Jakarta, CNN Indonesia -- Idris Elba mengaku sudah menjalani terapi satu tahun terakhir karena merasakan kebiasaan tidak sehat sebagai aktor Hollywood. Hal itu diungkapkan Elba saat berbincang dalam siniar Changes With Annie Macmanus.
Ia menjelaskan perubahan itu membuat dirinya menjadi seorang workaholic alias gila kerja. Elba mengakui hal itu terjadi karena pekerjaannya menuntut kebiasaan tak sehat secara terus-menerus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sudah menjalani terapi selama... sekitar satu tahun sekarang. Banyak, kan? Dalam terapi saya, saya sudah banyak memikirkan tentang perubahan," ujar Idris Elba, seperti diberitakan Variety pada Selasa (3/10).
"Saya memiliki beberapa kebiasaan tak sehat yang telah terbentuk. Dan saya bekerja di industri yang memberi saya imbalan atas kebiasaan tidak sehat tersebut," lanjut bintang Bastille Day tersebut.
Idris Elba kemudian mengaku kerap terlalu ekstrem saat bekerja sebagai aktor. Kebiasaan itu seolah ia "rawat" karena imbalan yang besar di balik kerja tak sehat tersebut.
[Gambas:Video CNN]
Ia kemudian mencapai titik yang menyadarkan dirinya bahwa semua budaya kerja itu tidak baik. Momen tersebut terjadi ketika dia hanya menghabiskan hidupnya setiap bulan untuk syuting tanpa henti.
"Semua yang terlalu ekstrem itu tidak baik, semuanya butuh keseimbangan. Namun, saya mendapat imbalan besar karena menjadi seorang workaholic," ujar Elba.
"Hingga akhirnya saya menemukan jalan yang membuat saya seperti, 'Saya harus menyesuaikan diri,'" lanjutnya.
Elba juga mengakui ada beberapa kebiasaan lain di luar akting yang mendasari keputusan untuk terapi, seperti pekerjaan keduanya sebagai disjoki. Ia mengungkapkan sebagian waktu ketika rehat akting dihabiskan di studio musik di rumahnya.
Lanjut ke sebelah...
Pengakuan Idris Elba Lebih Nyaman Kerja daripada Bareng Keluarga
Idris Elba ngaku menjalani terapi setahun terakhir karena memiliki kebiasaan gila kerja dan membuatnya jauh dari keluarga. (AFP/Isabel Infantes)
Studio itu menjadi tempat favorit selama jeda produksi film karena Elba bisa sibuk berjam-jam memproduksi DJ set baru di ruangan tersebut.
Kebiasaan itu berkembang menjadi hal buruk yang ia wajarkan. Ia bahkan menjadi lebih nyaman syuting ekstrem berhari-hari dan berada di studio musik daripada duduk di sofa bersama keluarga.
"Saya bisa bekerja 10 hari untuk sebuah film, syuting di bawah air menahan napas selama enam menit, pulang dan duduk di [studio], kemudian merasa lebih nyaman dibanding duduk di sofa bersama keluarga-- dan itu buruk, bukan?" ujar Elba.
"Ini adalah bagian di mana saya harus mewajarkan bahwa apa yang membuat saya tenang bukan hanya selalu soal pekerjaan," lanjutnya.
Idris Elba telah aktif sebagai aktor sejak 1990-an, yakni ketika dirinya membintangi berbagai serial televisi di Inggris. Ia kemudian mendapat kesempatan berperan dalam film ketika membintangi Belle maman (1999).
[Gambas:Photo CNN]
Sejak saat itu, kiprahnya melambung sebagai salah satu aktor Inggris paling populer di Hollywood. Ia tercatat telah membintangi sederet judul hit, seperti 28 Weeks Later (2007), American Gangster (2007), Obsessed (2009), Thor (2011), hingga The Dark Tower (2017) dan Molly's Game (2017).
Elba baru-baru ini juga membintangi serial thriller baru berjudul Hijack. Ia kemudian akan kembali menjadi pengisi suara karakter Knuckles untuk sekuel film animasi Sonic the Hedgehog 3.