Sutradara Equalizer 3 Digugat atas Dugaan 'Ghosting' Mantan Konsultan
CNN Indonesia
Kamis, 31 Agu 2023 05:40 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Mantan konsultan klaim Antoine Fuqua memutuskan kontak setelah dapat masukan dan bantuan untuk pembuatan The Equalizer 3. (Getty Images via AFP/Kevin Winter)
Jakarta, CNN Indonesia --
Sutradara Antoine Fuqua digugat Paul Lozada selaku mantan konsultan sekaligus rekan kerja untuk film terbarunya, The Equalizer 3. Fuqua diduga 'ghosting' Lozada setelah mendapatkan bantuan untuk membuat film tersebut.
Komunikasi keduanya disebut sempat terputus setelah diskusi hingga berujung tak baik. Fuqua disebut tak memberikan kredit dan kompensasi atas kontribusi Lozada untuk pembuatan film tersebut.
Variety pada Selasa (29/8) memberitakan gugatan telah diajukan pada Senin (28/8) waktu AS ke Pengadilan Tinggi Los Angeles dalam dokumen 20 halaman.
Dalam gugatan tersebut, Lozada menyoroti dugaan pelanggaran kontrak lisan, pasal karet, tuntutan umum, dan penipuan berupa janji palsu.
Menurut pengakuan mantan anggota Departemen Kepolisian San Francisco, Lozada diyakini juga pernah bertugas sebagai konsultan untuk beberapa garapan Fuqua sebelumnya, seperti Training Day dan film pertama The Equalizer.
Dalam keluhannya, Lozada menguraikan hubungan kedua belah pihak selama masa produksi The Equalizer 3.
Lozada menyatakan Fuqua memintanya memberikan masukan terkait penggambaran unsur-unsur penegakan hukum dan organisasi kejahatan demi menguatkan referensi dan riset untuk film tersebut.
Dalam The Equalizer 3, Lozada diminta Fuqua untuk memberikan latar belakang mafia Italia bekerja, metode pengiriman perdagangan narkoba, hingga jangka waktu investigasi forensik yang dibutuhkan untuk adegan pembunuhan.
Melalui dokumen tersebut, Lozada juga melampirkan sebuah potongan percakapan yang diduga terjadi antara dirinya dengan Fuqua, termasuk upaya Lozada memastikan lokasi syuting di Italia.
Dalam percakapan tersebut, Lozada merasa dirinya telah terlibat sebagai bagian dari tim. Fuqua juga diduga telah memastikan kepada Lozada bahwa seorang karyawan dari Sony Pictures Entertainment akan menghubunginya terkait kompensasi.
Namun, tak lama setelahnya, Fuqua diduga menghentikan komunikasinya dengan Lozada secara mendadak.
Setelah Lozada mengirimkan pesan konfirmasi kepada Fuqua, si konsultan justru mendapatkan balasan yang tidak mengenakkan dari Fuqua.
"Tidak satu pun elemen dalam Equalizer berhubungan denganmu. Tidak satu hal pun," kata Fuqua merespons pesan Lozada seperti tercantum dalam dokumen gugatan terkait.
"Kamu datang ke Roma, dan aku ingin melibatkanmu dengan cara tertentu. Untuk membantumu. Bukan untukku... Aku hanya memiliki rasa cinta dan rasa hormat padamu, Paul. Namun aku tidak memiliki utang apa pun padamu," sambung Fuqua dalam pernyataan yang dikutip Lozada dalam laporannya.
Lanjut ke sebelah...
Menurut Variety, perwakilan Fuqua dan Sony Pictures Entertainment selaku perusahaan distributor film tersebut belum memberikan tanggapan soal gugatan terkait.
The Equalizer 3 menjadi film ketiga sekaligus penutup trilogi The Equalizer yang dibintangi Denzel Washington. Film ketiga ini juga kembali terinspirasi dari serial televisi berjudul sama yang tayang pada 1985.
Film ini melanjutkan kisah hidup Robert McCall (Denzel Washington), mantan agen DIA yang pensiun dan beralih menjadi seorang The Equalizer. Ia menerima julukan itu karena gemar membantu orang-orang kurang beruntung supaya mendapat keadilan.
The Equalizer 3 dipastikan menjadi film terakhir dari saga Equalizer yang sudah berjalan sejak 2014. Hal itu juga telah dikonfirmasi Denzel Washington yang menyatakan akan pensiun menjadi Robert McCall setelah film ketiga.
Dalam film ketiga ini, Antoine Fuqua mengarahkan film dari naskah garapan Richard Wenk. Mereka juga telah bekerja sama dalam proyek The Equalizer (2014) dan The Equalizer 2 (2018).
Sementara itu, The Equalizer 3 diramaikan oleh deretan aktor yang baru bergabung untuk film ketiga. Sebut saja Dakota Fanning yang menjadi Emma Collins, Eugenio Mastrandrea, David Denman, Sonia Ben Ammar, dan Remo Girone.
The Equalizer 3 tayang mulai 30 Agustus di bioskop.
Sutradara Antoine Fuqua digugat Paul Lozada selaku mantan konsultan sekaligus rekan kerja untuk film terbarunya, The Equalizer 3. Fuqua diduga 'ghosting' Lozada setelah mendapatkan bantuan untuk membuat film tersebut.
Komunikasi keduanya disebut sempat terputus setelah diskusi hingga berujung tak baik. Fuqua disebut tak memberikan kredit dan kompensasi atas kontribusi Lozada untuk pembuatan film tersebut.
Variety pada Selasa (29/8) memberitakan gugatan telah diajukan pada Senin (28/8) waktu AS ke Pengadilan Tinggi Los Angeles dalam dokumen 20 halaman.
Dalam gugatan tersebut, Lozada menyoroti dugaan pelanggaran kontrak lisan, pasal karet, tuntutan umum, dan penipuan berupa janji palsu.
Menurut pengakuan mantan anggota Departemen Kepolisian San Francisco, Lozada diyakini juga pernah bertugas sebagai konsultan untuk beberapa garapan Fuqua sebelumnya, seperti Training Day dan film pertama The Equalizer.
Dalam keluhannya, Lozada menguraikan hubungan kedua belah pihak selama masa produksi The Equalizer 3.
Lozada menyatakan Fuqua memintanya memberikan masukan terkait penggambaran unsur-unsur penegakan hukum dan organisasi kejahatan demi menguatkan referensi dan riset untuk film tersebut.
Dalam The Equalizer 3, Lozada diminta Fuqua untuk memberikan latar belakang mafia Italia bekerja, metode pengiriman perdagangan narkoba, hingga jangka waktu investigasi forensik yang dibutuhkan untuk adegan pembunuhan.
Melalui dokumen tersebut, Lozada juga melampirkan sebuah potongan percakapan yang diduga terjadi antara dirinya dengan Fuqua, termasuk upaya Lozada memastikan lokasi syuting di Italia.
Dalam percakapan tersebut, Lozada merasa dirinya telah terlibat sebagai bagian dari tim. Fuqua juga diduga telah memastikan kepada Lozada bahwa seorang karyawan dari Sony Pictures Entertainment akan menghubunginya terkait kompensasi.
Namun, tak lama setelahnya, Fuqua diduga menghentikan komunikasinya dengan Lozada secara mendadak.
Setelah Lozada mengirimkan pesan konfirmasi kepada Fuqua, si konsultan justru mendapatkan balasan yang tidak mengenakkan dari Fuqua.
"Tidak satu pun elemen dalam Equalizer berhubungan denganmu. Tidak satu hal pun," kata Fuqua merespons pesan Lozada seperti tercantum dalam dokumen gugatan terkait.
"Kamu datang ke Roma, dan aku ingin melibatkanmu dengan cara tertentu. Untuk membantumu. Bukan untukku... Aku hanya memiliki rasa cinta dan rasa hormat padamu, Paul. Namun aku tidak memiliki utang apa pun padamu," sambung Fuqua dalam pernyataan yang dikutip Lozada dalam laporannya.
Lanjut ke sebelah...
Fuqua Belum Merespons
Mantan konsultan klaim Antoine Fuqua memutuskan kontak setelah dapat masukan dan bantuan untuk pembuatan The Equalizer 3. (Getty Images via AFP/Ethan Miller)
Menurut Variety, perwakilan Fuqua dan Sony Pictures Entertainment selaku perusahaan distributor film tersebut belum memberikan tanggapan soal gugatan terkait.
The Equalizer 3 menjadi film ketiga sekaligus penutup trilogi The Equalizer yang dibintangi Denzel Washington. Film ketiga ini juga kembali terinspirasi dari serial televisi berjudul sama yang tayang pada 1985.
Film ini melanjutkan kisah hidup Robert McCall (Denzel Washington), mantan agen DIA yang pensiun dan beralih menjadi seorang The Equalizer. Ia menerima julukan itu karena gemar membantu orang-orang kurang beruntung supaya mendapat keadilan.
The Equalizer 3 dipastikan menjadi film terakhir dari saga Equalizer yang sudah berjalan sejak 2014. Hal itu juga telah dikonfirmasi Denzel Washington yang menyatakan akan pensiun menjadi Robert McCall setelah film ketiga.
Dalam film ketiga ini, Antoine Fuqua mengarahkan film dari naskah garapan Richard Wenk. Mereka juga telah bekerja sama dalam proyek The Equalizer (2014) dan The Equalizer 2 (2018).
Sementara itu, The Equalizer 3 diramaikan oleh deretan aktor yang baru bergabung untuk film ketiga. Sebut saja Dakota Fanning yang menjadi Emma Collins, Eugenio Mastrandrea, David Denman, Sonia Ben Ammar, dan Remo Girone.
The Equalizer 3 tayang mulai 30 Agustus di bioskop.