat (7/7) resmi sold out atau terjual ludes. Seluruh tiket itu termasuk kategori paket VIP termahal, yakni VIP 1 seharga Rp13 juta.
Pemberitahuan tiket konser Taylor Swift Singapura ludes resmi diumumkan sekitar delapan jam sejak penjualan dibuka pada 11.00 WIB.
"Tiket Taylor Swift | The Eras Tour di Singapura sekarang SOLD OUT!," tulis AEG Present Asia sekitar pukul 19.13 WIB di media sosialnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Terima kasih atas dukungannya! Kami tak sabar bertemu kalian semua pada Maret mendatang."
Menurut pantauan CNNIndonesia.com, ketika masuk di menit-menit awal sudah terdapat lebih dari 124 ribu antrean. Dalam hitungan 15 menit, antrean untuk masuk ke laman pembelian sudah hampir dua juta.
Satu hari sebelum general sale, promotor pun menambah kategori tiket, yakni CAT 7 dan CAT 8 yang berada di posisi samping, serta CAT 9 dengan restricted view.
Namun, semuanya kini dinyatakan telah ludes terjual.
Permintaan tambah hari untuk konser Taylor Swift, terutama di kawasan Asia Tenggara, sudah digaungkan fan sebelum general sale konser Singapura.
Namun, hingga jadwal terbaru yang diumumkan pada Kamis (6/7), Taylor Swift masih tetap menggelar 10 show hanya di dua kota Asia, yakni Tokyo dan Singapura.
Konser Taylor Swift di Singapura sendiri digelar enam kali pertunjukan, yakni 2, 3, 4 dan 7, 8, 9 Maret 2024. Konser akan berlangsung di tempat yang sama, yakni National Stadium Singapore.
Konser enam hari di Singapura mengundang banyak peminat. Sejumlah rumor jumlah peserta pendaftaran untuk konser Taylor Swift di Singapura beredar hilir mudik di media sosial.
Sejumlah klaim menyebut terdapat hingga 22 juta orang mendaftarkan diri untuk ikut general sale Taylor Swift di Singapura pada Jumat (7/7). Sementara total tiket yang tersedia hanya sekitar 300 ribu.
Angka itu banyak diduga berasal dari negara Asia Tenggara sekitar Singapura, seperti Indonesia, Filipina, dan Malaysia, selain dari warga Singapura itu sendiri. Selain itu, ada pula dari China dan India yang memiliki banyak penggemar Taylor Swift.
Lanjut ke sebelah...
Taylor Swift 'Dicolek' Petinggi Negara Soal Jadwal Tur
Ticketmaster dan AEG Presents Asia resmi umumkan tiket konser Taylor Swift Singapura sold out pada Jumat (7/7). (AFP/Suzanne Cordeiro)
Taylor Swift dalam pengumuman terbarunya hanya menambah tanggal beberapa kota di Inggris dan Eropa, seperti Paris, Stockholm, Lisbon, Lyon, Edinburgh, London, Dublin, Amsterdam, Milan, Gelsenkirchen, Warsaw dan Vienna.
London merupakan satu-satunya dari lima kota pendengar Taylor Swift terbanyak di Spotify yang tambah hari. Ia konser di sana enam hari dengan jadwal terpisah, yakni tiga hari di Juni 2024 dan tiga hari di Agustus 2024.
Sementara Jakarta sebagai kota dengan pendengar terbanyak dilewatkan Taylor Swift, begitu pula Quezon City di Filipina yang berada di posisi ketiga.
Sedangkan Mexico City dan Sydney yang berada di posisi empat dan lima sama-sama memiliki empat show konser Taylor Swift pada Agustus 2023 dan Februari 2024.
Thailand yang sempat hampir dikunjungi Taylor Swift pada 2014, tak masuk daftar The Eras Tour. Bakal calon Perdana Menteri Thailand Pita Limjaroenrat sampai secara terbuka mengajak Taylor Swift datang ke negaranya untuk The Eras Tour.
Ia pun membuka penawarannya dan menjanjikan Thailand bakal menyambut Swift tanpa khawatir akan permasalahan keamanan. Ketua Partai Move Forward Party (MFP) itu merujuk kepada pengalaman buruk Swift yang gagal menggelar panggung di Thailand pada 2014 lalu imbas terjadi kudeta militer.
"Hai, Taylor! Saya fans berat kamu," sapa Pita di Twitter, Kamis (6/7), saat mengomentari cuitan Taylor Swift soal penambahan jadwal Eras Tour di Eropa, Rabu (5/7).
"Omong-omong, Thailand sedang menuju ke sistem demokrasi secara penuh, setelah kamu harus batal ke sini waktu itu karena kudeta," sambung Pita.
"Tolong datang dan saya akan menyanyikan Lavender Haze bersamamu!" pungkas Limjaroenrat sembari membeberkan lagu Swift favoritnya.
Selain Pita, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mencolek Taylor Swift lantaran tak memilih Kanada untuk masuk dalam daftar tanggal konser internasional The Eras Tour.
Justin Trudeau pun 'merayu' Taylor Swift dengan merujuk sejumlah lagu hit musisi itu seperti Anti-Hero, Cruel Summer, dan I Know Places.
"Ini aku, hai. Saya tahu tempat di Kanada yang akan suka menyambutmu. Jadi jangan bikin musim panas ini terasa menyakitkan (cruel summer). Kami berharap segera bisa bertemu denganmu," kata Trudeau.