Dalam sebuah video yang diunggah ke kanal YouTube mereka, Jeje pertama-tama menjelaskan tentang alasan keduanya baru membicarakan isu tersebut di publik sekarang.
"Gue sama Nanas tuh diam bukan berarti enggak nyelesaiin masalah karena gue yakin setiap orang tuh punya caranya masing-masing buat nyelesaiin masalah," jelas Jeje Govinda dalam video yang diunggah pada Minggu (9/7).
Jeje tidak menampik bahwa tiap rumah tangga pasti menghadapi permasalahannya sendiri, termasuk rumah tangganya dengan Syahnaz.
Meski demikian, ia berusaha untuk tetap melindungi istri dan kedua anaknya apa pun masalah yang mereka hadapi.
"Gue, sebagai kepala keluarga, sebagai imam buat keluarga kecil gue, apa pun masalahnya, apa pun kesalahannya, gue akan selalu menjaga nama baik istri gue," tutur Jeje.
"Gue akan selalu melindungi Nanas, anak-anak gue. Karena, apa pun juga, Nanas adalah ibu dari anak-anak gue," lanjutnya.
Setelah itu, Syahnaz Sadiqah alias Nanas juga ikut buka suara setelah terpergok berselingkuh dengan Rendy Kjaernett yang dibeberkan oleh Lady Veronica Nayoan.
Nanas mengaku menyesal atas perbuatannya. Dengan demikian, ia meminta maaf kepada suaminya itu.
"Enggak ada kata-kata lain selain menyesal, maaf, dan terima kasih. Terima kasih kamu yang enggak pernah ninggalin aku. Susah, senang, kita selalu bareng-bareng," kata Syahnaz Sadiqah.
Berikut pernyataan lengkap klarifikasi Jeje Govinda dan Syahnaz Sadiqah.
Jeje Govinda:
Hai semuanya. Kali ini gue bikin videonya agak beda nih ya dari video yang ada di YouTube-nya Jeje Nanas. Kali ini kita berdua mau bikin video sharing-sharing aja.
Mungkin beberapa dari kalian sudah tahu penglihatan di luar sana tentang keluarga gue sama Nanas. Dan pasti banyak juga yang bertanya-tanya kenapa selama ini kita diam.
Jadi, gue sama Nanas tuh diam bukan berarti enggak nyelesaiin masalah, karena gue yakin setiap orang tuh punya caranya masing-masing buat nyelesaiin masalah.
Gue sama Nanas lebih memilih nyelesaiinnya secara internal dengan cara yang terbaik yang gue tahu buat keluarga gue.
Karena, dari awal gue berkomitmen sama Nanas kalau ada masalah, apa pun baiknya diselesaiin berdua. Even keluarga pun jangan sampai tahu kita ada masalah.
Namanya rumah tangga pasti ada pasang surut, kadang happy, kadang sedih, berantem. Tapi, di sini gue enggak mau terus-terusan nyalahin orang.
Jadi, lebih baik gue berkaca, introspeksi diri, mungkin ada kurangnya apa, Nanas pun sama. Misal gue ada salah, pasti Nanas introspeksi diri karena namanya manusia pasti tidak luput dari kesalahan.
Gue sebagai kepala keluarga, sebagai imam buat keluarga kecil gue, apa pun masalahnya, apa pun kesalahannya, gue akan selalu menjaga nama baik istri gue. Gue akan selalu melindungi Nanas, anak-anak gue, karena apa pun juga Nanas adalah ibu dari anak-anaka gue.
Buat gue ada dua wanita paling mulia di dunia ini. Yang pertama adalah ibu yang melhirkan gue, yang kedua ibu yang melahirkan anak-anak gue.
Kalau dari aku... Menyesal pasti, banget. Menyesal banget dengan apa yang sudah terjadi semuanya.
Mungkin aku kemarin-kemarin kurang menghargai, kurang bisa bersyukur, sudah dikasih keluarga yang baik, dikasih suami yang baik banget kayak kamu.
Enggak ada sih kata-kata lain selain menyesal, maaf, dan terima kasih. Terima kasih kamu yang enggak pernah ninggalin aku. Susah, senang, kita selalu bareng-bareng.
Pokoknya ke depannya pasti aku bakalan belajar buat jadi istri yang lebih baik dan ibu yang baik lagi buat Zayn sama Zunaira juga.